TERKINI
DPR Sahkan Nyoman Adhi dan Khaidir Abdurrahman Jadi Anggota BPK 2026-2031/// Mendikti Soroti Jumlah Prodi di Indonesia yang Dinilai Terlalu Banyak, Ini Datanya/// KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid sebagai Saksi Pekan Ini di Kasus Suap HGB Summarecon/// Harga Kedelai Naik ke Rp13.200 per Kg, Pemerintah Siapkan Opsi Subsidi untuk Perajin Tempe dan Tahu/// WhatsApp Uji Fitur Restricted Chat, Begini Cara Kerjanya/// DPR Sahkan Nyoman Adhi dan Khaidir Abdurrahman Jadi Anggota BPK 2026-2031/// Mendikti Soroti Jumlah Prodi di Indonesia yang Dinilai Terlalu Banyak, Ini Datanya/// KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid sebagai Saksi Pekan Ini di Kasus Suap HGB Summarecon/// Harga Kedelai Naik ke Rp13.200 per Kg, Pemerintah Siapkan Opsi Subsidi untuk Perajin Tempe dan Tahu/// WhatsApp Uji Fitur Restricted Chat, Begini Cara Kerjanya///
Motor

Marc Marquez Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Modal Tiga Rival Jelang Austria

Marc Marquez naik ke puncak klasemen MotoGP 2026 usai menang di San Marino dengan poin sama seperti Jorge Martin, unggul lewat jumlah kemenangan. Berikut modal Marquez, Martin, dan Bagnaia jelang MotoGP Austria 18-20 September.

Berita.co – Marc Marquez duduk di puncak klasemen sementara MotoGP 2026 untuk pertama kalinya musim ini. Posisi itu didapat usai dia menyapu podium tertinggi di Grand Prix San Marino, Minggu (13/9/2026), di Sirkuit Misano.

Pembalap Ducati itu kini mengoleksi 274 poin, jumlah yang sama persis dengan Jorge Martin. Menurut OtoDream, Marquez berhak menempati posisi pertama karena telah mengumpulkan lima kemenangan Grand Prix sepanjang musim 2026, sedangkan Martin baru mencatatkan satu kemenangan.

Klasemen imbang, kemenangan yang membedakan

Poin yang sama antara Marquez dan Martin membuat jumlah kemenangan jadi penentu posisi puncak. Kemenangan di Misano jadi kemenangan kelima Marquez musim ini, setelah sebelumnya dia menang di Hungaria, Ceko, Jerman, dan Aragon.

Di Misano, posisi Marquez juga terbantu insiden Marco Bezzecchi yang sempat memimpin balapan namun jatuh. Martin sendiri hanya finis di posisi kelima pada balapan itu.

Perjalanan Marquez dari defisit 102 poin

Puncak klasemen ini datang setelah musim yang berat buat Marquez. Dia sempat cedera di awal musim, lalu mengalami patah tulang kaki di Grand Prix Prancis dan harus dioperasi. Dia juga menjalani operasi lengan kanan untuk menangani masalah saraf akibat kecelakaan di Grand Prix Indonesia, Oktober 2025.

Ketika kembali turun balapan di Grand Prix Italia, Mei 2026, Marquez masih tertinggal 102 poin dari pemuncak klasemen saat itu. Rentetan lima kemenangan sejak itu yang membuat defisit tersebut tertutup sepenuhnya.

“Luar biasa. Rasanya sungguh luar biasa,” kata Marquez di parc ferme usai kemenangan di Misano, dilansir dari Crash.

Marquez menegaskan perjuangannya belum selesai. “Tapi jangan pernah menyerah. Saya akan terus berjuang hingga akhir. Ini belum selesai, ini belum berakhir,” ujar juara MotoGP 2025 itu. Dia juga mengakui persaingan dengan Martin dan Bezzecchi masih ketat, dan kesalahan kecil bisa membuat pembalap kehilangan banyak poin.

MotoGP Austria 2026 berlangsung 18 sampai 20 September di Sirkuit Red Bull Ring. Marquez datang dengan catatan tiga pole position di sirkuit tersebut sepanjang kariernya. “Sekarang saya merasa siap, aku akan memberikan (kemampuan) 100%, aku bakal terus berusaha,” ungkap Marquez, dikutip dari GPOne, Rabu (16/9/2026).

Tapi Marquez tidak sendirian punya rekam jejak bagus di Red Bull Ring. Berikut perbandingan modal tiga nama yang berpotensi bersaing di depan akhir pekan ini.

PembalapRekam jejak di Red Bull RingKondisi terkini
Marc Marquez3 pole position sepanjang karierMemimpin klasemen dengan 274 poin dan 5 kemenangan musim ini
Jorge Martin3 pole position sepanjang karier274 poin dengan 1 kemenangan, sempat alami gejala cedera arm pump usai San Marino
Francesco Bagnaia3 kemenangan sepanjang karierDisebut berpotensi jadi pengganjal utama Marquez di Austria

Martin sendiri mengaku akhir pekan di Misano tidak berjalan sesuai rencana. “Misano tidak berjalan persis seperti yang kami harapkan,” tuturnya, dikutip dari Crash.

Kalau kamu mengikuti perburuan gelar MotoGP 2026, catat dua hal. Pertama, poin Marquez dan Martin masih sama persis, jadi satu hasil buruk saja bisa membalik posisi klasemen. Kedua, tiga nama di Red Bull Ring punya modal berbeda, Marquez dan Martin sama-sama kuat soal pole position, sementara Bagnaia lebih terbukti soal kemenangan langsung di sirkuit itu.

Hasil akhir pekan 18 sampai 20 September akan menentukan siapa yang benar-benar unggul dari catatan di atas kertas itu.

Berita Terkait

Otomotif · Marc Marquez