TERKINI
Cita Tenun Indonesia Bawa Tenun Lampung, Kalimantan Barat, dan Bangka ke Panggung Utama JFW 2027/// Silmy Karim Didakwa Peras Pemohon Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar, Terima Rp1,2 Miliar/// DJP Tegaskan PPN Pembalut Bukan Pajak Menstruasi, Begini Hitungannya/// Bos Bulog Bongkar Modus Pengoplos Beras SPHP, Borong 8 Ton dalam Dua Hari/// Polri Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terkait Karhutla Berulang/// Cita Tenun Indonesia Bawa Tenun Lampung, Kalimantan Barat, dan Bangka ke Panggung Utama JFW 2027/// Silmy Karim Didakwa Peras Pemohon Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar, Terima Rp1,2 Miliar/// DJP Tegaskan PPN Pembalut Bukan Pajak Menstruasi, Begini Hitungannya/// Bos Bulog Bongkar Modus Pengoplos Beras SPHP, Borong 8 Ton dalam Dua Hari/// Polri Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terkait Karhutla Berulang///
Hari Besar

Hari Sumpah Pemuda 2026: Tema, Logo, Jadwal Upacara, dan Isi Ikrarnya

Tema, logo, jadwal, dan 15 langkah susunan upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada Rabu, 28 Oktober 2026, lengkap dengan isi ikrar dalam ejaan asli dan daftar organisasi peserta Kongres Pemuda II.

Berita.co – Hari Sumpah Pemuda 2026 adalah peringatan ke-98, dan upacaranya digelar serentak pada Rabu, 28 Oktober 2026. Kementerian Pemuda dan Olahraga sudah menerbitkan surat edaran berisi tema, logo, jadwal, dan susunan upacara untuk peringatan ini.

Kalau kamu guru, ASN, atau pengurus sekolah dan kantor yang kebagian menyiapkan upacara, semua bahan pokoknya ada di artikel ini. Tanggal peringatan lain sepanjang tahun bisa kamu lihat di daftar hari besar nasional 2026.

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026

Menurut SE Menpora Nomor 10.14.19 Tahun 2026, tema resmi peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 adalah kalimat di bawah ini.

Edaran itu ditetapkan pada 14 Oktober 2026, jadi pakai tema ini persis seperti tertulis di spanduk, backdrop, maupun naskah sambutan.

Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia

Edaran menyebut peringatan ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan pemuda serta meningkatkan peran kepemimpinan pemuda dalam pembangunan.

Tujuan lainnya adalah mendorong pemuda yang kreatif, inovatif, berdaya saing, dan berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa.

Tiga kata pertama dalam tema itu juga menjadi dasar desain logo resminya. Kalau kamu menyusun sambutan, dekorasi, atau materi kelas, ketiga nilai ini bisa jadi benang merahnya.

Logo Hari Sumpah Pemuda 2026 dan maknanya

Edaran yang sama memuat logo peringatan ke-98 dalam dua versi, yaitu main logo dan horizontal logo.

Setiap nilai pada tema punya makna visual tersendiri seperti dirangkum dalam tabel berikut.

NilaiMakna dalam logo
PatriotikGerak melingkar menyerupai sayap Garuda, simbol bahwa cinta tanah air adalah daya angkat, bukan beban.
GigihLogam tidak langsung bersinar, karena ia butuh waktu, tekanan, dan panas.
BerempatiCahaya yang lahir di tengah pusaran tidak menyilaukan, tetapi menghangatkan.

Filosofi keseluruhan logo ini diberi nama “Besi Yang Menjadi Cahaya”. Edaran menjelaskan bahwa besi adalah tubuh kita, api adalah semangat kita, dan cahaya adalah tujuan kita.

Baca Juga:  Liburan Akhir Tahun 2026: Tanggal Libur, Diskon Tiket Nataru, dan Persiapannya

Gambar logo resmi ada di lampiran edaran tersebut, jadi ambil dari dokumen aslinya dan hindari versi hasil unggahan ulang.

Cara ini menjaga warna dan proporsi logo tetap sama dengan aslinya saat dicetak di spanduk atau dipakai di media sosial instansi.

Jadwal dan susunan upacara 28 Oktober 2026

Upacara diselenggarakan secara tatap muka pada Rabu, 28 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 sampai selesai mengikuti waktu setempat.

Tempatnya di halaman kantor, lapangan, atau lokasi lain yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Peserta upacara memakai Pakaian Dinas Harian, sedangkan petugas upacara berpakaian sesuai ketentuan.

Susunan acaranya terdiri dari 15 langkah berikut, dan urutannya sebaiknya tidak diubah saat kamu menyusun naskah pembawa acara.

  1. Peserta dan petugas upacara siap di tempat upacara.
  2. Pemimpin upacara menyiapkan barisan.
  3. Pembina upacara memasuki tempat upacara.
  4. Penghormatan umum kepada pembina upacara.
  5. Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara.
  6. Pengibaran bendera Sang Merah Putih.
  7. Pembacaan Pancasila oleh pembina upacara, diikuti seluruh peserta.
  8. Pembacaan teks keputusan kongres pemuda Indonesia 1928.
  9. Pemberian tanda penghargaan di bidang kepemudaan (jika ada).
  10. Sambutan pembina upacara.
  11. Menyanyikan lagu-lagu nasional, yaitu Bangun Pemudi Pemuda dan Satu Nusa Satu Bangsa.
  12. Pembacaan doa.
  13. Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara.
  14. Penghormatan umum kepada pembina upacara.
  15. Upacara selesai.

