TERKINI
Penjualan Ritel Daihatsu Kuartal III 2026 Naik 10%, Ditopang Gran Max Series/// BGN Mulai Uji Coba MBG Skema Prasmanan ala Jepang di Lebih dari 60 Dapur/// Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.917 per Dolar AS, JISDOR BI Ikut Naik/// KPK Periksa Kakak Ridwan Kamil sebagai Saksi, Dalami Pembelian Mobil Volvo/// Danantara Pangkas Jumlah BUMN dari 1.074 Jadi 354 Perusahaan/// Penjualan Ritel Daihatsu Kuartal III 2026 Naik 10%, Ditopang Gran Max Series/// BGN Mulai Uji Coba MBG Skema Prasmanan ala Jepang di Lebih dari 60 Dapur/// Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.917 per Dolar AS, JISDOR BI Ikut Naik/// KPK Periksa Kakak Ridwan Kamil sebagai Saksi, Dalami Pembelian Mobil Volvo/// Danantara Pangkas Jumlah BUMN dari 1.074 Jadi 354 Perusahaan///
Lifestyle

Demo Mahasiswa di DPR Hari Ini: Tuntutan dan Jalur Alternatif

Aksi BEM SI dan LMND di depan Gedung DPR RI menuntut pendidikan gratis pada Senin, 5 Oktober 2026, disertai rekayasa lalu lintas di kawasan Senayan. Berikut tuntutan, insiden yang terjadi, dan jalur alternatif yang bisa kamu pakai.

Berita.co – Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin, 5 Oktober 2026.

Aksi yang dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB ini menuntut realisasi pendidikan gratis, dan berlangsung bersamaan dengan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut.

Siapa yang Turun Aksi dan Apa Tuntutannya

Aksi bertajuk Aksi Nasional Pendidikan ini dibawa oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI). Ada empat tuntutan utama yang dibawa dalam aksi ini.

  • Mendesak pembahasan dan revisi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) secara partisipatif dan komprehensif.
  • Mendesak pemerintah merealisasikan pendidikan gratis dari jenjang dasar sampai perguruan tinggi, bukan sekadar wacana.
  • Meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia.
  • Menjamin keberlanjutan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) kalau kebijakan pendidikan tinggi gratis diterapkan.

Massa yang turun ke lokasi diimbau mengenakan jas almamater sebagai tanda pengenal peserta aksi.

Di lokasi yang sama, massa dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) juga melakukan orasi, meski dengan kolom massa yang terpisah dari BEM SI.

Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong dengan Polisi

Suara.com melaporkan jalannya aksi diwarnai insiden pembakaran ban oleh sebagian massa di depan Gedung DPR RI.

Saat petugas kepolisian memadamkan api itu dengan alat pemadam api ringan, massa yang tidak terima sempat terlibat aksi saling dorong dengan aparat.

Sebagian petugas kemudian memerintahkan penangkapan terhadap massa yang dianggap memancing provokasi, meski jumlah orang yang diamankan tidak disebutkan dalam laporan tersebut.

Kepolisian menyiagakan 3.983 personel gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pengamanan dalam untuk mengamankan aksi ini, menurut keterangan Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Akhmadi yang dikutip media yang sama dari Antara.

Rekayasa lalu lintas di sekitar Gedung DPR/MPR diterapkan secara situasional, menyesuaikan kondisi di lapangan dan jumlah massa.

Dampak ke Lalu Lintas dan Jalur Alternatif yang Bisa Kamu Pakai

Kepadatan di kawasan ini diperkirakan makin terasa karena ada agenda lain yang berlangsung bersamaan, yaitu peringatan HUT ke-81 TNI yang semula dijadwalkan di Monas tapi dipindah ke Kompleks Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Media yang sama melaporkan titik rawan kepadatan terbagi di dua kawasan, yaitu Jalan Gatot Subroto di depan Gedung DPR/MPR RI beserta simpang Semanggi, Jalan Asia Afrika, Gelora, Palmerah, dan Pejompongan, serta akses sekitar Kompleks Mabes TNI Cilangkap mulai pukul 06.00 WIB.

Kalau kamu berencana melintas kawasan Senayan hari ini, berikut jalur alternatif berdasarkan arah pergerakan kendaraan, menurut sumber yang sama.

  • Dari arah timur (Cawang, Tebet, Manggarai): hindari Jalan Gatot Subroto dan Jalan Rasuna Said, alihkan lewat Jalan MT Haryono, Jalan Saharjo, Pancoran, lalu Jalan Ampera Raya ke Blok M atau Pondok Indah.
  • Dari arah barat (Tangerang, Kebon Jeruk, Palmerah): hindari Jalan Gatot Subroto dan Jalan Jenderal Sudirman, lewat Jalan Arteri Pondok Indah dan Jalan Metro Pondok Indah ke arah Senayan dan Semanggi.
  • Dari arah selatan (Hang Tuah, Blok M): hindari jalur ke Jalan Gatot Subroto, lewat Jalan Hang Lekir 1, Jalan Asia Afrika, Jalan Pintu Satu Senayan, lalu Jalan Jenderal Sudirman ke Jalan K.H. Mas Mansyur dan Jalan Pejompongan Raya.
  • Dari arah utara (Ancol, Sunter, Kemayoran): hindari Jalan Gatot Subroto dan Jalan Asia Afrika, lewat Jalan Gunung Sahari, Jalan Mangga Dua, dan Jalan S. Parman ke arah Slipi atau Palmerah.

Berita Terkait

Lifestyle · demo mahasiswa