TERKINI
Yamaha Absen di MotoGP Qatar 2026, MotoGP Group Kecewa meski Klaim Ada Jaminan Aman/// Wamenhaj Usul Non-Muslim Jadi Petugas Haji Teknis, MUI Batasi pada Tugas Lapangan/// Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November, Ini Tahapan Setelahnya/// KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Sidang Korupsi Bea Cukai/// Harga Emas Antam Naik Rp10.000 Jadi Rp2.541.000 per Gram, Buyback Rp2.311.000/// Yamaha Absen di MotoGP Qatar 2026, MotoGP Group Kecewa meski Klaim Ada Jaminan Aman/// Wamenhaj Usul Non-Muslim Jadi Petugas Haji Teknis, MUI Batasi pada Tugas Lapangan/// Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November, Ini Tahapan Setelahnya/// KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Sidang Korupsi Bea Cukai/// Harga Emas Antam Naik Rp10.000 Jadi Rp2.541.000 per Gram, Buyback Rp2.311.000///
Motor

Yamaha Absen di MotoGP Qatar 2026, MotoGP Group Kecewa meski Klaim Ada Jaminan Aman

Yamaha memilih absen dari Grand Prix Qatar 6-8 November dengan alasan kebijakan perjalanan perusahaan. MotoGP Group kecewa, sementara Jack Miller menyebut 19 dari 22 pembalap menolak balapan itu digelar.

Pembalap MotoGP melaju di lintasan Sirkuit Internasional Lusail, Qatar.
Foto: Uzone

Berita.co – Yamaha Motor Co., Ltd. memastikan tidak akan turun di Grand Prix Qatar 2026 yang dijadwalkan berlangsung 6-8 November di Sirkuit Internasional Lusail. Pabrikan Jepang itu menyebut situasi keamanan di Timur Tengah sebagai alasannya, meski MotoGP Group menyatakan sudah memberi jaminan keamanan menyeluruh.

Keputusan ini pertama kali diungkap pembalap Yamaha, Alex Rins, sebelum dikonfirmasi lewat pernyataan tertulis Yamaha. Di sisi lain, Jack Miller menyebut 19 dari 22 pembalap sepakat agar seri Qatar tidak digelar.

Alasan Yamaha: kebijakan perjalanan perusahaan

Yamaha menegaskan keputusannya berangkat dari kebijakan pembatasan perjalanan yang berlaku di seluruh perusahaan. “Menyusul penilaian terkini terhadap situasi di Timur Tengah, Yamaha tidak menemukan alasan yang cukup kuat untuk mengubah kebijakan pembatasan perjalanan yang berlaku di seluruh perusahaan,” bunyi pernyataan Yamaha Motor Co., Ltd.

Yamaha juga menyebut keputusan itu tidak bergantung pada langkah pengamanan yang disiapkan MotoGP Group maupun penyelenggara acara. Pemerintah Jepang sendiri sudah menyarankan warganya menghindari perjalanan yang tidak mendesak ke Qatar.

Pabrikan itu menyatakan tetap berkomitmen penuh pada MotoGP. Yamaha menargetkan kembali berlomba di Grand Prix Portugal.

MotoGP Group kecewa, pembalap ikut bersuara

MotoGP Group menyatakan kecewa dengan keputusan Yamaha. Penyelenggara menilai keputusan itu tidak mencerminkan jaminan komprehensif yang sudah diberikan kepada seluruh pemangku kepentingan kejuaraan.

MotoGP Group mengaku sudah berkonsultasi dengan Negara Qatar, Sirkuit Internasional Lusail, dan penasihat keamanan independen. “Kami tidak menerima informasi apa pun yang mengharuskan perubahan terhadap rencana acara yang telah ditetapkan,” bunyi pernyataan MotoGP Group.

Penolakan juga datang dari para pembalap. Jack Miller, pembalap Pramac Yamaha, menyebut 19 dari 22 pembalap sepakat agar balapan di Qatar tidak dilaksanakan.

Baca Juga:  Cara Ukur Helm yang Pas dan Kisaran Harga Helm INK per 17 September 2026

“Saya tidak ingin pergi,” kata Miller kepada Grande Premio. Menurut Miller, pembalap sudah meminta jaminan soal evakuasi, dukungan medis, hingga asuransi jika situasi memburuk, tetapi penyelenggara dinilai gagal menjawab kekhawatiran itu.

Miller juga menegaskan perlindungan finansial tidak bisa menggantikan tanggung jawab penyelenggara dalam memutuskan apakah balapan tetap berjalan. Daftar lengkap 19 pembalap tersebut belum diungkap.

Posisi Qatar di sisa kalender 2026

Kalender resmi MotoGP 2026 memuat 22 Grand Prix, dan Qatar menjadi seri ke-20 setelah Grand Prix Malaysia yang digelar 30 Oktober hingga 1 November. Setelah Qatar, musim ditutup dengan Grand Prix Portugal pada 20-22 November dan Valencia pada 27-29 November.

Dengan absen di Qatar, Yamaha hanya akan tampil di dua dari tiga seri terakhir musim ini. Jarak antara hari pertama Grand Prix Qatar dan Grand Prix Portugal adalah 14 hari.

Jadwal Qatar masih tercantum 6-8 November karena MotoGP Group belum mengubah rencana acara. Untuk memastikan jadwal tayang dan daftar peserta, pengumuman resmi MotoGP Group menjelang akhir pekan menjadi rujukan paling aman bagi kamu, sebab status balapan masih bisa berubah.

Berita Terkait

Otomotif · Jack Miller