Teks yang dibacakan pada langkah kedelapan adalah putusan kongres 1928 yang dikenal sebagai ikrar Sumpah Pemuda. Isi lengkapnya dalam ejaan asli ada di bagian ikrar di bawah, jadi petugas pembaca bisa berlatih dari teks yang sama.

Selain upacara, pemerintah daerah diimbau menyemarakkan peringatan lewat berbagai kegiatan kepemudaan.

Contohnya seminar, dialog kepemudaan, kegiatan sosial, olahraga, seni dan budaya, aksi kepemudaan, serta kegiatan kreatif lain yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerah masing-masing.

Baca Juga:  Sejarah Sumpah Pemuda, dari Kongres Pemuda I 1926 sampai Tiga Rapat 27 dan 28 Oktober 1928

Apakah 28 Oktober 2026 libur?

Jawabannya tidak, karena 28 Oktober 2026 bukan hari libur nasional maupun cuti bersama.

Menurut SKB Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, tidak ada satu pun tanggal di bulan Oktober dalam daftar libur nasional maupun daftar cuti bersama.

Karena itu, upacara pukul 08.00 berlangsung pada hari kerja biasa, sehingga jadwal kantor dan sekolah perlu diatur di sekitar waktu upacara.

Pola serupa berlaku untuk Hari Santri 2026, yang juga jatuh di bulan Oktober tanpa status libur nasional.

Isi ikrar Sumpah Pemuda

Lampiran edaran memuat teks putusan kongres pemuda Indonesia 1928 dalam ejaan aslinya. Tiga butir putusan berikut inilah yang dikenal sebagai ikrar Sumpah Pemuda.

  1. “KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH-DARAH JANG SATOE, TANAH INDONESIA.”
  2. “KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA.”
  3. “KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATUAN, BAHASA INDONESIA.”

Di upacara, ketiga butir ini dibacakan sebagai teks keputusan kongres pada langkah kedelapan susunan acara.

Jadi naskah yang dipegang petugas sebaiknya memakai versi lampiran edaran, bukan salinan dari pesan berantai yang ejaannya sering berbeda. Baca isi sumpah pemuda lebih lengkap disini.

Kalau kamu ingin menjelaskan maknanya ke siswa, pakai parafrase dalam ejaan yang berlaku tanpa mengubah teks yang dibacakan.

Intinya, para pemuda mengaku bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, yaitu Indonesia.

Organisasi pemuda peserta Kongres Pemuda II

Teks putusan menyebut sembilan organisasi pemuda yang ikut dalam rapat tersebut. Kesembilan organisasi itu tercantum dalam daftar berikut.

  1. Jong Java
  2. Jong Sumatranen Bond (Pemoeda Soematera)
  3. Pemoeda Indonesia
  4. Sekar Roekoen Pasoendan
  5. Jong Islamieten Bond
  6. Jong Bataks
  7. Jong Celebes
  8. Pemoeda Kaoem Betawi
  9. Perhimpoenan Peladjar-Peladjar Indonesia
Baca Juga:  Isi Sumpah Pemuda: Teks Asli 1928, Versi Ejaan Baku, dan Arti Tiap Butirnya

Nama-namanya ditulis persis seperti dalam teks putusan, termasuk ejaan lamanya. Kalau kamu menyiapkan kuis atau materi kelas, pakai daftar ini supaya nama organisasinya tidak tertukar atau tertulis keliru.

Sejarah singkat Kongres Pemuda II 1928

Hari Sumpah Pemuda berakar pada Kongres Pemuda II yang berlangsung pada 27 dan 28 Oktober 1928. Kongres itu menghasilkan ikrar Sumpah Pemuda yang menegaskan semangat persatuan dan kesatuan pemuda Indonesia.

Teks putusan mencatat rapat tersebut digelar di Djakarta, sebutan Jakarta dalam ejaan lama. Tanggal 28 Oktober inilah yang diperingati setiap tahun sebagai Hari Sumpah Pemuda, dan peringatan 2026 menjadi yang ke-98.

Sebelum hari upacara, pastikan lima hal berikut sudah cocok dengan isi edaran. Semuanya bisa kamu periksa langsung di dokumen yang sama tanpa perlu mencari sumber lain.

  • Tema ditulis persis sama dengan kutipan di bagian tema, termasuk tanda bacanya, di semua materi.
  • Logo diambil dari lampiran edaran, bukan dari unggahan ulang.
  • Susunan acara mengikuti 15 langkah resmi, termasuk pembacaan teks keputusan kongres 1928.
  • Upacara dimulai pukul 08.00 waktu setempat, secara tatap muka.
  • Peserta memakai Pakaian Dinas Harian, petugas sesuai ketentuan.

Kalau instansi atau pemerintah daerahmu memberi arahan teknis tambahan, ikuti arahan resmi itu, bukan dari siapa saja yang meneruskan pesan berantai. Untuk menyusun agenda 2027, cek juga kalender 2027 sebagai acuan tanggal-tanggal pentingnya.

Berita Terkait

Nasional · Hari Sumpah Pemuda