TERKINI
Cita Tenun Indonesia Bawa Tenun Lampung, Kalimantan Barat, dan Bangka ke Panggung Utama JFW 2027/// Silmy Karim Didakwa Peras Pemohon Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar, Terima Rp1,2 Miliar/// DJP Tegaskan PPN Pembalut Bukan Pajak Menstruasi, Begini Hitungannya/// Bos Bulog Bongkar Modus Pengoplos Beras SPHP, Borong 8 Ton dalam Dua Hari/// Polri Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terkait Karhutla Berulang/// Cita Tenun Indonesia Bawa Tenun Lampung, Kalimantan Barat, dan Bangka ke Panggung Utama JFW 2027/// Silmy Karim Didakwa Peras Pemohon Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar, Terima Rp1,2 Miliar/// DJP Tegaskan PPN Pembalut Bukan Pajak Menstruasi, Begini Hitungannya/// Bos Bulog Bongkar Modus Pengoplos Beras SPHP, Borong 8 Ton dalam Dua Hari/// Polri Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terkait Karhutla Berulang///
Keamanan Aset

Seed Phrase: Defini, Cara Kerjanya menurut Standar BIP-39 dan Cara Menyimpannya

Seed phrase adalah 12 sampai 24 kata yang menjadi sumber semua kunci wallet kripto. Pahami cara kerjanya menurut BIP-39, bedanya dengan private key, dan cara menyimpannya dengan aman.

apa itu Seed Phrase

Berita.co – Seed phrase adalah rangkaian 12 sampai 24 kata yang menjadi sumber seluruh kunci di wallet kripto kamu. Siapa pun yang memegang kata-kata itu bisa memulihkan wallet tersebut di perangkat lain, tanpa perlu izin darimu.

Artikel ini membongkar cara kerja seed phrase dan cara menyimpannya, bukan membandingkan jenis wallet. Kalau kamu masih memilih wallet, mulai dari panduan wallet crypto yang membahas jenis-jenisnya.

Apa itu seed phrase?

Seed phrase adalah mnemonic untuk dompet deterministik, yaitu cara menulis angka acak dalam bentuk kata supaya mudah dicatat manusia. Standar ini dipakai luas oleh wallet, jadi besar kemungkinan 12 atau 24 kata di aplikasimu juga mengikuti aturan yang sama.

Hal pertama yang perlu kamu pahami, kata-kata itu bukan password yang kamu karang sendiri. Setiap kata mewakili potongan angka acak yang dibuat wallet, dan tugasmu hanya menyalinnya dengan benar.

Wallet memulai prosesnya dari entropi, yaitu angka acak sepanjang 128 sampai 256 bit. Angka itu ditambah checksum dari hash SHA-256, lalu dipecah per 11 bit, dan setiap kelompok 11 bit menunjuk satu kata dari daftar berisi 2.048 kata.

Panjang entropi menentukan jumlah kata yang kamu terima. Tabel di bawah merangkum kelima ukuran yang diizinkan standar ini.

Panjang entropiJumlah kata
128 bit12 kata
160 bit15 kata
192 bit18 kata
224 bit21 kata
256 bit24 kata

Urutan kata ikut menentukan hasilnya, bukan hanya kata-katanya. Satu kata yang tertukar posisi bisa membuka wallet lain atau membuat seed phrase ditolak karena checksum tidak cocok.

Daftar kata resmi standar ini hanya tersedia untuk beberapa bahasa, yaitu Inggris, Jepang, Korea, Spanyol, Mandarin sederhana dan tradisional, Prancis, Italia, Ceko, dan Portugis. Bahasa Indonesia tidak termasuk di dalamnya, dan pemakaian daftar selain bahasa Inggris pun sangat tidak dianjurkan.

Baca Juga:  Wallet Crypto Adalah: Cara Kerja, Jenis, Risiko, dan Cara Memilih yang Aman

Alasannya, seed yang dihasilkan bergantung pada daftar kata yang dipakai. Kalau kamu menerjemahkan 12 kata bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, catatan terjemahan itu tidak akan pernah membuka wallet yang sama.

Seed phrase vs private key

Seed phrase tidak langsung menjadi private key. Kata-kata itu diolah lewat fungsi PBKDF2 HMAC-SHA512 sebanyak 2.048 iterasi menjadi seed biner, lalu seed inilah yang menurunkan banyak private key sesuai standar BIP-32.

Konversi dari kata ke seed berjalan satu arah, jadi seed biner tidak bisa dikembalikan menjadi 12 atau 24 kata. Sebaliknya, satu seed phrase cukup untuk membangun ulang semua alamat di wallet kamu.

