TERKINI
Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya Dipicu Kebocoran Gas Elpiji, 5 Orang Luka/// Konser Israel Houghton di Jakarta Dibatalkan, Visa Ditolak Pemerintah Indonesia/// Kericuhan Petasan Maulid Nabi di Pondok Pinang, Begini Proses Hukum dan Mediasinya/// Panduan Darurat Kalau Salah Isi BBM Mobil, Ini yang Harus Dilakukan/// Airlangga Ungkap Syarat RI Jadi Markas Data Center AI dan Sebab Ekonomi RI Tertinggal Vietnam/// Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya Dipicu Kebocoran Gas Elpiji, 5 Orang Luka/// Konser Israel Houghton di Jakarta Dibatalkan, Visa Ditolak Pemerintah Indonesia/// Kericuhan Petasan Maulid Nabi di Pondok Pinang, Begini Proses Hukum dan Mediasinya/// Panduan Darurat Kalau Salah Isi BBM Mobil, Ini yang Harus Dilakukan/// Airlangga Ungkap Syarat RI Jadi Markas Data Center AI dan Sebab Ekonomi RI Tertinggal Vietnam///
Teknologi

GPT-6 Sol dan Luna Meluncur, Harga API OpenAI Turun Separuh

OpenAI resmi merilis GPT-6 Sol dan GPT-6 Luna pada 22 September 2026 dengan harga API turun 50 persen dari generasi GPT-5.6. Klaim soal berkurangnya kesalahan dan skor benchmark masih berasal dari evaluasi internal OpenAI, bukan pengujian independen.

Berita.co – Angka “$2 per 1 juta token” kedengarannya teknis banget kalau kamu bukan yang biasa pasang API AI ke aplikasi. Tapi angka itu yang berubah pekan ini.

OpenAI merilis dua model baru, GPT-6 Sol dan GPT-6 Luna, dengan harga akses API yang turun 50 persen dibanding generasi sebelumnya, GPT-5.6.

Dua model untuk kebutuhan yang berbeda

GPT-6 Sol dan GPT-6 Luna melengkapi GPT-6 Astra yang lebih dulu diperkenalkan OpenAI awal September 2026. Ketiganya punya peran berbeda, bukan sekadar versi yang lebih baru dari yang sebelumnya.

GPT-6 Sol dibuat untuk pekerjaan yang butuh penalaran lebih berat, seperti coding kompleks, penggunaan komputer, dan workflow berbasis agen AI.

Sedangkan GPT-6 Luna sebaliknya dirancang untuk tugas yang lebih sederhana tapi jumlahnya banyak, misalnya merangkum dokumen panjang, mengekstrak informasi, atau menjawab pertanyaan singkat secara cepat.

GPT-6 Sol dan Luna resmi digulirkan pada 22 September 2026. Dengan begitu, keluarga GPT-6 kini punya tiga model, yaitu Astra untuk pekerjaan paling menuntut, Sol untuk pekerjaan kompleks dengan biaya lebih rendah, dan Luna untuk tugas ringan bervolume tinggi.

Harga API turun separuh

Kalau kamu bukan developer yang berurusan langsung dengan API, token gampangnya adalah satuan hitung teks yang diproses model AI, baik teks yang kamu kirim sebagai input maupun yang dihasilkan model sebagai output. Semakin banyak token yang diproses, semakin besar biayanya.

Untuk konteks standar hingga 272.000 token, GPT-6 Sol dibanderol 2 dolar AS per 1 juta token input dan 10 dolar AS per 1 juta token output. Sebagai perbandingan, GPT-5.6 Sol sebelumnya dikenakan 4 dolar AS untuk input dan 20 dolar AS untuk output. GPT-6 Luna jauh lebih murah lagi, yakni 0,10 dolar AS per 1 juta token input dan 0,50 dolar AS per 1 juta token output.

Buat kamu yang membangun aplikasi atau fitur berbasis AI, penurunan ini berarti biaya operasional bisa turun signifikan tanpa harus ganti model. Tapi biaya akhir tetap bergantung pada seberapa banyak token yang kamu proses.

Semakin besar volume pemakaian, semakin terasa juga penghematannya, dan sebaliknya kalau volumenya kecil, selisihnya juga tidak terlalu terasa.

