TERKINI
Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya Dipicu Kebocoran Gas Elpiji, 5 Orang Luka/// Konser Israel Houghton di Jakarta Dibatalkan, Visa Ditolak Pemerintah Indonesia/// Kericuhan Petasan Maulid Nabi di Pondok Pinang, Begini Proses Hukum dan Mediasinya/// Panduan Darurat Kalau Salah Isi BBM Mobil, Ini yang Harus Dilakukan/// Airlangga Ungkap Syarat RI Jadi Markas Data Center AI dan Sebab Ekonomi RI Tertinggal Vietnam/// Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya Dipicu Kebocoran Gas Elpiji, 5 Orang Luka/// Konser Israel Houghton di Jakarta Dibatalkan, Visa Ditolak Pemerintah Indonesia/// Kericuhan Petasan Maulid Nabi di Pondok Pinang, Begini Proses Hukum dan Mediasinya/// Panduan Darurat Kalau Salah Isi BBM Mobil, Ini yang Harus Dilakukan/// Airlangga Ungkap Syarat RI Jadi Markas Data Center AI dan Sebab Ekonomi RI Tertinggal Vietnam///
Teknologi

OpenAI Mulai Uji Iklan Visual di ChatGPT Saat Pengguna Bikin Gambar

OpenAI akan menguji format iklan visual baru di ChatGPT mulai akhir Oktober 2026, dimulai di Amerika Serikat untuk pengguna tier Free dan Go, sambil menjaga supaya iklan tidak memengaruhi jawaban chatbot.

Berita.co – OpenAI mulai menguji format iklan visual baru di ChatGPT yang muncul saat kamu membuat gambar lewat chatbot ini.

Uji coba ini dijadwalkan mulai akhir Oktober 2026, diawali di Amerika Serikat dengan sejumlah pengiklan terbatas, sebelum nantinya diperluas ke pasar lain.

Bentuk Iklan dan Cara Kerjanya

Format baru ini tampil lebih besar dibanding iklan ChatGPT sebelumnya yang hanya berupa teks di antara pesan percakapan.

Iklan visual bisa berupa beberapa thumbnail atau satu gambar selebar layar, ditempatkan terpisah dari hasil gambar yang kamu buat sendiri lewat ChatGPT, dan diberi label jelas sebagai materi iklan.

OpenAI menegaskan iklan ini tidak menjadi bagian dari jawaban ChatGPT dan tidak memengaruhi respons yang kamu terima.

Perusahaan juga menyiapkan batasan supaya iklan tidak muncul di percakapan yang dianggap sensitif, termasuk saat kamu terdeteksi berada dalam kondisi emosional yang rentan.

Sistem ini diawasi lewat pemeriksaan otomatis sekaligus tinjauan manusia.

Siapa yang Kena Dampaknya Duluan

Untuk tahap awal, format iklan visual ini kemungkinan hanya tampil di akun ChatGPT Free dan Go, mengikuti pola iklan teks yang sudah berjalan sejak Februari 2026.

Kalau kamu pakai ChatGPT Plus, Pro, Business, Enterprise, atau Edu, kamu tidak akan melihat iklan ini. Akun yang teridentifikasi milik pengguna di bawah 18 tahun juga dikecualikan.

Artinya, perubahan ini paling kerasa buat kamu yang mengandalkan tier gratis ChatGPT untuk bikin gambar. Fungsi intinya tidak berubah, yang bertambah cuma elemen iklan di sekitar hasil gambarmu.

Pengujian format visual ini melanjutkan ekspansi bisnis iklan ChatGPT yang sudah berjalan sejak awal tahun.

Sejak September 2026, ChatGPT Ads tersedia di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Taiwan, sehingga total sudah menjangkau lebih dari 60 negara.

OpenAI menyebut layanan iklan ini sudah mencapai annualized revenue run rate sekitar US$1 miliar kurang dari 200 hari sejak diluncurkan, dengan puluhan ribu pengiklan aktif.

Di sisi infrastruktur, OpenAI menggandeng Hightouch, Tealium, dan LiveRamp supaya pengiklan bisa mengirim data konversi dari sistem yang sudah mereka pakai ke platform iklan ChatGPT.

Perusahaan juga sudah menyediakan opsi pembelian cost-per-click dan Ads Manager self-serve sejak Mei 2026, menurut Selular.

Skala Besar, Batas yang Masih Harus Dibuktikan

OpenAI mengklaim ChatGPT kini dipakai sekitar 1,2 miliar pengguna setiap minggu, angka yang membuat platform ini punya potensi besar sebagai kanal iklan.

Tapi skala sebesar itu juga berarti cara iklan ditampilkan jadi krusial, karena ChatGPT dirancang sebagai layanan percakapan, bukan mesin pencari yang penggunanya sudah biasa melihat iklan di hasil pencarian.

Klaim bahwa iklan tidak memengaruhi jawaban ChatGPT baru bisa diuji begitu format visual ini benar-benar tayang ke pengguna akhir Oktober 2026, menurut laporan Gizmologi.

Sampai saat itu, batas antara konten yang dihasilkan AI dan materi komersial masih berupa kebijakan di atas kertas.

Berita Terkait

Teknologi · ChatGPT Ads