Travel & Wisata

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Berisiko Ganggu Singapore GP 2026

Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan makin pekat menjelang akhir Agustus 2026. Dampaknya kini tidak hanya dirasakan warga sekitar, tapi juga mulai jadi pertimbangan serius penyelenggara Singapore Grand Prix Formula 1 2026 yang berlangsung awal Oktober nanti.

Pemantauan udara di tengah kabut asap Kalimantan

Aktivis lingkungan tvOnenews melaporkan bahwa Chanee Kalaweit kembali memantau kondisi karhutla di Kalimantan Tengah lewat pesawat microlight pribadinya pada 24 Agustus 2026. Ia membagikan rekaman kepulan asap yang membumbung di sejumlah kawasan melalui akun Instagram pribadinya.

Penerbangan itu dilakukan seorang diri tanpa penumpang demi keamanan, mengingat jarak pandang yang terganggu akibat kabut asap. Chanee sempat dua hari tidak bisa melakukan patroli udara karena kabut terlalu pekat. Saat kembali terbang, ia hanya bisa naik ke ketinggian di atas 1000 kaki agar tetap bisa melihat kondisi di bawah.

Chanee mengandalkan alur sungai sebagai panduan navigasi selama penerbangan, karena jarak pandang dari udara jadi terbatas akibat asap. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tim pemadam di darat dan warga desa yang masih berjuang menghadapi kebakaran di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.

Kenapa risikonya sampai ke Singapore GP 2026

Singapore Grand Prix 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9 sampai 11 Oktober 2026 di Marina Bay Street Circuit. Menurut laporan KOMPAS.com yang dilansir dari CNA pada Selasa, 25 Agustus 2026, penyelenggara mulai mengantisipasi potensi kabut asap seiring meningkatnya titik panas dan asap di sejumlah wilayah Indonesia, terutama Kalimantan dan Sumatera bagian selatan.

Kualitas udara Singapura saat berita itu diturunkan masih berada dalam kategori sedang. Indeks standar polutan atau Pollutant Standards Index (PSI) sempat naik pada akhir pekan sebelumnya, tapi masih di kisaran 51 sampai 100. Sebagai perbandingan, PSI di atas 100 masuk kategori tidak sehat, di atas 200 sangat tidak sehat, dan di atas 300 berbahaya.

Meteorological Service Singapore sejak 17 Agustus 2026 sudah memperingatkan bahwa Singapura berpotensi mengalami kondisi berkabut jika kebakaran di Sumatera dan Kalimantan semakin meluas. Cuaca kering di kawasan Asia Tenggara diperkirakan masih berlangsung beberapa hari ke depan, dan risiko kabut asap lintas batas diperkirakan meningkat pada paruh kedua 2026, salah satunya dipengaruhi fenomena El Nino yang kuat.

Situasi ini mengingatkan pada Singapore GP 2019, ketika kualitas udara sempat masuk kategori tidak sehat selama akhir pekan balapan akibat kabut asap dari kebakaran hutan di Indonesia.

Sikap resmi penyelenggara

Jika kabut asap menyebabkan masalah terkait jarak pandang, kesehatan masyarakat, atau operasional, Singapore GP akan bekerja sama dengan lembaga terkait sebelum mengambil keputusan bersama mengenai penyelenggaraan acara.

Begitu pernyataan juru bicara Singapore GP soal kesiapan mereka. Kemungkinan terjadinya kabut asap disebut sudah dimasukkan ke dalam rencana darurat, yang disusun dan diperbarui bersama berbagai pemangku kepentingan serta lembaga pemerintah terkait.

Yang perlu kamu cek kalau berencana nonton Singapore GP 2026

Kalau kamu sudah beli tiket atau masih mempertimbangkan datang ke Marina Bay Street Circuit pada 9 sampai 11 Oktober 2026, ada beberapa hal yang perlu kamu pastikan lebih dulu ke sumber resmi, bukan cuma mengandalkan berita sekilas.

  • Cek indeks PSI Singapura secara berkala lewat kanal resmi National Environment Agency menjelang keberangkatan, terutama beberapa hari sebelum jadwal balapan.
  • Pantau pengumuman resmi dari penyelenggara Singapore GP soal rencana darurat kabut asap, karena keputusan operasional ada di tangan mereka bersama lembaga pemerintah terkait.
  • Siapkan masker dan obat pribadi kalau kamu punya riwayat gangguan pernapasan, mengingat kualitas udara bisa berubah cepat sesuai kondisi karhutla di Sumatera dan Kalimantan.
  • Perhatikan kebijakan refund atau reschedule tiket dari penyelenggara resmi, sebagai antisipasi kalau kondisi udara memburuk mendekati hari H.

Kondisi karhutla di Kalimantan sendiri masih terus dipantau, termasuk lewat penerbangan pemantauan udara seperti yang dilakukan Chanee Kalaweit di Kalimantan Tengah. Selama titik api dan asap belum reda, risiko kabut asap lintas batas ke Singapura, termasuk ke jadwal Singapore GP 2026, masih perlu terus diawasi.

Rifaldy Elninoru

Rifaldy Elninoru

Editor

Menulis kanal Lifestyle di Berita.co. Founder Api.co.id, sebelumnya founding engineer lalu senior software engineer di Gotrade, dan backend engineer di Bank Rakyat Indonesia. Basisnya di Jakarta, dan tulisan Lifestyle-nya datang dari sudut pembaca yang sama-sama sedang cari rekomendasi praktis.

linkedin.com View all articles