TERKINI
Cita Tenun Indonesia Bawa Tenun Lampung, Kalimantan Barat, dan Bangka ke Panggung Utama JFW 2027/// Silmy Karim Didakwa Peras Pemohon Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar, Terima Rp1,2 Miliar/// DJP Tegaskan PPN Pembalut Bukan Pajak Menstruasi, Begini Hitungannya/// Bos Bulog Bongkar Modus Pengoplos Beras SPHP, Borong 8 Ton dalam Dua Hari/// Polri Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terkait Karhutla Berulang/// Cita Tenun Indonesia Bawa Tenun Lampung, Kalimantan Barat, dan Bangka ke Panggung Utama JFW 2027/// Silmy Karim Didakwa Peras Pemohon Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar, Terima Rp1,2 Miliar/// DJP Tegaskan PPN Pembalut Bukan Pajak Menstruasi, Begini Hitungannya/// Bos Bulog Bongkar Modus Pengoplos Beras SPHP, Borong 8 Ton dalam Dua Hari/// Polri Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terkait Karhutla Berulang///
Bisnis

Danantara Pastikan Dividen Tak Masuk APBN 2026 dan 2027, Begini Penjelasannya

Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan COO Danantara Dony Oskaria menegaskan dividen BUMN yang dikelola Danantara tidak akan disetor ke APBN 2026 maupun 2027, karena dana itu diarahkan untuk investasi lewat Danantara Asset Management dan Danantara Investment Management.

danantara

Berita.co – Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan dividen yang dikelola Danantara tidak akan disetor ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), baik untuk tahun anggaran 2026 maupun 2027. Kepastian ini disampaikan Suahasil saat ditemui di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Suahasil menjelaskan, dividen dari Danantara memang sejak awal tidak diperhitungkan sebagai penerimaan negara dalam penyusunan APBN 2026 maupun APBN 2027 yang sedang dia siapkan.

“Saat ini saya bekerja dengan APBN 2026 yang tidak ada dividen Danantara. Saat ini saya juga bekerja mempersiapkan APBN 2027 yang tidak ada dividen Danantara di situ, tidak tercatat,” kata Suahasil.

Menurut dia, kontribusi Danantara ke negara tidak hanya bisa diukur dari besaran dividen yang disetorkan. Suahasil menilai kinerja lembaga itu juga perlu dilihat dari kemampuannya mengoptimalkan aset yang dikelola untuk mendorong aktivitas ekonomi, menyerap tenaga kerja, serta meningkatkan produksi barang dan jasa.

Dividen Danantara Dialihkan ke Investasi, Bukan ke Kas Negara

Penjelasan Suahasil ini sejalan dengan yang disampaikan Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria. Dony menegaskan dividen dari BUMN yang dikelola Danantara akan diputar kembali untuk diinvestasikan, bukan disetor ke kas negara.

Pengelolaan investasi tersebut dijalankan oleh dua unit, Danantara Asset Management yang dipimpin Dony sendiri, dan Danantara Investment Management yang dinakhodai Pandu Sjahrir. Dony juga menegaskan, rencana menyetorkan sebagian dividen Danantara ke kas negara sebenarnya tidak pernah ada sejak awal.

Keterangan ini sekaligus mengoreksi wacana yang pernah dilempar Menteri Keuangan periode 2025-2026, Purbaya Yudhi Sadewa. Saat itu, menurut pemberitaan CNN Indonesia, Purbaya menyebut Danantara akan menyetorkan sekitar Rp120 triliun ke negara sebagai penerimaan negara bukan pajak, dengan keputusan itu disebut sudah dipastikan dan tinggal menunggu waktu pencairan.

Baca Juga:  Insentif Mobil Hybrid Ditargetkan Diusulkan Tahun Ini, Besarannya Masih Dikaji

Status Dividen Danantara untuk APBN 2028 Masih Terbuka

Saat ditanya apakah dividen Danantara masih mungkin masuk ke APBN 2028, Suahasil belum memberikan kepastian. Dia menyebut kemungkinan itu masih sebatas hipotesis, bukan rencana yang sudah diputuskan.

Suahasil juga menambahkan, dividen yang dikelola Danantara memang diarahkan untuk investasi, sementara APBN difokuskan membiayai pelayanan publik, infrastruktur, dan perlindungan sosial. Baginya, langkah Danantara menahan dividen BUMN untuk proyek dan investasi lanjutan dinilai baik bagi negara, sepanjang dikelola secara efisien dan mampu menarik investasi dari sektor swasta.

Kalau kamu sedang memantau asumsi penerimaan negara di APBN atau mengevaluasi kinerja BUMN yang masuk portofolio Danantara, jangan jadikan besaran dividen yang disetor sebagai satu-satunya ukuran. Perhatikan juga proyek dan aset yang sedang dikelola Danantara Asset Management dan Danantara Investment Management, lalu cek pengumuman resmi Kementerian Keuangan setiap kali APBN tahun anggaran berikutnya disusun untuk memastikan posisi dividen ini tidak berubah.

Berita Terkait

Bisnis · APBN