MotoGP Aragon 2026 digelar pada 28-29 Agustus. Marc Marquez masuk sebagai salah satu favorit utama akhir pekan ini. Sirkuit Ciudad del Motor de Aragon berputar berlawanan arah jarum jam. Banyak tikungan ke kiri mendominasi trek ini. Karakter itu secara historis menguntungkan gaya balap Marquez.
Rekam Jejak Marquez di Aragon
Menurut Trenoto, Marquez sudah delapan kali menang di Aragon. Kemenangan itu didapat pada 2013, 2016, 2017, 2018, 2019, 2024, dan 2025. Ia juga memegang rekor lap tercepat di sirkuit ini. Catatan waktunya 1 menit 45,704 detik, dibuat pada 2025.
CEO Aprilia Massimo Rivola turut menyoroti keunggulan Marquez di Aragon. “Saya rasa Aragon memang sirkuit yang cocok dengan Marquez,” kata Rivola di laman resmi MotoGP pada Rabu, 25 Agustus 2026. Aprilia disebut mewaspadai ancaman itu, sebab podium akhir pekan ini turut diperebutkan Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan Ai Ogura.
Jadwal Sesi MotoGP Aragon 2026 (WIB)
- FP1 MotoGP: 15.45-16.30 WIB
- Practice MotoGP: 20.00-21.00 WIB
- FP2 MotoGP: 15.10-15.40 WIB
- Kualifikasi Q1 MotoGP: 15.50-16.05 WIB
- Kualifikasi Q2 MotoGP: 16.15-16.30 WIB
- Sprint Race MotoGP: 20.00 WIB
- Balapan Utama MotoGP: 19.00 WIB
Jadwal lengkap akhir pekan ini juga mencakup sesi Moto3, Moto2, dan kelas Baggers.
Pedro Acosta: Marc Marquez di Penghujung Karier
Pedro Acosta akan menjadi rekan setim Marquez di tim pabrikan Ducati mulai musim depan. Ia baru berusia 22 tahun, sebelas tahun lebih muda dari Marquez. Menurut OtoDream, dalam laporan yang tayang 25 Agustus 2026 mengutip wawancara Acosta dengan Motorsport.com, Acosta mengatakan Marquez sudah berada di penghujung kariernya. “Marc berada di penghujung kariernya, sementara saya baru memulai karier saya,” ujar Acosta.
Acosta menyebut Marquez sudah mengenal semua orang di pabrikan Ducati. Ia sendiri masih perlu beradaptasi dengan garasi yang sepenuhnya Italia, setelah enam tahun membela KTM. Selama di KTM, Acosta meraih dua gelar Moto3 dan satu gelar Moto2, namun belum pernah menang di kelas premier. Ia menyebut punya kontrak dua tahun di Ducati, sehingga tahun pertama akan dipakai untuk mencari ritme sebelum menargetkan hasil lebih besar di tahun kedua.
Apa yang Perlu Diperhatikan Akhir Pekan Ini
Dua sudut pandang ini saling melengkapi. Statistik menunjukkan Marquez unggul secara historis di Aragon, dengan delapan kemenangan dan rekor lap tercepat. Sementara itu, narasi soal usia dan masa depan kariernya justru datang dari calon rekan setimnya sendiri.
Kalau kamu mengikuti perebutan gelar musim ini, sesi kualifikasi dan balapan utama pada 28-29 Agustus akan jadi penentu apakah rekam jejak Marquez di Aragon masih relevan musim ini. Kalau kamu lebih tertarik pada arah Ducati ke depan, komentar Acosta soal fase karier Marquez layak disimak sebagai sinyal awal dinamika di dalam tim menjelang musim berikutnya.