Badan Pusat Statistik mencatat Jawa Barat sebagai tujuan perjalanan wisatawan nusantara terbanyak pada Juli 2026, dengan 18,86 juta perjalanan. Di periode yang sama, Malaysia masih jadi negara penyumbang wisatawan mancanegara terbesar ke Indonesia, dengan 228,71 ribu kunjungan atau 15 persen dari total wisman bulan itu.
Kedua angka ini berasal dari Berita Resmi Statistik Perkembangan Pariwisata Juli 2026 yang dirilis Badan Pusat Statistik dan dikutip KOMPAS.com pada Kamis (3/9/2026). Kalau kamu sedang menyusun rencana perjalanan dalam waktu dekat, dua kelompok data ini, arus wisatawan domestik dan arus wisatawan asing, sama-sama relevan untuk dicek sebelum menentukan tujuan dan waktu berangkat.
Jawa Barat Puncaki Tujuan Wisatawan Nusantara
Secara nasional, jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada Juli 2026 mencapai 107,44 juta perjalanan. Angka ini naik 7,23 persen dibanding Juli 2025 dan naik 0,23 persen dibanding Juni 2026.
Dari total itu, Pulau Jawa menyerap 69,08 juta perjalanan, atau 64,29 persen dari seluruh perjalanan wisnus nasional. Tiga provinsi dengan jumlah perjalanan tertinggi semuanya ada di Jawa.
| Peringkat | Provinsi | Jumlah perjalanan wisnus (Juli 2026) |
|---|---|---|
| 1 | Jawa Barat | 18,86 juta |
| 2 | Jawa Timur | 17,31 juta |
| 3 | Jawa Tengah | 14,39 juta |
Meski jumlah perjalanan ke Jawa Barat paling tinggi, pertumbuhan tahunan tercepat justru terjadi di provinsi lain. Perjalanan wisnus ke Jawa Tengah naik 29,44 persen dibanding Juli 2025, jadi yang tertinggi di antara semua provinsi.
Daerah Istimewa Yogyakarta menyusul dengan pertumbuhan 21,68 persen, dan Sulawesi Selatan naik 18,57 persen. Sebaliknya, Bali mencatat 2,28 juta perjalanan wisnus pada Juli 2026, turun 0,61 persen dibanding Juli 2025 dan turun 8,58 persen dibanding Juni 2026.
Malaysia Masih Jadi Penyumbang Wisman Terbesar
Total kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada Juli 2026 mencapai 1,53 juta kunjungan, naik 9,99 persen dibanding Juni 2026 dan naik 2,95 persen dibanding Juli 2025.
Berdasarkan paspor yang dipegang, wisman asal Malaysia tetap yang terbanyak dengan 228,71 ribu kunjungan atau 15 persen dari total. Jumlah ini naik 7,83 persen dibanding Juli 2025 yang tercatat 212.113 kunjungan, tapi turun 11,59 persen dibanding Juni 2026 yang mencapai 258.694 kunjungan.
| Peringkat | Negara asal paspor | Kunjungan (Juli 2026) | Persentase |
|---|---|---|---|
| 1 | Malaysia | 228.710 | 15,00% |
| 2 | Australia | 188.254 | 12,34% |
| 3 | China | 156.748 | 10,28% |
| 4 | Singapura | 117.278 | 7,69% |
Australia ada di posisi kedua dengan 188.254 kunjungan, naik 8,67 persen dibanding Juli 2025 dan naik 12,39 persen dibanding Juni 2026. China di posisi ketiga dengan 156.748 kunjungan, naik 8,45 persen dibanding Juli 2025 dan melonjak 33,40 persen dibanding Juni 2026. Singapura melengkapi empat besar dengan 117.278 kunjungan, naik 2,67 persen dibanding Juli 2025 namun turun 30,98 persen dibanding Juni 2026.
Secara kumulatif, kunjungan wisman ke Indonesia sepanjang Januari sampai Juli 2026 mencapai 8,98 juta kunjungan, naik 5,23 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.