TERKINI
Cita Tenun Indonesia Bawa Tenun Lampung, Kalimantan Barat, dan Bangka ke Panggung Utama JFW 2027/// Silmy Karim Didakwa Peras Pemohon Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar, Terima Rp1,2 Miliar/// DJP Tegaskan PPN Pembalut Bukan Pajak Menstruasi, Begini Hitungannya/// Bos Bulog Bongkar Modus Pengoplos Beras SPHP, Borong 8 Ton dalam Dua Hari/// Polri Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terkait Karhutla Berulang/// Cita Tenun Indonesia Bawa Tenun Lampung, Kalimantan Barat, dan Bangka ke Panggung Utama JFW 2027/// Silmy Karim Didakwa Peras Pemohon Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar, Terima Rp1,2 Miliar/// DJP Tegaskan PPN Pembalut Bukan Pajak Menstruasi, Begini Hitungannya/// Bos Bulog Bongkar Modus Pengoplos Beras SPHP, Borong 8 Ton dalam Dua Hari/// Polri Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terkait Karhutla Berulang///
Hari Besar

Sejarah Hari Pahlawan: Kronologi Pertempuran Surabaya 1945 sampai Penetapan 10 November

Kronologi Pertempuran Surabaya dari 25 Oktober sampai 28 November 1945, angka korban dan tanggal ultimatum yang berbeda antar sumber resmi, serta dasar hukum penetapan Hari Pahlawan.

sejarah hari pahlawan

Berita.co – Setiap 10 November, Indonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang Pertempuran Surabaya 1945, setiap pelajar, guru, atau petugas upacara, kronologi di bawah membantu kamu menjelaskan peristiwa itu tanpa salah tanggal dan tanpa salah angka.

Artikel ini membahas sejarahnya, bukan tema atau tata upacara peringatan. Hari penting lain dalam kalender nasional bisa kamu lihat di daftar hari besar nasional.

Latar Belakang Kedatangan Sekutu di Surabaya

Menurut kronologi Perpusnas yang disusun UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, pasukan Inggris dari AFNEI mendarat di Surabaya pada 25 Oktober 1945 di bawah pimpinan Brigjen Mallaby.

Kedatangan itu memicu kecurigaan rakyat karena pasukan Sekutu datang bersama unsur Belanda dari NICA.

Pasukan yang datang berjumlah sekitar enam ribu orang dan sebagian besar adalah serdadu India. Pasukan inilah yang kemudian berhadapan langsung dengan para pemuda Surabaya.

Kronologi 25 Oktober sampai 28 November 1945

Tabel berikut merangkum urutan peristiwa dari pendaratan Sekutu sampai akhir pertempuran. Selain Kemensos dan Perpusnas, tabel ini juga memakai catatan Palagan Surabaya dari Dinas Kebudayaan DIY.

TanggalPeristiwa
25 Oktober 1945Pasukan AFNEI pimpinan Brigjen Mallaby mendarat di Surabaya
27 Oktober 1945Penyerangan Penjara Kalisosok
28 Oktober 1945Pemuda Surabaya menyerang pos-pos pasukan Inggris
30 Oktober 1945Mallaby tewas di sekitar Jembatan Merah dan Gedung Internatio
8 atau 9 November 1945Mansergh mengeluarkan ultimatum dengan batas waktu 10 November pukul 06.00
9 November 1945Kekuatan Divisi ke-5 India tercatat 24.000 orang
10 November 1945, subuhSerangan besar dimulai lewat darat, laut, dan udara
Sampai 28 November 1945Pertempuran berlangsung hingga akhir November

Tanggal ultimatum ditulis 8 atau 9 November karena dua lembaga resmi mencatat tanggal yang berbeda. Rincian perbedaan itu ada di bagian angka yang berbeda antar sumber resmi di bawah.

Baca Juga:  Hari Santri 2026: Tema, Logo, Jadwal Upacara, dan Sejarahnya

Tokoh yang Perlu Kamu Tahu

Bung Tomo dikenal sebagai pemimpin dan pembakar semangat rakyat Surabaya lewat orasinya selama pertempuran. Cara orasi itu disebarkan tidak dibahas di sini karena sumber resmi yang dirujuk tidak merincinya.

Dari kalangan ulama, KH Hasyim Asy’ari dan KH Wahab Hasbullah berperan lewat fatwa jihad dan pengerahan santri. Latar fatwa itu bisa kamu baca lebih lengkap di sejarah Hari Santri dan Resolusi Jihad.

Di pihak Inggris, Brigjen Mallaby memimpin pendaratan dan tewas pada 30 Oktober 1945. Setelah itu, Mansergh mengeluarkan ultimatum dengan batas waktu 10 November pukul 06.00.

