MacBook Pro M6 Meluncur Mulai Rp36,2 Juta, Begini Beda Chip M6 dengan M5
Apple meluncurkan MacBook Pro 14 inci M6 dengan harga mulai USD1.999 di Amerika Serikat. Klaim AI 13 kali lebih cepat dibandingkan dengan M1, sedangkan selisihnya dengan M5 berkisar 1,2 sampai 1,3 kali.
Berita.co – Apple meluncurkan MacBook Pro 14 inci dengan chip M6 pada Rabu, 28 Oktober 2026, dengan harga mulai USD1.999 atau sekitar Rp36,2 juta di Amerika Serikat. Klaim AI “hingga 13 kali lebih cepat” di materi promosinya perlu dibaca hati-hati, karena pembandingnya MacBook Pro M1, bukan M5.
Pemesanan awal dibuka 28 Oktober di 35 negara dan wilayah, termasuk Amerika Serikat, dan unit mulai tersedia di toko pada 6 November 2026. Apple belum mengumumkan harga, konfigurasi, maupun jadwal penjualan untuk Indonesia.
Chip M6 dibanding M5, angka mana yang terasa
Di atas kertas, M6 membawa CPU 12-core dan GPU 12-core, masing-masing dua core lebih banyak dari M5. Halaman produk resmi Apple juga mencantumkan Dual 16-core Neural Engine dan unified memory hingga 32 GB.
Apple mengklaim performa grafis naik hingga 30 persen dan beban kerja AI di perangkat naik hingga 25 persen dibanding M5. Untuk tugas spesifik, pemrosesan prompt LLM, rendering ray tracing di Blender, dan build Xcode disebut hingga 1,3 kali lebih cepat, sedangkan pemrosesan gambar di Affinity hingga 1,2 kali.
Angka 1,3 kali itu berasal dari pengujian Apple melawan MacBook Pro M5 dengan CPU dan GPU 10-core, memori 32 GB, dan SSD 4 TB. Selisih 13 kali hanya berlaku untuk waktu menuju token pertama pada prompt LLM melawan MacBook Pro 13 inci M1, bukan ukuran performa laptop secara keseluruhan.
Bandwidth memori M6 mencapai 170 GB per detik, artinya seberapa cepat data berpindah antara memori dan chip. Angka ini penting untuk AI lokal karena model bahasa harus dimuat ke memori, jadi kenaikannya paling mungkin terasa saat kamu menjalankan LLM, merender 3D, atau mengompilasi proyek besar.
Baterai, layar, dan konektivitas
Apple mencantumkan baterai hingga 24 jam, atau hingga 4 jam lebih lama dari model M5. Dengan klaim M5 berarti sekitar 20 jam, kenaikannya kira-kira 20 persen.
Pengisian cepat sampai 50 persen dalam sekitar 30 menit butuh adaptor USB-C berdaya lebih tinggi yang kompatibel, seperti adaptor 96W. Dukungan itu tidak menjamin adaptor tersebut ikut di dalam paket pembelian.
Layarnya tetap Liquid Retina XDR dengan kecerahan HDR hingga 1.600 nit dan rasio kontras 1.000.000:1, plus opsi nano-texture untuk mengurangi pantulan. Ada juga kamera 12 MP Center Stage dengan Desk View, tiga mikrofon, dan enam speaker dengan Spatial Audio.
Konektivitas naik ke Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6, dengan tiga port Thunderbolt 4, HDMI, MagSafe 3, slot kartu SDXC, dan jack audio 3,5 mm. Laptop ini mendukung hingga dua monitor eksternal.
Desainnya tidak banyak berubah, dengan pilihan warna space black dan silver. Apple menyebut minimal 45 persen materialnya berasal dari bahan daur ulang, termasuk 100 persen aluminium di bodi dan 100 persen kobalt di baterai.
Harga dan Siri AI untuk pengguna Indonesia
Harga awalnya USD1.999 untuk pembelian umum dan USD1.899 lewat program harga pendidikan, selisih USD100 atau sekitar Rp1,8 juta. Dengan kurs yang sama seperti konversi Rp36,2 juta, harga pendidikan setara sekitar Rp34,4 juta, tapi konversi ini bukan harga resmi Indonesia karena Apple belum mengumumkannya.
MacBook Pro M6 menjalankan macOS 27 Golden Gate dengan Siri AI, fitur asisten yang masih berstatus beta di macOS 27.2. Bahasa yang didukung baru Inggris, Prancis, Jepang, Korea, Portugis, dan Spanyol, belum termasuk bahasa Indonesia.
Sebagian fitur AI juga tetap memakai model berbasis server dengan batas pemakaian harian, dan Apple berencana membuka akses lebih luas secara berbayar tanpa menyebut tarifnya. Chip M6 membuat AI lokal lebih kencang, tapi pengguna berbahasa Indonesia belum bisa memakai Siri AI dalam bahasanya sendiri.

