Syarat KUR BRI 2026: Dokumen, Plafon, Bunga, dan Cara Pengajuan menurut Aturan Terbaru
Syarat KUR BRI mengikuti Permenko 1/2026: usaha minimal 6 bulan, NIB atau SKU, dan KTP-el, dengan bunga mulai 3% dan plafon sampai Rp500 juta. Lengkap dengan aturan jaminan, simulasi angsuran ilustratif, dan cara pengajuan online.
Berita.co – Syarat inti KUR BRI sama dengan penyalur KUR lain, yaitu usaha produktif yang sudah berjalan minimal 6 bulan, NIB atau surat keterangan usaha, dan KTP elektronik. Menurut Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 Tahun 2026, aturan pelaksanaan KUR ini diundangkan dan berlaku sejak 13 Januari 2026.
Kalau pinjamanmu nanti di atas Rp50 juta, siapkan juga NPWP sejak awal. Langkahnya ada di panduan cara membuat NPWP online supaya berkasmu tidak tertahan di tahap ini.
Sebelum memutuskan, kamu perlu tahu berapa biayanya, aturan mana yang berlaku, dan apa saja opsimu. Tiga hal ini yang paling menentukan kamu lolos atau tidak, yaitu lama usaha, kelengkapan dokumen, dan riwayat kreditmu.
Jenis KUR di BRI dan plafonnya
Aturan KUR mengenal lima jenis KUR, dan tiga di antaranya paling relevan untuk pelaku usaha mikro dan kecil yang mengajukan ke BRI. Plafon dihitung per akad, jadi angka di tabel ini adalah batas untuk satu kali pengajuan.
| Jenis KUR | Plafon per akad | Jangka waktu modal kerja | Jangka waktu investasi |
|---|---|---|---|
| Super Mikro | Sampai Rp10 juta | Maksimal 3 tahun | Maksimal 5 tahun |
| Mikro | Di atas Rp10 juta sampai Rp100 juta | Maksimal 3 tahun | Maksimal 5 tahun |
| Kecil | Di atas Rp100 juta sampai Rp500 juta | Maksimal 4 tahun | Maksimal 5 tahun |
Kredit modal kerja dipakai untuk kebutuhan yang berputar, misalnya stok barang atau bahan baku. Kredit investasi dipakai untuk aset usaha seperti alat atau mesin, dan tenornya lebih panjang sehingga cicilan bulanannya bisa lebih ringan.
Pilih plafon sesuai kebutuhan nyata usahamu, bukan angka maksimal yang tersedia. Plafon yang lebih besar ikut menggeser jenis KUR, syarat dokumen, dan aturan jaminan yang berlaku untukmu.
Kalau kebutuhanmu sampai Rp10 juta, KUR Super Mikro memberi bunga paling rendah, yaitu 3% efektif per tahun. Begitu kebutuhanmu di atas Rp10 juta, pengajuan masuk KUR Mikro dan bunganya mengikuti skema 6% atau skema berjenjang.
Syarat KUR BRI menurut aturan
Pasal 34 ayat (1) aturan tersebut memuat enam syarat calon penerima KUR Mikro. Empat poin yang paling sering menentukan hasil pengajuan tercantum di daftar ini.
- Usaha produktif dan layak sudah berjalan minimal 6 bulan.
- Punya NIB atau surat keterangan usaha.
- Punya KTP elektronik.
- Punya NPWP bila pinjaman di atas Rp50 juta.
Untuk KUR Kecil, NPWP wajib dimiliki berapa pun plafonnya. Ketentuan ini berbeda dari KUR Mikro, yang baru meminta NPWP untuk pinjaman di atas Rp50 juta.
Ada pengecualian untuk pekerja yang terkena PHK. Lama usaha cukup 3 bulan, asalkan kamu sudah mengikuti pelatihan kewirausahaan.
Kalau kamu memakai jalur ini, urus juga hak JHT-mu lewat panduan cara klaim JHT. Dana itu bisa ikut menopang modal awal usaha barumu.
Punya cicilan lain juga tidak otomatis menggugurkan pengajuan. Kredit konsumsi, pinjaman online, dan pembiayaan ultra mikro sampai Rp20 juta tidak menghalangi kamu mengajukan KUR.
Dokumen yang diminta BRI
Menurut situs resmi BRI, dokumen administrasi yang diminta mencakup KTP, kartu keluarga, dan perizinan usaha. Siapkan ketiganya lebih dulu sebelum kamu mulai mengisi pengajuan.
Perizinan usaha di sini bisa berupa NIB atau surat keterangan usaha, sesuai syarat di daftar sebelumnya. Kalau plafon yang kamu incar di atas Rp50 juta, tambahkan NPWP ke dalam berkas yang sama.
Apakah KUR BRI bisa tanpa jaminan?
Bisa, untuk pinjaman sampai Rp100 juta penyalur dilarang meminta agunan tambahan di luar usaha yang dibiayai. Larangan ini tercantum di Pasal 20 ayat (1), jadi untuk KUR Super Mikro dan Mikro yang dinilai adalah usaha itu sendiri.
