PEVS 2026 Dibuka di JIExpo, Populasi Kendaraan Listrik Tembus 541.000 Unit
PEVS 2026 berlangsung 29 Oktober sampai 1 November 2026 di JIExpo Kemayoran dengan cashback hingga Rp200 juta. Pemerintah mencatat populasi kendaraan listrik sudah 541.000 unit dan target TKDN naik mulai 2027.
Berita.co – Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 resmi dibuka di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2026, dan berlangsung sampai 1 November 2026. Pameran khusus kendaraan listrik ini menawarkan program cashback hingga Rp200 juta bagi pengunjung yang bertransaksi selama pameran.
Tema tahun ini adalah “The Future of Clean and Efficient Mobility”. Pembukaan dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Ketua Umum Periklindo Moeldoko, dan Dirjen ILMATE Kementerian Perindustrian Setia Diarta yang mewakili Menteri Perindustrian.
Populasi kendaraan listrik tembus 541.000 unit
Dalam sambutan Menteri Perindustrian yang dibacakan Setia Diarta, Kementerian Perindustrian mencatat populasi kendaraan listrik nasional mencapai 541.000 unit per Agustus 2026. Angka itu mencakup roda dua, roda tiga, roda empat, kendaraan komersial, dan kendaraan khusus.
Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung, selaku penyelenggara, memaparkan data industri untuk dua tahun sebelumnya, yaitu 243.000 unit pada 2024 dan 406.000 unit pada 2025. Dari 2024 ke 2025, populasinya bertambah 163.000 unit atau sekitar 67 persen.
Dalam delapan bulan pertama 2026, tambahannya 135.000 unit, setara kenaikan sekitar 33 persen dari angka 2025. Rata-rata tambahannya hampir 17.000 unit per bulan, lebih cepat dari rata-rata 2025 yang sekitar 13.600 unit per bulan.
Pangsa pasar mobil listrik berbasis baterai (BEV) roda empat juga naik tajam. Kemenperin mencatat porsinya baru sekitar 0,99 persen pada 2022 dan menjadi 16,88 persen per Agustus 2026, atau kurang lebih 17 kali lipat.
Target TKDN naik mulai 2027
Pemerintah memakai peta jalan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) yang mengacu pada Perpres Nomor 55 Tahun 2019. Aturan itu sudah diubah lewat Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023, yang ditetapkan dan berlaku sejak 8 Desember 2023 dan antara lain menyesuaikan ketentuan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).
Aturan teknisnya ada di Permenperin Nomor 6 Tahun 2022 yang diubah dengan Permenperin Nomor 28 Tahun 2023. Target minimum TKDN 40 persen berlaku sampai 2026, naik menjadi 60 persen pada 2027 sampai 2029, lalu 80 persen pada 2030.
Dengan jadwal itu, 2026 menjadi tahun terakhir ambang 40 persen. Pemerintah menyoroti baterai dan battery management system (BMS) sebagai komponen yang perlu lebih banyak melibatkan produsen lokal, sementara Balai Diklat Industri Jakarta menyiapkan pelatihan vokasi untuk tenaga kerja industri kendaraan listrik.
Jadwal kunjungan dan klaim hemat biaya
PEVS 2026 menempati Hall C3 JIExpo Kemayoran. Pada 29 Oktober pameran dibuka untuk umum pukul 12.00 sampai 19.00 WIB, pada 30 dan 31 Oktober pukul 10.00 sampai 19.00 WIB, dan pada 1 November pukul 10.00 sampai 18.00 WIB.
Pengunjung umum bisa masuk tanpa biaya. Selain mobil dan motor listrik, ada area Mobilitas Land, Air, dan Marine yang menampilkan LRT Jakarta, Transjakarta, MRT Jakarta, teknologi eVTOL, dan armada laut.
Moeldoko menyebut pengguna mobil bensin bisa mengeluarkan Rp6 juta sampai Rp8 juta per bulan untuk BBM, sementara pengguna EV “hanya membayar sekitar Rp800.000-an”. Dengan angka versinya, selisihnya Rp5,2 juta sampai Rp7,2 juta per bulan, tetapi klaim ini tidak disertai rincian jarak tempuh, tarif listrik, maupun jenis kendaraan.
Moeldoko juga mengaitkan adopsi kendaraan listrik dengan upaya menekan subsidi BBM, yang menurutnya kini mencapai Rp264 triliun. Sebelum memanfaatkan cashback di pameran, bandingkan harga OTR setelah potongan, biaya pengisian daya sesuai pola pemakaianmu, dan ketersediaan titik isi daya di rute harianmu.
Untuk prioritas biaya operasional bulanan, hitung ulang klaim hemat BBM tadi dengan jarak tempuhmu sendiri. Untuk prioritas harga beli, cashback selama pameran menjadi angka pertama yang perlu kamu bandingkan dengan penawaran dealer di luar pameran.

