TERKINI
Cita Tenun Indonesia Bawa Tenun Lampung, Kalimantan Barat, dan Bangka ke Panggung Utama JFW 2027/// Silmy Karim Didakwa Peras Pemohon Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar, Terima Rp1,2 Miliar/// DJP Tegaskan PPN Pembalut Bukan Pajak Menstruasi, Begini Hitungannya/// Bos Bulog Bongkar Modus Pengoplos Beras SPHP, Borong 8 Ton dalam Dua Hari/// Polri Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terkait Karhutla Berulang/// Cita Tenun Indonesia Bawa Tenun Lampung, Kalimantan Barat, dan Bangka ke Panggung Utama JFW 2027/// Silmy Karim Didakwa Peras Pemohon Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar, Terima Rp1,2 Miliar/// DJP Tegaskan PPN Pembalut Bukan Pajak Menstruasi, Begini Hitungannya/// Bos Bulog Bongkar Modus Pengoplos Beras SPHP, Borong 8 Ton dalam Dua Hari/// Polri Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terkait Karhutla Berulang///
Bisnis

Bos Bulog Bongkar Modus Pengoplos Beras SPHP, Borong 8 Ton dalam Dua Hari

Mitra RPK berinisial RH diduga memesan 4 ton beras SPHP per hari selama dua hari lalu mengemasnya ulang ke karung 50 kg. Bulog menyerahkannya ke polisi dan membentuk satgas untuk memeriksa RPK di seluruh Indonesia.

Bos Bulog Bongkar Modus Pengoplos Beras SPHP, Borong 8 Ton dalam Dua Hari

Berita.co – Seorang mitra Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog berinisial RH diduga memborong 8 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hanya dalam dua hari, lalu mengemasnya ulang ke karung 50 kilogram. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani membeberkan modus itu dalam konferensi pers di Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026).

Bulog sudah menyerahkan RH ke Polres Jakarta Timur untuk diperiksa lebih lanjut. RH adalah wiraswasta yang terdaftar sebagai mitra RPK sejak 27 Agustus 2026, atau sekitar dua bulan sebelum kasus ini terungkap.

Pesanan 4 ton sehari, dua hari berturut-turut

RH memesan 4 ton beras per hari selama dua hari lewat aplikasi Klik SPHP.

“Dua hari berturut-turut pesannya 4 ton. Nah, ini makanya lagi kami sedang dalami,” kata Rizal.

Aturan pemesanan SPHP menetapkan kuantum sekitar 2 sampai 4 ton sekali pesan untuk tiap RPK. Menurut Rizal, penjualan 4 ton dalam seminggu saja sudah tergolong tinggi untuk satu RPK.

Hitungannya, pola 4 ton seminggu setara sekitar 0,57 ton per hari. Pesanan RH sebesar 4 ton per hari berarti tujuh kali laju itu, dan total 8 ton dalam dua hari setara penjualan dua minggu RPK yang tergolong ramai.

Dalam karung 50 kilogram, 8 ton setara 160 karung. Bulog kini menelusuri kenapa lonjakan sebesar itu tidak terdeteksi lebih awal oleh petugas penerima pesanan.

Jejak dari Matraman ke Cipinang

Kasus ini berawal dari penangkapan pelaku pengemasan ulang beras SPHP di Kayumanis, Matraman, Jakarta Timur. Penyelidikan lalu berlanjut ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), menyambung temuan awal beras SPHP oplosan di Matraman.

Bulog melacak nomor polisi truk pengangkut, mencocokkan rekaman CCTV di kantor Bulog DKI Jakarta, dan memeriksa surat jalan. Jejak itu berujung pada pemilik RPK yang tercatat membeli beras lewat Klik SPHP.

Baca Juga:  Harga Tiket Pesawat Nataru Turun 11-13%, Mendagri Minta Maskapai Tak Pasang Tarif Tertinggi

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan alurnya: beras SPHP dibeli dari Bulog, kemasan aslinya dibongkar, lalu dipindah ke karung lain. Sebagian dijual sebagai beras premium, sebagian lain dioplos lebih dulu sebelum dipasarkan.

Delapan pejabat dicopot, satgas menyisir RPK

Amran menjatuhkan sanksi kepada 10 pejabat Bulog dan Badan Pangan Nasional (Bapanas), dengan rincian delapan dicopot dan dua diberi surat peringatan, seperti dibahas dalam pencopotan 8 pejabat Bulog dan Bapanas. “Karena tanggung jawab, kita tidak tahu nanti sampai di mana keterlibatannya, tetapi dia lalai menjalankan tugas,” ujar Amran.

Dari sisi Bulog, Rizal menyebut enam pegawai di wilayah DKI Jakarta dinonaktifkan, dari tingkat kantor wilayah hingga bagian terkait, ditambah dua pejabat Bapanas. Ia menegaskan penonaktifan itu langkah sementara selama pemeriksaan, bukan penetapan bersalah.

Bulog juga membentuk satgas bersama kepolisian untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pegawai internal. Satgas khusus lain akan memeriksa RPK di seluruh Indonesia, terutama mitra yang pesanannya melebihi kuantum atau terlalu sering dalam waktu berdekatan.

Bagi mitra RPK, pola pesanan kini menjadi bahan pemeriksaan, sehingga pesanan di luar kuantum berisiko ditelusuri. Kamu bisa melaporkan dugaan pelanggaran pegawai Bulog lewat layanan pengaduan BELLA (BULOG Intelligent Assistant) yang terhubung dengan pengawas internal perusahaan.

Berita Terkait

Bisnis · Beras SPHP