Klaim kesalahan berkurang separuh, tapi perlu konteks

Selain harga, OpenAI juga mengklaim GPT-6 Sol lebih jarang salah dibanding pendahulunya. Perwakilan OpenAI menyatakan, “Pada evaluasi faktualitas internal kami, yang didasarkan pada percakapan dunia nyata yang dianonimkan di mana pengguna menandai kesalahan oleh model kami, GPT-6 Sol membuat sekitar setengah dari kesalahan pendahulunya, mencapai keandalan tingkat Astra dengan biaya yang jauh lebih rendah.”

Klaim ini perlu dibaca hati-hati. Evaluasi tersebut memakai percakapan yang sebelumnya sudah ditandai pengguna sebagai mengandung kesalahan, bukan sampel acak dari seluruh penggunaan di dunia nyata.

Artinya, angka setengah lebih sedikit kesalahan itu berlaku untuk kasus yang memang rawan salah, bukan jaminan tingkat akurasi di semua skenario pemakaian kamu sehari-hari.

Benchmark coding, dua angka dari dua sumber yang beda

Ini bagian yang menurutku paling gampang bikin orang salah paham. Masih dari sumber yang sama soal tanggal rilis di atas, ada skor pengujian penggunaan komputer OSWorld 2.0 offline, GPT-6 Sol pada konfigurasi tertentu mencatat skor 60,5 persen, dibandingkan 60,3 persen milik Claude Opus 5 pada konfigurasi pengujian yang disebut OpenAI sendiri.

Ada juga angka lain dari benchmark yang berbeda. Menurut benchmark DeepSWE 1.1, GPT-6 Sol mencatat skor 68,8 persen pada tingkat reasoning maksimum, sementara GPT-6 Luna mencatat 66,6 persen.

Dua angka ini datang dari dua benchmark yang berbeda, jadi jangan disatukan seolah itu satu ukuran yang sama. Yang perlu kamu ingat, keduanya adalah evaluasi internal atau konfigurasi yang ditentukan sendiri oleh OpenAI, bukan hasil pengujian independen pihak ketiga.

Beda konfigurasi dan metodologi bisa menghasilkan angka yang beda pula, jadi angka ini lebih cocok dibaca sebagai klaim vendor ketimbang fakta yang sudah final.

Ada satu detail teknis lain yang relevan buat kamu yang pakai tool coding berbasis AI. Prompt caching, yaitu menyimpan bagian input yang sama supaya tidak diproses ulang dari nol, kini memberi diskon hingga 90 persen untuk token yang kena cache.

GitHub melaporkan langkah ini memangkas lebih dari 50 persen bagian prompt token yang perlu diproses ulang pada miliaran permintaan ke model OpenAI di Copilot. Buat kamu yang kerjaannya berulang, misalnya coding agent yang terus membaca file yang sama, bagian ini yang lebih langsung berdampak ke biaya harian dibanding angka benchmark itu sendiri.

Kapan dan di mana kamu bisa pakai

GPT-6 Sol dan Luna sudah bisa diakses lewat ChatGPT Work dan Codex untuk pengguna Plus, Pro, Business, Enterprise, dan Edu, juga lewat API. GPT-6 Luna juga mulai tersedia untuk pengguna ChatGPT Free dan Go lewat aplikasi desktop, dengan rollout bertahap ke platform lain.

Peluncuran ini terjadi di tengah persaingan yang makin ketat. Anthropic memperkenalkan Claude Opus 5.5 sekitar 90 menit sebelum OpenAI mengumumkan Sol dan Luna, pada hari yang sama.

Kalau prioritas kamu adalah biaya, penurunan harga API 50 persen ini nyata dan langsung kelihatan di tagihan. Tapi kalau prioritas kamu adalah kepastian performa, klaim soal berkurangnya kesalahan dan skor benchmark di atas masih berasal dari pengujian internal OpenAI sendiri, bukan hasil verifikasi independen.

Buat kamu yang lagi mempertimbangkan pindah model atau upgrade dari GPT-5.6, lebih aman menguji langsung dengan beban kerja kamu sendiri, ketimbang mengambil kesimpulan cuma dari angka yang dipublikasikan vendor.

Berita Terkait

Teknologi · GPT-6