Apple Resmi Umumkan HomeView dan Apple Home Collection, Lini Smart Home Gandeng LG dan Schneider Electric
Apple memperkenalkan HomeView dan Apple Home Collection pada 13 Oktober 2026, lini smart home yang menggandeng LG Electronics dan Schneider Electric untuk kamera, kunci pintar, dan termostat. Ketersediaannya baru menyasar Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada, belum termasuk Indonesia.
Berita.co – Apple resmi memperkenalkan HomeView, perangkat kontrol rumah pintar berlayar 7 inci, sekaligus merilis lini aksesori baru bernama Apple Home Collection pada 13 Oktober 2026.
Kedua produk ini melengkapi ekosistem Apple Home yang sudah berjalan di iPhone, dan kali ini Apple menggandeng dua produsen perangkat rumah tangga, LG Electronics dan Schneider Electric, untuk mengisi lini kamera, kunci pintu, dan termostat.
HomeView, pusat kendali yang bisa ditempel di meja
HomeView berbentuk layar sentuh 7 inci yang disambung engsel baja nirkarat, sehingga posisinya bisa dimiringkan sesuai tinggi meja atau dinding tempat dipasang. Pemesanan dibuka sejak tanggal pengumuman, dan unitnya baru tersedia mulai 13 November 2026. Harganya USD299, setara sekitar Rp5,35 juta, tersedia dalam empat pilihan warna, silver, starlight, rose pink, dan space gray.
Satu detail yang menarik perhatian sejumlah pengamat, desain konsol HomeView punya kemiripan dengan konsol tengah Ferrari Luce, mobil listrik pertama Ferrari yang interiornya digarap LoveFrom, kolektif desain bentukan mantan kepala desain Apple Jony Ive dan Marc Newson. Kemiripan ini bukan kebetulan karena tim desain yang sama terlibat di kedua proyek selama lima tahun.
Apple Home Collection, bukan cuma layar tapi satu paket sensor

Layar 7 inci di HomeView cuma separuh cerita. Bagian yang lebih menentukan buat pemakaian sehari-hari ada di Apple Home Collection, rangkaian aksesori yang dikembangkan bersama LG Electronics dan Schneider Electric.
Isinya empat kamera keamanan, Video Doorbell, Floodlight Cam, Outdoor Cam, dan Indoor Cam, satu kunci pintu pintar bernama Smart Deadbolt Lock, dua termostat pintar, dan sensor suhu terpisah.
Keempat kamera itu merekam sampai resolusi 2,5K dan bisa mengenali orang, wajah yang dikenal, hewan peliharaan, kendaraan, serta paket, asal dipasangkan dengan layanan iCloud+ yang kompatibel. Rekamannya tersimpan 10 hari tanpa biaya tambahan di luar paket iCloud+ yang sudah dipunya pengguna.
Smart Deadbolt Lock memakai Ultra Wideband untuk mendeteksi iPhone atau Apple Watch yang membawa home key saat mendekati pintu, jadi pintu bisa terbuka otomatis tanpa pengguna mengetuk apa pun. Kalau perangkat Ultra Wideband tidak terdeteksi, kunci ini tetap bisa dibuka lewat PIN atau kunci fisik cadangan, dan fungsi utamanya tetap jalan secara lokal meski rumah sedang tidak terhubung internet, karena mendukung Matter dan Aliro.
Kenapa satu aplikasi dan protokol Thread itu penting
Buat kamu yang terbiasa pasang aplikasi baru tiap kali beli gadget rumah pintar, bagian ini yang paling relevan. Seluruh perangkat Home Collection diatur lewat satu aplikasi Home di iPhone atau lewat perintah suara Siri, tanpa akun atau aplikasi tambahan per produk.
Semua perangkat juga mendukung protokol Thread, yang fungsinya menjaga koneksi antar-aksesori tetap stabil meski jaringan Wi-Fi rumah berganti atau terputus sementara.
Koneksi yang stabil ini yang memungkinkan otomatisasi berbasis skenario atau scene berjalan konsisten. Misalnya, saat anggota keluarga terakhir keluar rumah, sistem bisa mengunci pintu, menyalakan pemantauan kamera, dan menyesuaikan suhu secara bersamaan tanpa pengguna menekan tombol apa pun.
Apple juga menyebut data dan rekaman di aplikasi Home dilindungi enkripsi end-to-end, yang menurut perusahaan tidak bisa diakses oleh Apple sendiri maupun oleh LG dan Schneider Electric sebagai mitra pengembang.
Harga per perangkat dan ketersediaannya
Harga Home Collection bervariasi tergantung jenis perangkat. Sensor suhu jadi yang termurah, mulai USD39,95 atau sekitar Rp715 ribuan, sementara Floodlight Cam jadi yang termahal di kisaran USD399,95 atau sekitar Rp7,2 juta. Smart Deadbolt Lock dan dua termostat pintar ada di kisaran USD199,95 sampai USD349,95, atau sekitar Rp3,6 juta sampai Rp6,3 juta.
Rincian harga ini, termasuk kutipan Matthew Costello, Vice President of Hardware Engineering Apple, soal alasan kolaborasi dengan LG dan Schneider Electric.
Soal ketersediaan, Apple Home Collection mulai dijual Desember 2026, tapi hanya di Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada. Sebagian aksesori lain, termasuk kunci pintu dan termostat, baru menyusul awal 2027, dan itu pun masih terbatas di AS dan Kanada.
Indonesia sendiri belum masuk daftar negara peluncuran yang diumumkan, dan Apple juga belum memberikan informasi harga resmi maupun jadwal kehadirannya di pasar Indonesia.
Buat kamu yang sudah punya ekosistem Apple Home di rumah, HomeView menambah satu titik kendali baru yang bisa ditaruh di ruang yang sering dilewati, bukan menggantikan HomePod atau Apple TV yang sudah berfungsi sebagai hub.
Buat yang belum punya perangkat Apple Home sama sekali, Home Collection menawarkan jalan masuk yang lebih terintegrasi dibanding merakit sendiri kamera dan kunci dari merek berbeda, tapi dengan harga dalam dolar Amerika Serikat dan ketersediaan yang belum menyentuh Indonesia.
Kemudahan satu ekosistem di satu sisi, ketergantungan pada jadwal rilis regional Apple di sisi lain. Kalau kamu memang berencana membeli salah satu perangkat ini, cek dulu jadwal peluncuran resmi dan ketersediaan distribusi di wilayahmu sebelum menghitung konversi harganya.

