TERKINI
Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya Dipicu Kebocoran Gas Elpiji, 5 Orang Luka/// Konser Israel Houghton di Jakarta Dibatalkan, Visa Ditolak Pemerintah Indonesia/// Kericuhan Petasan Maulid Nabi di Pondok Pinang, Begini Proses Hukum dan Mediasinya/// Panduan Darurat Kalau Salah Isi BBM Mobil, Ini yang Harus Dilakukan/// Airlangga Ungkap Syarat RI Jadi Markas Data Center AI dan Sebab Ekonomi RI Tertinggal Vietnam/// Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya Dipicu Kebocoran Gas Elpiji, 5 Orang Luka/// Konser Israel Houghton di Jakarta Dibatalkan, Visa Ditolak Pemerintah Indonesia/// Kericuhan Petasan Maulid Nabi di Pondok Pinang, Begini Proses Hukum dan Mediasinya/// Panduan Darurat Kalau Salah Isi BBM Mobil, Ini yang Harus Dilakukan/// Airlangga Ungkap Syarat RI Jadi Markas Data Center AI dan Sebab Ekonomi RI Tertinggal Vietnam///
Mobil

Toyota Veloz Hybrid Tembus Produksi 15.737 Unit, TMMIN Siapkan Tambahan Fasilitas Baterai

TMMIN mencatat produksi Toyota Veloz Hybrid tembus 15.737 unit hingga akhir Agustus 2026 dan bersiap menambah fasilitas produksi baterai untuk menjaga pasokan di tengah tingginya permintaan.

Berita.co – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mencatat produksi Toyota Veloz Hybrid (HEV) sudah menembus 15.737 unit sejak model ini mulai diproduksi hingga akhir Agustus 2026.

Permintaan yang tinggi terhadap mobil keluarga elektrifikasi ini membuat TMMIN bersiap menambah fasilitas produksi baterai.

Produksi Tembus 15.737 Unit per Agustus 2026

Wakil Presiden Direktur TMMIN, I Nyoman Winaya, menyampaikan angka produksi tersebut di Karawang, Jawa Barat, Selasa (29/9/2026), seperti dikutip kumparan.com.

Menurutnya, kapasitas produksi TMMIN pada dasarnya menyesuaikan permintaan konsumen, dan sejauh ini permintaan terhadap Veloz Hybrid terus naik.

Dari sisi pemesanan, surat pemesanan kendaraan (SPK) Veloz Hybrid tercatat melampaui 20 ribu unit untuk periode Februari sampai September 2026, dan secara terpisah tercatat melampaui 19 ribu unit untuk periode November 2025 sampai Agustus 2026.

Dua angka ini berasal dari periode hitung yang berbeda, jadi perlakukan sebagai dua data terpisah, bukan angka yang sama dari dua laporan. Kalau kamu mau angka SPK paling baru, konfirmasi langsung ke dealer resmi Toyota terdekat.

TMMIN Siapkan Tambahan Fasilitas Produksi Baterai

Untuk menjaga pasokan, TMMIN tengah mempelajari kemungkinan menjadikan Plant 1 sebagai lokasi produksi baterai HEV, yang saat ini masih dikerjakan di Plant 2.

Langkah ini berjalan beriringan dengan kerja sama TMMIN dengan Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) untuk memperkuat ekosistem industri manufaktur otomotif nasional, dengan nilai investasi yang disebutkan tembus Rp1,3 triliun.

Nyoman menjelaskan, kolaborasi dengan CATL ini berbeda dari proyek sejenis karena tidak berhenti di level perakitan, melainkan mencakup produksi sel hingga modul baterai.

Detail implementasinya pada produk Toyota, menurut Nyoman, akan diinformasikan lebih lanjut pada waktu yang tepat.

Pasar Domestik Masih Jadi Prioritas, Ekspor Tetap Terbuka

Untuk saat ini, Veloz Hybrid masih difokuskan memenuhi kebutuhan pasar Indonesia.

Ekspor tetap menjadi opsi ke depan, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik masing-masing pasar tujuan, menurut keterangan Nyoman yang dikutip Rabu (30/9/2026).

Sejumlah model Toyota buatan Indonesia memang sudah diekspor, antara lain Avanza/Veloz, Raize, Yaris Cross, Fortuner, serta Agya/Wigo, dengan Avanza dan Veloz sebagai kontributor ekspor terbesar.

Artinya, kalau nanti Veloz Hybrid ikut diekspor, itu mengikuti jalur yang sudah ada pada basis model non-hybridnya.

Kapasitas Pabrik Karawang dan Produksi Toyota Secara Keseluruhan

Pabrik TMMIN di Karawang punya kapasitas produksi sekitar 282.000 unit kendaraan per tahun.

elain Veloz Hybrid, fasilitas ini juga merakit beberapa kendaraan elektrifikasi lain, yaitu Kijang Innova Zenix HEV, Yaris Cross HEV, dan mobil listrik Toyota bZ4X.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip, produksi mobil Toyota di Indonesia mencapai 353.778 unit sepanjang Januari sampai Agustus 2026, naik 5,2 persen secara tahunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 336.332 unit.

Berita Terkait

Otomotif · mobil hybrid