Cara Bayar Pajak Motor Online Lewat SIGNAL, Lengkap dengan Syarat dan Perbedaan per Provinsi
Panduan cara bayar pajak motor online lewat aplikasi SIGNAL: syarat yang perlu disiapkan, 12 langkah resmi, dan perbedaan kanal per provinsi.
Berita.co – Bayar pajak motor tahunan bisa diselesaikan online lewat aplikasi SIGNAL tanpa ke kantor Samsat, berlaku nasional. Langkah intinya sama di semua provinsi, hanya sebagian berbeda tergantung daerah motor kamu terdaftar.
Artikel ini membahas syarat, langkah di SIGNAL, perbedaan kanal per provinsi, dan pembanding cara offline, ada dalam satu panduan layanan kendaraan ini. Intinya ada dua, apa yang perlu disiapkan dan langkah apa yang harus dilalui.
Apa Itu Aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional)
SIGNAL adalah inovasi One Stop Service untuk pengesahan STNK Tahunan, pembayaran PKB atau Pajak Kendaraan Bermotor, dan SWDKLLJ atau Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Menurut situs resmi Korlantas Polri, layanan ini dirancang supaya proses itu tidak perlu lagi kunjungan ke kantor Samsat.
SIGNAL mengintegrasikan data kendaraan Polri, data kependudukan Dukcapil Kemendagri, dan sistem pajak Bapenda tiap provinsi, itu sebabnya kanal daerah dibahas terpisah nanti.
Nama resmi aplikasinya “SIGNAL – SAMSAT DIGITAL NASIONAL”, di bawah pembinaan lembaga yang sama bersama Kemendagri dan PT Jasa Raharja, menurut Play Store.
Syarat Bayar Pajak Motor Online Lewat SIGNAL
Siapkan dokumen dan data berikut sesuai langkah resmi di SIGNAL. Semua syarat ini dipakai dari daftar akun sampai bayar.
- e-KTP yang masih aktif
- Email aktif untuk verifikasi akun
- Nomor HP aktif untuk menerima kode OTP
- Data kendaraan, NRKB dan 5 digit terakhir nomor rangka
Untuk kendaraan atas nama sendiri, data itu dipakai lewat menu tambah data kendaraan. Untuk kendaraan milik keluarga satu KK, SIGNAL punya opsi yang minta data pemilik kendaraan.
Ada syarat yang tidak banyak dibahas di internet, status tunggakan pajak dan blokir data kepemilikan bisa menghambat proses di SIGNAL. Batas tunggakan ini belum terverifikasi per 2026-10-06, jangan berpatokan pada angka dari sumber lain.
Besaran PKB dan SWDKLLJ baru muncul di layar Surat Ketetapan Kewajiban Pembayaran atau SKKP, setelah data kendaraan dimasukkan. Angka itu berbeda tiap kendaraan, bukan angka tetap untuk semua motor.
Langkah Bayar Pajak Motor Online Lewat SIGNAL
Ada 12 langkah dari unduh aplikasi sampai dokumen terbit, disalin apa adanya dari sumber resmi yang sama tanpa menghilangkan detail syaratnya. Enam langkah pertama daftar akun, enam berikutnya proses bayar kendaraan terdaftar.
- Unduh aplikasi SIGNAL gratis lewat App Store atau Google Play Store.
- Masukkan data pribadi, NIK, nama sesuai e-KTP, email, nomor HP, dan kata sandi.
- Unggah foto e-KTP dan verifikasi biometrik lewat swafoto.
- Masukkan kode OTP yang dikirim lewat SMS.
- Klik tautan verifikasi yang dikirim ke email untuk mengaktifkan akun.
- Untuk kendaraan milik sendiri, pilih “Tambah Data Kendaraan Bermotor”, masukkan NRKB dan 5 digit terakhir nomor rangka; untuk kendaraan milik keluarga dalam satu KK, pilih opsi itu lalu masukkan data pemilik kendaraan.
- Pilih NRKB yang ingin diproses.
- Layar menampilkan Surat Ketetapan Kewajiban Pembayaran (SKKP) berisi besaran PKB dan SWDKLLJ untuk kendaraan itu, bukan angka tetap untuk semua kendaraan.
- Opsional, aktifkan kirim TBPKP fisik ke rumah dan isi alamat.
- Klik menu pembayaran untuk menghasilkan Kode Bayar.
- Pilih bank mitra atau metode bayar yang tersedia di aplikasi.
- Setelah transaksi selesai, dokumen digital (E-TBPKP, E-Pengesahan, E-KD) otomatis terbit di aplikasi, dokumen fisik (jika diminta) dikirim ke alamat rumah.
Angka di langkah 8 muncul per kendaraan, bukan biaya admin tetap, dan tidak ada angka admin resmi untuk proses ini. Artikel ini tidak mengambil angka dari kompetitor mana pun, kamu bisa menelusuri topik motor lain di kategori Motor Berita.co.
Kanal Online Berbeda per Provinsi, Kenapa Bukan Cuma SIGNAL
SIGNAL layanan nasional, tapi data pajaknya bersumber dari Bapenda provinsi masing-masing, dan sejumlah provinsi punya layanan tambahan sendiri.
Bagian ini memakai 3 contoh, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur, pilihan penulis untuk keterbacaan, bukan daftar lengkap 38 provinsi.
DKI Jakarta
DKI Jakarta punya portal cek pajak yang memakai input NOPOL, huruf pelat, dan NIK, dikelola bersama Ditlantas Polda Metro Jaya, Bapenda DKI, dan Diskominfotik DKI. Menurut samsat-pkb2.jakarta.go.id dan bapenda.jakarta.go.id, dicek 2026-10-06, portal ini untuk cek status pajak, bukan portal bayar langsung.
Jawa Barat
Jawa Barat punya layanan sendiri di luar SIGNAL, Sambara untuk cek dan bayar pajak tahunan lewat aplikasi, dan E-Samsat Jabar lewat ATM bank mitra. Ada juga Samsat J’Bret lewat Alfamart, Alfamidi, Indomaret, Tokopedia, Kaspro, dan teller BJB, serta Tabungan Samsat kerja sama BJB, menurut bapenda.jabarprov.go.id, dicek 2026-10-06.
Jawa Timur
Jawa Timur punya portal info PKB yang terpisah dari SIGNAL, menurut bapenda.jatimprov.go.id, dicek 2026-10-06. Pola yang sama berlaku untuk provinsi lain di luar 3 contoh ini, jadi tetap cek kanal resmi daerahmu.
Bayar Offline di Kantor Samsat dan Lewat Minimarket, Sebagai Pembanding
Bayar offline berarti datang ke kantor Samsat dengan dokumen fisik, tanpa registrasi akun seperti di SIGNAL. Sejumlah provinsi juga punya kanal minimarket, contohnya Samsat J’Bret di Jawa Barat yang sudah dijelaskan sebelumnya.
Setelah bayar lewat SIGNAL, dokumen digital E-TBPKP, E-Pengesahan, dan E-KD otomatis terbit begitu transaksi selesai, sesuai langkah 12. Dokumen fisik TBPKP baru dikirim ke rumah kalau opsi itu diaktifkan di langkah 9, jadi dua dokumen ini tidak selalu sama.
Langkah intinya tetap sama secara nasional lewat SIGNAL, dari registrasi akun sampai dokumen terbit. Kamu tetap wajib cek kanal resmi provinsimu karena ada perbedaan kanal per daerah seperti 3 contoh ini, dan pernah ada program pemutihan pajak kendaraan di beberapa provinsi yang berakhir pada akhir September 2026.

