Kalau kamu sedang menyusun rencana ke Korea Selatan, ada dua perubahan biaya yang perlu kamu catat. Tarif masuk sejumlah istana dan situs bersejarah ikonik akan naik mulai 1 Januari 2027, dan pemerintah Kota Seoul sedang memeriksa hotel di sekitar Yeouido jelang Seoul International Fireworks Festival pada Sabtu, 5 September 2026.
Menurut laporan CNN Indonesia, Badan Warisan Budaya Korea (Korea Heritage Service) mengumumkan rencana kenaikan tarif ini pada 5 Agustus lalu. Situs yang terdampak antara lain Istana Gyeongbokgung, Istana Deoksugung, Istana Changdeokgung, Istana Changgyeonggung, Kuil Jongmyo, dan Kompleks Makam Kerajaan Dinasti Joseon.
Sebelum kenaikan resmi diberlakukan, pemerintah akan menggelar forum publik pada November 2026 untuk menyerap masukan warga.
Alasan utamanya, tarif masuk situs-situs ini belum pernah berubah sejak 2005. Ini daftar tarif dewasa yang berlaku saat ini.
| Situs | Tarif saat ini (dewasa) |
|---|---|
| Istana Gyeongbokgung dan Istana Changdeokgung | 3.000 won (sekitar Rp38 ribu) |
| Istana Changgyeonggung, Istana Deoksugung, Kuil Jongmyo | 1.000 won (sekitar Rp12 ribu) |
| Secret Garden di dalam Istana Changdeokgung (biaya tambahan) | 5.000 won (sekitar Rp58 ribu) |
| Makam Kerajaan Dinasti Joseon | 500 hingga 2.000 won, tergantung lokasi |
Akses tetap gratis untuk wisatawan mancanegara berusia 18 tahun ke bawah dan lansia di atas 65 tahun. Untuk warga lokal, pembebasan biaya berlaku bagi kelompok usia 24 tahun ke bawah, lansia, wanita hamil, dan penerima penghargaan jasa nasional.
Pemicu kenaikan ini adalah lonjakan kunjungan wisatawan sekaligus membengkaknya biaya perawatan cagar budaya. Sepanjang semester pertama 2026, lebih dari 7,41 juta orang mengunjungi empat istana utama Seoul dan Kuil Jongmyo, tumbuh 6 persen dibanding tahun lalu, dengan lonjakan turis asing mencapai 29 persen.
Sebagai perbandingan, tarif masuk Istana Versailles di Prancis untuk turis non Uni Eropa berada di angka 35 euro atau sekitar Rp719 ribu, sementara Kastil Himeji di Jepang mengenakan biaya 2.500 yen atau sekitar Rp277 ribu. Hasil survei pemerintah Korea Selatan sendiri menunjukkan responden sebenarnya bersedia membayar tiket masuk hingga rata-rata 9.730 won, sekitar Rp126 ribu.
Satu hal yang tetap berlaku, pengunjung yang mengenakan hanbok tradisional berhak mendapat akses masuk gratis ke seluruh istana, dan kebijakan ini diproyeksikan tetap ada setelah kenaikan harga resmi diberlakukan. Pemerintah Korea Selatan juga berencana meluncurkan program baru bernama K-Heritage Stay, yang menawarkan pengalaman menginap di sejumlah situs bersejarah pilihan, bersamaan dengan rencana kenaikan tarif ini.
Hotel di Seoul Diperiksa Jelang Festival Kembang Api
Di jalur terpisah, pemerintah Kota Seoul bersama pemerintah Distrik Yeongdeungpo, Mapo, dan Yongsan menggelar inspeksi gabungan terhadap hotel di sekitar Yeouido. Pemeriksaan berlangsung sejak Selasa, 1 September, hingga Kamis, 3 September 2026, menjelang Seoul International Fireworks Festival pada Sabtu, 5 September 2026, yang diperkirakan menarik lebih dari satu juta pengunjung. Detail ini dilaporkan KOMPAS.com.
Tujuan inspeksi adalah mencegah kenaikan tarif kamar yang berlebihan serta pembatalan reservasi secara sepihak yang merugikan wisatawan. Pemeriksaan difokuskan pada akomodasi dengan lokasi strategis untuk menyaksikan pertunjukan kembang api di Distrik Yeouido dan Ichon Hangang Park.
Kepala Biro Pariwisata dan Olahraga Kota Seoul, Cho Seong-ho, menyatakan praktik tidak adil dari sejumlah penyedia akomodasi tidak boleh merusak makna festival dan citra Seoul sebagai destinasi wisata.
Pengawasan ini merujuk pada Public Health Control Act, undang-undang yang mengatur standar operasional dan transparansi tarif usaha akomodasi di Korea Selatan. Aturan yang diperbarui sejak 14 Juli 2026 mewajibkan penginapan yang menjual kamar secara daring untuk menampilkan tarif di platform pemesanannya, selain memasang daftar harga di meja resepsionis.
Sanksi juga diperketat. Pelanggaran pertama yang sebelumnya hanya berujung peringatan atau perintah perbaikan, kini bisa dikenai penghentian kegiatan usaha selama lima hari.
Yang Perlu Kamu Cek Sebelum Menyesuaikan Rencana Perjalanan
- Pantau hasil forum publik Korea Heritage Service pada November 2026, karena tarif final istana baru mengikat mulai 1 Januari 2027.
- Kalau kamu berencana pakai hanbok untuk masuk gratis ke istana, konfirmasi lagi kebijakan ini di situs resmi pengelola sebelum berangkat.
- Kalau kamu memesan hotel di Seoul lewat OTA, cek apakah tarif yang tertera di platform sama dengan yang ditampilkan di meja resepsionis, sesuai kewajiban transparansi yang berlaku sejak 14 Juli 2026.
- Simpan bukti pemesanan dan syarat pembatalan, terutama kalau menginap di sekitar Yeouido menjelang acara besar seperti festival kembang api.
- Cek kabar resmi soal program K-Heritage Stay kalau kamu tertarik menginap di lokasi bersejarah.