Angka yang Berbeda antar Sumber Resmi

Dua data penting dalam sejarah ini tidak ditulis sama oleh lembaga resmi. Kedua versi ditulis berdampingan di tabel berikut, tanpa dirata-rata dan tanpa memilih salah satu.

DataVersi pertamaVersi kedua
Tanggal ultimatum Mansergh8 November 1945 (Dinas Kebudayaan DIY)9 November 1945 (Perpusnas)
Korban pihak IndonesiaSekitar enam belas ribu (16.000) pejuang gugur (Kemensos)20.000 orang dari Surabaya (Perpusnas)
Korban pihak SekutuEmpat ratus (400) tentara Inggris tewas (Kemensos)1.500 orang dari Sekutu (Perpusnas)

Batas waktu ultimatum sama di kedua sumber, yaitu 10 November pukul 06.00, jadi perbedaannya hanya pada tanggal ultimatum dikeluarkan. Angka korban versi Kemensos ditulis sebagai perkiraan dengan huruf, sedangkan versi Perpusnas ditulis dengan angka.

Kalau kamu menyebut angka korban di kelas atau di naskah upacara, pilih satu versi lalu sebutkan lembaga sumbernya. Cara ini lebih aman daripada menggabungkan atau membulatkan dua angka yang asalnya berbeda.

Dari Peristiwa ke Hari Nasional

Tugu Pahlawan di Surabaya dibangun pada 1952 atas usulan pemerintah daerah setempat. Pembangunan tugu itu terjadi tujuh tahun sebelum Hari Pahlawan ditetapkan lewat keputusan presiden.

Baca Juga:  Hari Pahlawan 2026 Bertema "Pahlawanku Teladanku Melangkah Bersama, Melanjutkan Perjuangan"

Dasar hukumnya adalah Keppres Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-Hari Nasional yang Bukan Hari Libur, yang menetapkan 10 November sebagai Hari Pahlawan. Judul keputusan itu sekaligus menunjukkan bahwa Hari Pahlawan termasuk hari nasional yang bukan hari libur.

Menurut JDIH BPK, Keppres Nomor 67 Tahun 1961 yang ditetapkan 17 Februari 1961 mengubah salah satu ketentuan dalam Keppres Nomor 316 Tahun 1959.

Keppres 67/1961 ini menjadi jejak resmi yang menguatkan nomor dan judul Keppres 316/1959, karena salinan teks asli Keppres 316/1959 belum ditemukan di basis data peraturan resmi yang dirujuk.

Tanggal penetapan Keppres 316/1959 tercatat 16 Desember 1959, dan tanggal itu hanya bersumber dari kronologi Perpusnas yang dirujuk di atas. Isi lengkap diktum keputusan tersebut tidak dikutip di sini karena teks aslinya belum bisa dibaca langsung.

Menurut Pemerintah Kota Surabaya, peristiwa 10 November 1945 diabadikan sebagai Hari Pahlawan dan Surabaya pun dilabeli Kota Pahlawan. Julukan itu melekat pada kota tempat pertempuran besar tersebut terjadi.

Makna Memperingati Hari Pahlawan

Hari Pahlawan adalah momen untuk mengenang pengorbanan orang-orang yang gugur mempertahankan kemerdekaan. Hingga 2023, jumlah Pahlawan Nasional yang sudah ditetapkan tercatat 206 orang.

Nilai yang paling mudah dibawa ke keseharian adalah persatuan, keberanian, dan kepedulian. Ketiganya terlihat dari cara pemuda, ulama, dan santri bergerak bersama di Surabaya pada 1945.

Sebelum memakai kronologi ini untuk materi kelas, pidato, atau naskah upacara, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu cek lebih dulu. Daftar ini disusun supaya tanggal dan angka yang kamu sebut tetap bisa dipertanggungjawabkan.

  • Tanggal ultimatum, sebutkan 8 atau 9 November 1945 bersama lembaga yang mencatatnya.
  • Angka korban, pakai satu versi utuh, Kemensos atau Perpusnas, dan jangan digabung.
  • Dasar hukum, sebut Keppres Nomor 316 Tahun 1959 lengkap dengan nomor dan tahunnya.
  • Tema dan tata upacara peringatan, cek pedoman dari Kemensos untuk tahun yang bersangkutan.
Baca Juga:  Sejarah Hari Guru Nasional, dari PGHB 1912 sampai Keppres 78 Tahun 1994

Semangat kebangsaan yang meledak di Surabaya punya akar yang lebih tua, salah satunya di sejarah Sumpah Pemuda. Membaca keduanya berurutan membantu kamu melihat benang merah dari 1928 sampai 1945.

Berita Terkait

Nasional · Hari Pahlawan