AspekSeed phrasePrivate key
AsalDibuat wallet dari angka acakDiturunkan dari seed
CakupanSemua alamat di walletSatu alamat
Kalau bocorSeluruh isi wallet bisa diambilAset di alamat itu bisa diambil

Perbedaan cakupan inilah alasan seed phrase perlu penjagaan paling ketat. Private key yang bocor merugikan satu alamat, sementara seed phrase yang bocor membuka semuanya.

Standar ini juga mengizinkan passphrase tambahan yang ikut dicampur saat seed phrase diubah menjadi seed. Setiap passphrase menghasilkan seed yang valid tetapi berbeda, sehingga 12 kata yang sama bisa membuka wallet yang sama sekali lain.

Fitur ini menambah lapisan perlindungan, tetapi juga menambah satu hal yang bisa hilang. Kalau passphrase terlupa, tidak ada tombol reset dan tidak ada customer service yang bisa mengembalikan aset di dalamnya.

Menurut Pasal 41 ayat (1) huruf f POJK 27 Tahun 2024, private key pada penyimpanan kustodial ditempatkan penyelenggara di hardware security module berstandar FIPS minimal level 3. Artinya, saat asetmu disimpan di exchange berizin, kunci dipegang penyelenggara dan kamu tidak menerima seed phrase.

Baca Juga:  Penipuan Kripto: Ciri yang Bisa Dicek, Modus yang Sering Dipakai, dan Cara Lapor

Keamanan aset di sana bergantung pada penyelenggara, sedangkan seed phrase baru menjadi tanggung jawabmu saat memakai wallet non-kustodial. Perbedaan kedua jenis wallet ini dibahas lebih lengkap di panduan wallet crypto di atas.

Cara menyimpan seed phrase dengan aman

Cadangan wallet perlu disimpan di beberapa lokasi aman dan dienkripsi bila ada salinan online. Lima kebiasaan berikut menerjemahkan praktik itu untuk seed phrase.

  1. Catat seed phrase secara offline di kertas atau media fisik, lengkap dengan nomor urut setiap kata.
  2. Simpan salinannya di lebih dari satu lokasi aman, supaya musibah di satu tempat tidak menghapus aksesmu.
  3. Enkripsi salinan bila memang harus ada versi daring.
  4. Periksa cadangan secara berkala, terutama setelah kamu menambah passphrase.
  5. Pikirkan bagaimana ahli waris bisa mengakses wallet bila terjadi sesuatu padamu.

Cadangan offline inilah yang menyelamatkanmu saat HP berisi wallet hilang atau dicuri. Kalau itu terjadi, pulihkan wallet di perangkat lain memakai seed phrase cadangan, lalu ikuti langkah untuk melacak HP yang hilang.

Checksum di seed phrase tergolong pendek, sehingga sekitar 1 dari 256 kesalahan tulis tetap lolos sebagai seed phrase yang tampak valid. Karena itu, cocokkan ulang setiap kata dengan layar wallet sebelum kamu menutup halaman pencatatan.

Hindari memotret seed phrase, menyimpannya di aplikasi catatan berbasis cloud, atau mengirimnya lewat chat. Ketiga cara itu menaruh salinan seed phrase di perangkat dan server yang tidak sepenuhnya kamu kendalikan.

Modus penipuan yang meminta seed phrase

Tidak ada layanan resmi yang perlu mengetahui seed phrase kamu, termasuk aplikasi wallet dan exchange. Permintaan lewat tautan, formulir, atau akun yang mengaku customer service adalah tanda bahaya, seberapa pun meyakinkan tampilannya.

Baca Juga:  Wallet Crypto Adalah: Cara Kerja, Jenis, Risiko, dan Cara Memilih yang Aman

Menurut siaran pers OJK tentang whitelist penyelenggara aset kripto berizin, masyarakat perlu mewaspadai tautan tidak resmi dan domain tiruan atau typosquatting. Cocokkan juga nama entitas, aplikasi, dan alamat situs dengan whitelist tersebut sebelum bertransaksi.

Kalau kamu menemukan pihak yang mencurigakan, laporkan ke Satgas PASTI lewat telepon 157 atau WhatsApp 081157157157. Laporan juga bisa dikirim melalui situs sipasti.ojk.go.id.

Seed phrase memberi kamu kendali penuh atas wallet, sekaligus tanggung jawab penuh atas keamanannya. Sebelum menyimpan aset dalam jumlah besar, pastikan kamu paham cara mencatat, mencadangkan, dan memulihkannya dari dokumentasi resmi wallet yang kamu pakai.

Artikel ini bersifat edukasi, bukan nasihat keuangan, dan aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan nilai. Untuk memahami aturan main exchange berizin di Indonesia, baca juga ulasan aturan perdagangan aset kripto berizin.

Berita Terkait

Crypto · Keamanan Digital