Di atas Rp100 juta, bank boleh meminta agunan tambahan sesuai penilaiannya. Artinya, calon peminjam KUR Kecil sebaiknya menyiapkan aset yang bisa dijaminkan sebelum mengajukan.
Bunga KUR BRI 2026 per jenis dan per akad
KUR Super Mikro dikenai bunga 3% efektif per tahun. KUR Mikro dan Kecil untuk sektor produksi atau perdagangan berorientasi ekspor dikenai 6% efektif per tahun, tanpa batas frekuensi akad.
Perdagangan non-ekspor memakai skema berjenjang. KUR Mikro dikenai 6% di akad pertama lalu 7% di akad kedua dengan batas dua akad, sedangkan KUR Kecil naik 1% per akad sampai 9%.
Untuk pedagang non-ekspor di KUR Kecil, akad pertama dikenai 6%, akad kedua 7%, akad ketiga 8%, lalu akad berikutnya 9%. Hitung kebutuhan modalmu untuk beberapa tahun ke depan, karena setiap akad baru membawa bunga yang lebih tinggi.
Bunga efektif dihitung dari sisa pokok yang belum dibayar, bukan dari pokok awal sepanjang tenor. Karena itu porsi bunga di cicilan awal lebih besar dan terus mengecil seiring pokok berkurang.
Pemerintah menegaskan angka dasar yang sama lewat siaran pers Kemenko Perekonomian soal konsolidasi kredit program 2026. Siaran itu mencantumkan bunga 3% dan 6% untuk sektor produksi.
Kebijakan KUR untuk 2027 belum terverifikasi, jadi belum ada angka bunga 2027 yang bisa dipegang. Semua angka di artikel ini mengacu pada aturan 2026 dan perlu kamu cek ulang ke BRI kalau akadmu jatuh di 2027.
Simulasi angsuran KUR BRI (ilustrasi)
Tabel ini ilustrasi, bukan tabel resmi BRI. Hitungannya memakai bunga 6% efektif per tahun dengan metode anuitas, yaitu bunga 0,5% per bulan dari sisa pokok dan cicilan yang sama setiap bulan, tanpa biaya lain di luar bunga.
| Pinjaman | Tenor 12 bulan | Tenor 24 bulan | Tenor 36 bulan |
|---|---|---|---|
| Rp20 juta | Rp1.721.329 | Rp886.412 | Rp608.439 |
| Rp50 juta | Rp4.303.321 | Rp2.216.031 | Rp1.521.097 |
| Rp100 juta | Rp8.606.643 | Rp4.432.061 | Rp3.042.194 |
Kalau kamu pinjam Rp20 juta dengan tenor 12 bulan, angsurannya sekitar Rp1.721.329 per bulan. Tenor 36 bulan menurunkannya ke sekitar Rp608.439, tetapi total bunga yang kamu bayar naik dari sekitar Rp656 ribu menjadi sekitar Rp1,9 juta.
Baris Rp50 juta masih berada di batas yang belum mewajibkan NPWP untuk KUR Mikro. Begitu plafon naik di atas angka itu, NPWP masuk ke daftar dokumen wajib.
Angka final mengikuti hasil penilaian bank, termasuk plafon, tenor, dan jenis KUR yang disetujui. Kalau asumsimu beda, hasilnya ikut berubah.
Cara pengajuan KUR BRI
Pengajuan bisa dilakukan online lewat portal kur.bri.co.id atau dengan datang langsung ke unit atau kantor cabang BRI. Portal itu menyediakan menu Ajukan untuk mengisi pengajuan dan menu Lacak Pengajuan untuk memantau statusnya.
- Siapkan KTP, kartu keluarga, perizinan usaha, dan NPWP bila plafonmu memerlukannya.
- Isi pengajuan lewat menu Ajukan atau sampaikan langsung di unit BRI.
- Bank memeriksa riwayat kreditmu lewat SLIK OJK.
- Pantau status pengajuan lewat menu Lacak Pengajuan.
Penyalur wajib mengecek calon penerima lewat SLIK OJK sebelum kredit disetujui. Tunggakan yang belum beres di catatan itu bisa menghambat, jadi rapikan dulu sebelum mengajukan.
Soal survei, yang dinilai pada dasarnya adalah syarat di atas dan kemampuanmu membayar cicilan. Pastikan lama usaha, dokumen, dan arus kas usahamu bisa kamu jelaskan saat ditanya petugas.
Kalau usahamu di sektor produksi, bunga KUR Mikro tetap 6% dan akadnya tidak dibatasi. Kalau usahamu perdagangan non-ekspor, siapkan hitungan cicilan dengan bunga 7% untuk akad kedua.
Detail plafon dan dokumen tetap perlu kamu konfirmasi ke unit BRI terdekat sebelum mengajukan. Setelah usahamu jalan dan mulai merekrut karyawan, pelajari juga kewajiban PPh 21 supaya urusan pajaknya rapi sejak awal.

