Penipuan Kripto: Ciri yang Bisa Dicek, Modus yang Sering Dipakai, dan Cara Lapor
Kenali penipuan kripto dari janji untung pasti dan platform di luar whitelist OJK. Panduan ini juga memuat langkah cek legalitas dan jalur lapor ke IASC kalau dana sudah terkirim.
Berita.co – Penipuan kripto paling mudah dikenali dari janji untung yang pasti dan dari platform yang tidak tercantum di whitelist OJK. Artikel ini bersifat edukasi, bukan nasihat keuangan, jadi tidak ada rekomendasi aset atau platform di dalamnya.
Menurut siaran pers OJK, whitelist penyelenggara perdagangan aset keuangan digital dan aset kripto berizin adalah rujukan resmi untuk mengecek legalitas sebuah platform. Cara kerja dompet kripto sendiri dibahas di panduan wallet crypto, jadi artikel ini fokus pada bagian risiko yang ada di tangan kamu.
Ciri-ciri penipuan kripto
Pedagang aset kripto berizin terikat aturan pemasaran di POJK Nomor 27 Tahun 2024 Pasal 124 ayat (2). Pasal itu mewajibkan pemasaran yang transparan dan disertai peringatan risiko, lalu melarang tiga hal yang justru sering muncul di tawaran penipuan.
- Memberi kesan imbal hasil tinggi dan pasti.
- Membangun anggapan bahwa kamu akan rugi kalau tidak langsung membeli.
- Menyarankan kamu membeli aset kripto dengan uang pinjaman atau utang.
Logikanya sederhana, kalau pedagang berizin saja dilarang berjanji seperti itu, tawaran yang memakai ketiga pola tersebut patut kamu anggap tanda bahaya. Pencocokan larangan ini dengan ciri penipuan adalah penjelasan penulis, bukan daftar ciri penipuan yang diterbitkan regulator.
Tanda bahaya berikutnya ada pada jalur promosinya, misalnya ajakan lewat grup percakapan dan tautan tidak resmi. Ajakan bergabung lewat tautan acak semacam itu cukup jadi alasan untuk berhenti dan mengecek legalitasnya dulu.
Modus yang sering dipakai
Modus penipuan kripto jarang benar-benar baru, karena polanya biasanya mengulang trik lama dengan kemasan berbeda. Penjelasan cara kerja di bagian ini adalah uraian penulis tentang pola umum, tanpa angka kerugian atau statistik.
1. Situs dan aplikasi tiruan
Penipu membuat situs atau aplikasi yang tampilannya meniru platform berizin, lalu memakai alamat yang hanya beda satu huruf atau satu tanda baca. Teknik ini disebut typosquatting, yaitu memanfaatkan salah ketik atau salah baca supaya kamu merasa sedang membuka alamat yang asli.
2. Skema profit tetap
Skema ini menjanjikan imbal hasil tetap per hari atau per bulan, dan pembayaran awalnya biasanya lancar supaya korban percaya lalu menambah setoran. Pembayaran itu umumnya berasal dari setoran korban lain, sehingga skemanya runtuh begitu setoran baru berhenti masuk.
3. Phishing seed phrase
Pelaku menyamar sebagai admin, layanan pelanggan, atau tim dukungan dompet, lalu meminta seed phrase dengan alasan verifikasi atau pemulihan akun. Siapa pun yang memegang seed phrase bisa menguasai seluruh aset di dompet itu, jadi permintaan seperti ini selalu patut dianggap penipuan.
Pertahanan pertamanya adalah memahami fungsi seed phrase dan menyimpannya di tempat yang hanya kamu ketahui. Cara kerja rangkaian kata itu dan cara menyimpannya dibahas di panduan seed phrase menurut standar BIP-39.
4. Pengalihan alamat dompet
Modus ini mengganti alamat dompet tujuan dengan alamat milik pelaku, misalnya lewat alamat palsu yang dikirim di percakapan atau program jahat yang mengubah alamat yang kamu salin. Cocokkan beberapa karakter awal dan akhir alamat tujuan sebelum menekan kirim, karena kiriman yang sudah tercatat ke alamat yang salah tidak bisa kamu tarik sendiri.
Cek legalitas sebelum menyetor
Cara paling murah untuk mencegah semua modus di atas adalah mengecek legalitas sebelum kamu menyetor sepeser pun. Whitelist OJK bisa dipakai lewat tiga langkah pencocokan berikut.
- Cocokkan nama entitas atau badan hukum platform dengan nama yang tercantum di whitelist.
- Cocokkan nama aplikasi yang kamu unduh dengan nama aplikasi yang terdaftar.
