TERKINI
Cita Tenun Indonesia Bawa Tenun Lampung, Kalimantan Barat, dan Bangka ke Panggung Utama JFW 2027/// Silmy Karim Didakwa Peras Pemohon Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar, Terima Rp1,2 Miliar/// DJP Tegaskan PPN Pembalut Bukan Pajak Menstruasi, Begini Hitungannya/// Bos Bulog Bongkar Modus Pengoplos Beras SPHP, Borong 8 Ton dalam Dua Hari/// Polri Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terkait Karhutla Berulang/// Cita Tenun Indonesia Bawa Tenun Lampung, Kalimantan Barat, dan Bangka ke Panggung Utama JFW 2027/// Silmy Karim Didakwa Peras Pemohon Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar, Terima Rp1,2 Miliar/// DJP Tegaskan PPN Pembalut Bukan Pajak Menstruasi, Begini Hitungannya/// Bos Bulog Bongkar Modus Pengoplos Beras SPHP, Borong 8 Ton dalam Dua Hari/// Polri Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terkait Karhutla Berulang///
Nasional

481 Siswa SMP di Dramaga Bogor Diduga Keracunan MBG, BGN Sebut 13 Masih Diobservasi

Pemkab Bogor mencatat 481 siswa dari tiga SMPN di Dramaga berobat setelah menyantap menu MBG pada 26 Oktober 2026, sementara BGN menyebut 13 siswa masih diobservasi. Dapur SPPG penyedia menu disuspensi dan sampel makanan sedang diuji laboratorium.

481 Siswa SMP di Dramaga Keracunan MBG
Foto: Lentera

Berita.co – Ratusan siswa dari tiga SMP negeri di Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengeluhkan sakit perut dan diare setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 26 Oktober 2026. Pemkab Bogor mencatat 481 siswa datang meminta pengobatan, sementara Badan Gizi Nasional (BGN) menyebut 13 siswa masih diobservasi hingga Selasa sore, 27 Oktober 2026.

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penyedia menu itu sudah disuspensi. Sampel makanan dan minuman sedang diuji di laboratorium oleh dinas terkait.

Dua angka korban dari dua lembaga

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut 481 siswa datang untuk meminta bantuan pengobatan, sebagian besar ditangani tim kesehatan Puskesmas Cangkurawok. Gejala mulai muncul pada Senin malam hingga Selasa pagi.

Kapolsek Dramaga Iptu AM Zalukhu menyebut korban berasal dari SMPN 1, SMPN 2, dan SMPN 3 Dramaga.

Juru Bicara BGN Tysa Novenny kepada CNN Indonesia menyatakan jumlah terdampak bukan ratusan, melainkan 13 orang yang masih diobservasi. Menurut BGN, angka ratusan muncul setelah guru mengumpulkan siswa penerima MBG pada Selasa pagi dan menanyakan apakah mereka sakit perut, lalu sekitar 400 siswa dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Dari sekitar 400 siswa tersebut, BGN mencatat 40 orang perlu observasi lanjutan hingga siang, lalu tersisa 13 orang pada sore hari. BGN juga menyebut penerima MBG dari sekolah di Dramaga itu berjumlah lebih dari 2 ribu siswa.

Angka sisa perawatan ternyata sama

Rincian Pemkab Bogor menunjukkan siswa yang masih dirawat pada Selasa: sekitar 9 di Puskesmas Cangkurawok, 3 dari 19 rujukan di RS KBP, dan 1 dari 14 rujukan di RSM. Jumlahnya 13 siswa, sama dengan angka observasi yang disampaikan BGN.

Baca Juga:  Kapolri dan Menkomdigi Sepakat Perkuat Kerja Sama Berantas Judol dan Jual Beli Data

Perbedaan kedua lembaga ada pada cara menghitung. Pemkab menghitung semua siswa yang datang berobat, sedangkan BGN menghitung siswa yang masih dalam observasi.

Jika 481 dibandingkan dengan lebih dari 2 ribu penerima versi BGN, porsinya kurang dari seperempat penerima. Jumlah sekolah juga belum seragam, karena polisi menyebut tiga SMPN sementara BGN menyebut dua sekolah.

Biaya ditanggung Pemkab, sekolah beralih ke PJJ

Rudy memastikan seluruh biaya pengobatan ditanggung Pemkab Bogor, baik di puskesmas, rumah sakit pemerintah, maupun rumah sakit swasta rujukan Puskesmas Cangkurawok.

Pemkab Bogor bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor juga memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama dua hari untuk siswa SMPN 1, 2, dan 3 Dramaga. Rudy menyebut PJJ diberlakukan supaya siswa bisa beristirahat dan tenang sambil menunggu hasil laboratorium.

Dugaan sementara BGN, keracunan dipicu bumbu kacang pada menu sate. Penyebab pastinya baru bisa ditetapkan setelah hasil uji laboratorium keluar, dan belum ada tanggal resmi pengumumannya.

Untuk anak kamu yang bersekolah di tiga SMPN Dramaga, jadwal masuk sekolah setelah PJJ diumumkan Pemkab Bogor dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Status dapur SPPG dan hasil investigasi menu disampaikan oleh BGN.

Berita Terkait

Nasional · Kabupaten Bogor