TERKINI
Yamaha Absen di MotoGP Qatar 2026, MotoGP Group Kecewa meski Klaim Ada Jaminan Aman/// Wamenhaj Usul Non-Muslim Jadi Petugas Haji Teknis, MUI Batasi pada Tugas Lapangan/// Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November, Ini Tahapan Setelahnya/// KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Sidang Korupsi Bea Cukai/// Harga Emas Antam Naik Rp10.000 Jadi Rp2.541.000 per Gram, Buyback Rp2.311.000/// Yamaha Absen di MotoGP Qatar 2026, MotoGP Group Kecewa meski Klaim Ada Jaminan Aman/// Wamenhaj Usul Non-Muslim Jadi Petugas Haji Teknis, MUI Batasi pada Tugas Lapangan/// Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November, Ini Tahapan Setelahnya/// KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Sidang Korupsi Bea Cukai/// Harga Emas Antam Naik Rp10.000 Jadi Rp2.541.000 per Gram, Buyback Rp2.311.000///
Motor

Ducati Monster Dark 2026 Meluncur, Mesin Sama dengan Harga Lebih Terjangkau

Ducati meluncurkan Monster Dark 2026, varian serba hitam dengan mesin V2 111 dk dan bobot 175 kg. Mekanisnya sama dengan Monster standar, tetapi diposisikan sebagai pintu masuk yang lebih terjangkau.

Ducati Monster Dark 2026 dengan skema warna serba hitam pada tangki, pelek, dan rangka depan.

Berita.co – Ducati resmi meluncurkan Monster Dark 2026, varian serba hitam dari motor naked bermesin V2 yang dijadwalkan masuk dealer mulai November 2026. Secara mekanis, varian ini memakai spesifikasi yang sama dengan Monster standar, tetapi diposisikan sebagai pintu masuk yang lebih terjangkau ke lini naked bike Ducati.

Skema warnanya kontras dengan merah yang lebih umum di Monster. Kombinasi gelap ini merujuk pada warna klasik yang pertama kali muncul di Monster orisinal tahun 1993, atau 33 tahun sebelum varian Dark terbaru meluncur.

Tampilan serba hitam, sasis tetap sama

Pelek, rangka depan, end cap knalpot, dan intake snorkel dicat hitam. Jok tunggalnya berlapis kain.

Ciri khas Monster tetap dipertahankan, mulai dari lampu depan, tangki bensin berkontur bison-back, sampai buntut yang pendek dan ringan.

Di balik cat hitam itu, sasisnya masih monokok aluminium cor yang terhubung langsung ke mesin. Struktur ini terinspirasi dari divisi Superbike Ducati.

Rangka tersebut bersama subframe belakang yang dioptimalkan memangkas bobot 4 kg dibanding generasi sebelumnya. Bobotnya kini 175 kg dengan tinggi jok 815 mm.

Suspensi depan memakai garpu terbalik Showa 43 mm yang tidak bisa disetel. Sistem pengeremannya mengandalkan Brembo.

Mesin V2 111 dk dan rasio bobotnya

Mesin V2 menghasilkan 111 dk pada 9.000 rpm dan torsi puncak 91,1 Nm pada 7.250 rpm. Lebih dari 80 persen torsi maksimum, atau sekitar 72,9 Nm ke atas, sudah tersedia pada rentang 4.000 sampai 10.000 rpm.

Dengan bobot 175 kg, setiap 1 dk menanggung sekitar 1,58 kg, setara rasio tenaga terhadap bobot kira-kira 0,63 dk per kg. Angka ini dihitung dari tenaga dan bobot yang diumumkan Ducati.

Baca Juga:  TGRI Raih Podium Ketiga di Debut The Super Series 2026 Sepang

Ducati juga menyediakan opsi lisensi A2 untuk menjangkau pengendara pemula. Pengendara berpengalaman tetap mendapat mesin dan paket elektronik yang sama.

Elektronik dan opsi aksesori

Paket elektroniknya mencakup Cornering ABS, Traction Control, Wheelie Control, dan Engine Brake Control. Semuanya diatur lewat empat Riding Mode, termasuk Urban dan Sport.

Panel instrumennya layar TFT berwarna 5 inci yang mendukung navigasi turn-by-turn dan Ducati Multimedia System.

Katalog aksesorinya mencakup Ducati Quick Shift dan Ducati Power Launch. Sebelum memutuskan, bandingkan tiga poin dengan Monster standar: harga, tampilan, dan aksesori yang ingin kamu tambahkan, karena mesin serta elektroniknya identik.

Untuk prioritas harga masuk lebih rendah dengan mesin dan fitur yang sama, Monster Dark lebih masuk akal. Untuk pilihan warna di luar hitam, Monster standar tetap jadi opsinya.

Berita Terkait

Otomotif · Ducati