Berita.co – Wuling resmi menghadirkan Eksion dalam dua varian elektrifikasi sekaligus, PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dan EV (Battery Electric Vehicle). Kedua varian sama-sama mengusung bodi SUV medium dengan konfigurasi 7 kursi. Target utamanya adalah keluarga yang butuh mobil untuk mobilitas harian dalam kota sekaligus perjalanan jarak jauh ke luar kota.
Pernyataan resmi Wuling Motors soal kedua varian ini dikutip sejak 16 September 2026, dan diberitakan lebih luas oleh media otomotif pada 18 September 2026.
Kehadiran dua opsi elektrifikasi dalam satu model membuat kamu punya pilihan lebih jelas. Kamu bisa memilih antara efisiensi murni tanpa emisi lewat varian EV, atau fleksibilitas jarak jauh tanpa perlu khawatir soal pengisian daya lewat varian PHEV. Supaya keputusannya lebih gampang, berikut perbandingan spesifikasi utama kedua varian berdasarkan data yang beredar.
Eksion PHEV: mesin 1.5L plus motor listrik 145 kW
Varian PHEV mengandalkan teknologi bernama Ling Power. Sistem ini menggabungkan mesin 1.5L Dedicated Hybrid Engine, motor listrik bertenaga 145 kW, baterai 20,5 kWh, dan transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang mengatur distribusi tenaga secara otomatis. Saat kondisi memungkinkan, sistem memprioritaskan tenaga listrik. Mesin bensin baru bekerja ketika dibutuhkan tambahan tenaga atau saat baterai perlu pengisian daya.
Product Planning Wuling Motors, Aji Ibrahim, menyebut pendekatan ini dirancang supaya kamu tidak perlu memilih secara mutlak antara listrik atau bensin. “Didukung teknologi LING Power, Eksion PHEV menawarkan perpaduan antara fleksibilitas dan efisiensi, sehingga konsumen dapat menikmati pengalaman berkendara yang serba bisa tanpa perlu khawatir dengan keterbatasan jarak tempuh,” ujar Aji, dikutip Trenoto pada 16 September 2026. Berbeda dari hybrid konvensional, baterai PHEV ini bisa diisi ulang lewat sumber listrik eksternal, jadi kamu tetap bisa jalan full-electric untuk jarak tertentu sebelum mesin bensin mengambil alih.
Eksion EV: baterai 69,2 kWh, klaim jarak 530 km
Varian EV punya pendekatan berbeda karena sepenuhnya mengandalkan motor listrik. Varian ini dibekali baterai 69,2 kWh berjenis LFP dengan teknologi Magic Battery Pro. Berdasarkan pengujian CLTC, Wuling mengklaim jarak tempuhnya bisa mencapai 530 kilometer. Tenaga motor listriknya diklaim mencapai 150 kW atau setara 201 hp, dengan torsi 310 Nm.
Dari sisi dimensi, wheelbase Eksion EV tercatat 2.810 mm, cukup panjang untuk kabin 7 penumpang. Kapasitas bagasinya diklaim bisa mencapai 1.788 liter dalam kondisi tertentu, misalnya saat baris kursi belakang dilipat. Product Communication Manager Wuling Motors, Danang Wiratmoko, menyebut varian ini dirancang untuk keluarga yang butuh ruang lapang sekaligus pengalaman berkendara rendah emisi.
Fitur keselamatan dan kenyamanan varian EV

Untuk keselamatan, Eksion EV dibekali ADAS Level 2 yang mencakup Adaptive Cruise Control, Lane Departure Warning, Automatic Emergency Braking, Rear Collision Warning, dan Rear Cross-Traffic Alert. Bodinya memakai material high-strength steel, ditambah kamera 360 derajat dan fitur Transparent Chassis untuk membantu visibilitas pengemudi di titik buta.
- Head unit 12,8 inci dengan sistem Ling OS
- Konektivitas wireless smartphone interconnection
- Wireless charger 50W
- Voice Command berbahasa Indonesia dan Inggris
- Konektivitas Internet of Vehicle (IoV)
Soal purnajual, Wuling menawarkan garansi seumur hidup untuk komponen inti kendaraan listrik, ditambah garansi umum 6 tahun atau 150.000 kilometer. Ada juga layanan Emergency Roadside Assistance 24 jam. Catatan penting, seluruh spesifikasi di atas untuk varian EV berdasarkan data yang beredar, bukan hasil pengujian independen.
Perbandingan spesifikasi PHEV vs EV
| Spesifikasi | Eksion PHEV | Eksion EV |
|---|---|---|
| Konfigurasi kursi | 7 | 7 |
| Sistem penggerak | Mesin 1.5L + motor listrik 145 kW (Ling Power) | Motor listrik 150 kW (201 hp) |
| Kapasitas baterai | 20,5 kWh | 69,2 kWh LFP (Magic Battery Pro) |
| Torsi maksimal | Tidak disebutkan dalam laporan | 310 Nm |
| Klaim jarak tempuh | Tidak disebutkan spesifik | Hingga 530 km (CLTC) |
| Transmisi | DHT (Dedicated Hybrid Transmission) | Tidak disebutkan, motor listrik langsung |
Kalau prioritas kamu adalah jarak jauh tanpa mikirin lokasi charging, PHEV dengan cadangan mesin bensin lebih masuk akal. Kalau kamu sudah punya akses pengisian daya harian dan mengutamakan biaya operasional listrik penuh, EV dengan klaim jarak 530 km jadi opsi yang relevan. Harga OTR untuk kedua varian ini belum diumumkan resmi berdasarkan tiga laporan yang jadi rujukan artikel ini, jadi pastikan cek langsung ke diler resmi Wuling sebelum memutuskan.