Sara Wijayanto dan Demian Aditya Resmi Cerai secara Verstek, Ini Prosesnya
Pengadilan Agama Jakarta Selatan menjatuhkan putusan verstek untuk perceraian Sara Wijayanto dan Demian Aditya pada 8 Oktober 2026, setelah Demian dua kali tidak memenuhi panggilan sidang.
Berita.co – Pernikahan Sara Wijayanto dan Demian Aditya resmi berakhir lewat putusan cerai verstek yang dijatuhkan Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Sehari setelahnya, Jumat (9/10/2026), keduanya baru mengumumkan perpisahan ini secara terbuka lewat unggahan di media sosial masing-masing.
Apa itu putusan verstek dan kenapa dijatuhkan
Verstek adalah putusan yang dijatuhkan hakim tanpa kehadiran pihak tergugat di persidangan. Dalam perkara ini, gugatan cerai diajukan oleh Sara Wijayanto, sementara Demian Aditya berstatus tergugat.
Humas PA Jakarta Selatan, Abid MH, menjelaskan bahwa Demian tidak hadir pada sidang pertama maupun sidang kedua meski sudah dipanggil secara resmi sebanyak dua kali.
Karena tergugat tetap tidak muncul, majelis hakim langsung melanjutkan ke tahap pembuktian dan menjatuhkan putusan verstek pada hari yang sama, Kamis (8/10/2026).
Padahal, kata Abid, Demian sebenarnya masih diberi kesempatan untuk hadir lewat pemanggilan ulang sebelum putusan dijatuhkan, bukan langsung diputus pada ketidakhadiran pertama.
Dasar hukum dan apa yang terjadi setelah ini
Proses ini merujuk pada Pasal 125 HIR (Herziene Indonesisch Reglement), yang memungkinkan hakim menjatuhkan putusan verstek jika tergugat tidak hadir setelah dipanggil secara sah.
Pasal 126 HIR sendiri memberi ruang bagi majelis untuk memanggil ulang tergugat sebelum putusan itu benar-benar dijatuhkan. Karena Demian tetap tidak hadir pada panggilan kedua, perkara langsung masuk ke tahap pembuktian.
Dalam tahap pembuktian itu, pihak Sara melampirkan sejumlah alat bukti tertulis seperti KTP dan akta nikah. Soal harta gono-gini, Abid memastikan hal itu tidak masuk dalam pokok perkara putusan verstek ini, karena pembahasan harta bersama biasanya membutuhkan proses pembuktian lebih lanjut yang terpisah.
Kalau kamu mengikuti perkembangan kasus ini, penting dicatat bahwa status pernikahan Sara dan Demian belum sepenuhnya berkekuatan hukum tetap (inkrah).
Masih ada masa tenggang 14 hari sejak putusan diberitahukan secara resmi bagi Demian untuk mengajukan banding. Jika dalam waktu itu tidak ada banding, status cerai mereka baru resmi berlaku secara hukum.
Pernyataan Sara dan Demian ke publik

Berbeda dari proses persidangan yang berjalan sejak putusan Kamis itu, Sara dan Demian baru bicara langsung ke publik pada Jumat (9/10/2026) lewat akun Instagram pribadi masing-masing.
Sara menyebut keputusan berpisah diambil setelah melalui proses panjang dan berbagai upaya mempertahankan hubungan, sementara Demian menegaskan langkah itu merupakan kesepakatan bersama yang sudah dipikirkan matang.
Keduanya, yang menikah hampir delapan tahun, sengaja menyampaikan hal ini secara langsung untuk meluruskan rumor yang beredar, termasuk isu kekerasan dalam rumah tangga dan keterlibatan orang ketiga.
Di luar bantahan tersebut, baik Sara maupun Demian belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut soal penyebab spesifik keretakan rumah tangga mereka.