- Cocokkan alamat website yang kamu buka dengan alamat yang tercantum, huruf demi huruf.
Ketiganya perlu cocok, karena penipu bisa memakai nama perusahaan berizin sambil mengarahkan kamu ke aplikasi atau alamat tiruan. Kalau salah satunya berbeda, anggap platform itu tidak berizin sampai terbukti sebaliknya.
Daftar penyelenggara berizin dimuat dan diperbarui di halaman perizinan aset keuangan digital dan aset kripto OJK. Versi yang tampil di halaman itu adalah Daftar Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital Posisi 22 September 2026, jadi pastikan kamu mencocokkan dengan versi yang tercantum di sana.
Kewajiban dan larangan bagi pedagang berizin, termasuk aturan pemasaran yang dibahas di atas, dirangkum di panduan POJK Nomor 27 Tahun 2024. Memahami aturannya membantu kamu membedakan layanan berizin dari tawaran yang hanya meminjam istilah regulasi.
Bagaimana kalau sudah terlanjur transfer?
Kalau dana sudah terlanjur kamu kirim, kecepatan melapor lebih penting daripada menunggu balasan pelaku. IASC adalah forum koordinasi penanganan penipuan yang dipimpin OJK melalui Satgas PASTI, dan halamannya meminta korban melakukan dua hal secepat mungkin.
- Melapor ke IASC supaya bisa diupayakan penundaan transaksi pada rekening pelaku.
- Membuat Laporan Polisi.
Siapkan data laporan sebelum mengisi formulir supaya prosesnya tidak terhenti di tengah jalan. Data yang diminta meliputi beberapa hal berikut.
- Identitas kamu sebagai korban.
- Data terlapor yang kamu ketahui.
- Kronologi kejadian secara runtut.
- Rekening kamu sebagai korban dan rekening tujuan transfer.
- Bukti transfer, yang sifatnya wajib.
Satu formulir hanya untuk satu rekening tujuan, jadi kalau kamu mentransfer ke beberapa rekening, isi formulir terpisah untuk masing-masing rekening. Simpan nomor laporan yang kamu terima, karena nomor itulah yang dipakai untuk melacak status laporanmu.
Jalur lapor tergantung cara uangmu keluar
Jalur lapor yang tepat bergantung pada cara uangmu keluar, karena tiap jalur melibatkan pihak yang berbeda. Alur keputusan di bawah adalah penjelasan penulis yang disusun dari keterangan di halaman IASC dan Satgas PASTI.
1. Kalau kamu transfer lewat bank atau e-wallet
Laporkan ke IASC, karena anggotanya adalah bank, penyedia jasa pembayaran, dan e-commerce. Hubungi juga layanan pelanggan resmi bank atau e-wallet yang kamu pakai lewat aplikasinya, lalu simpan bukti transaksinya.
2. Kalau kamu mengirim kripto langsung ke alamat dompet pelaku
Halaman IASC hanya mencantumkan bank, penyedia jasa pembayaran, dan e-commerce sebagai anggota, tanpa menyebut pedagang aset kripto. Karena itu, laporkan kejadiannya ke Satgas PASTI dan buat Laporan Polisi, lalu hubungi layanan pelanggan platform tempat akunmu terdaftar sambil menyertakan alamat dompet tujuan dan bukti transaksinya.
Artikel ini tidak bisa menjanjikan bahwa kiriman kripto yang sudah tercatat di blockchain dapat dibekukan atau dikembalikan. Melapor tetap penting supaya kasusnya tercatat di pihak yang berwenang dan bisa ditindaklanjuti.
Satgas PASTI sebelumnya bernama Satgas Waspada Investasi, dan kanal kontaknya tercantum di halaman waspada investasi OJK. Kamu bisa menghubunginya lewat salah satu kanal berikut.
- Telepon Kontak OJK 157.
- WhatsApp 081157157157.
- Email satgaspasti@ojk.go.id.
Ringkasnya, cek whitelist OJK sebelum menyetor, curigai setiap janji untung pasti, dan lapor secepat mungkin kalau dana sudah keluar. Bagian risiko yang paling ada di tangan kamu adalah momen sebelum menekan tombol kirim, karena di titik itulah kamu masih bisa berhenti dan mengecek ulang.
Pola pesan palsu yang mendesak korban untuk cepat-cepat bertindak juga muncul di luar kripto, misalnya pada pesan tilang elektronik palsu. Cara membedakannya dibahas di panduan cek ETLE, dan kebiasaan mengecek ke sumber resmi berlaku untuk keduanya.

