TERKINI
Menhub Minta Aplikator Ojol Awasi Keselamatan dan Perawatan Motor Mitra/// Polisi Dalami Peran Tiga Orang Lain di Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati Bekasi/// MK Nyatakan Tak Ada Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Pansus DPR Diusulkan/// Kejagung Limpahkan 5 Tersangka Dugaan Korupsi Motor Listrik MBG, Kerugian Negara Rp863,8 Miliar/// UGM Naik ke Kelompok 801-1000 Dunia di THE WUR 2027, UIN Sunan Kalijaga Unggul di Jogja-Jateng/// Menhub Minta Aplikator Ojol Awasi Keselamatan dan Perawatan Motor Mitra/// Polisi Dalami Peran Tiga Orang Lain di Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati Bekasi/// MK Nyatakan Tak Ada Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Pansus DPR Diusulkan/// Kejagung Limpahkan 5 Tersangka Dugaan Korupsi Motor Listrik MBG, Kerugian Negara Rp863,8 Miliar/// UGM Naik ke Kelompok 801-1000 Dunia di THE WUR 2027, UIN Sunan Kalijaga Unggul di Jogja-Jateng///
Nasional

BGN Bantah Lokasi Jenazah Terborgol di Kendal adalah Gedung SPPG

BGN menegaskan bangunan tempat ditemukannya jenazah terborgol di Kendal bukan gedung SPPG dan tidak terkait program Makan Bergizi Gratis, sembari mengimbau masyarakat memverifikasi informasi sebelum mengaitkannya dengan program pemerintah.

jenazah terborgol

Berita.co – Badan Gizi Nasional (BGN) membantah kabar yang mengaitkan penemuan jenazah dengan tangan terborgol di sebuah bangunan di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, dengan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Klarifikasi ini disampaikan pada Sabtu, 10 Oktober 2026, setelah kabar yang mengait-ngaitkan bangunan tempat jenazah ditemukan dengan program MBG beredar di masyarakat.

Apa yang dibantah BGN?

Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, menyatakan bangunan tempat ditemukannya jenazah itu bukan gedung SPPG dan tidak memiliki ID SPPG resmi. Tysa menjelaskan bahwa di lokasi tersebut juga tidak pernah ada kegiatan maupun aktivitas yang berkaitan dengan program MBG.

Bangunan itu juga disebut bukan bagian dari gedung yang terdampak kebijakan moratorium pembangunan atau operasional SPPG. Tysa menambahkan, tidak ada mitra BGN yang mengklaim kepemilikan atas bangunan tersebut. Jenazah dengan tangan terborgol itu ditemukan di sebuah rumah kosong.

Dasar klarifikasi BGN

Tysa menegaskan, berdasarkan hasil penelusuran dan koordinasi dengan Koordinator Wilayah setempat, pihaknya memastikan bangunan tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan BGN maupun pelaksanaan program MBG. BGN menyampaikan klarifikasi ini untuk mencegah kesimpangsiuran informasi dan memastikan masyarakat memperoleh keterangan yang akurat.

BGN mengimbau masyarakat untuk tidak langsung mengaitkan suatu peristiwa dengan program pemerintah sebelum fakta dan keterkaitannya terverifikasi. Kasus penemuan jenazah ini sendiri masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang, dan BGN memastikan hanya menjawab soal status bangunan, bukan soal penyebab kematian.

Di sisi lain, BGN menyampaikan belasungkawa atas peristiwa ini dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan.

Berita Terkait

Nasional · BGN