BYD Atto 2 2027 Resmi Meluncur di Tiongkok, Jarak Tempuh Tembus 501 Km
BYD merilis pembaruan Atto 2 2027 di pasar Tiongkok dengan nama Yuan UP Feichi Edition, membawa varian baterai baru berjarak tempuh hingga 501 km CLTC. Model ini belum diumumkan untuk masuk Indonesia, dan dua laporan yang mengulasnya mencatat angka konversi rupiah yang berbeda.
Berita.co – BYD resmi merilis pembaruan Atto 2, sebagaimana diberitakan pada 17 September 2026, dengan nama pasar Yuan UP Feichi Edition 2027 di Tiongkok. Crossover listrik kompak ini mendapat penyegaran pada opsi baterai dan jarak tempuh, dengan varian tertinggi kini sanggup menempuh hingga 501 km berdasarkan standar pengujian CLTC, atau sekitar 370 km jika memakai standar WLTC.
Sampai artikel ini ditulis, BYD belum mengumumkan rencana memasarkan edisi ini secara resmi di Indonesia, jadi semua yang dibahas di bawah ini adalah kondisi di pasar Tiongkok.
Nama Yuan UP dipakai khusus untuk pasar Tiongkok, sementara di sejumlah pasar global lain model yang sama dijual dengan nama BYD Atto 2. Kalau kamu pernah mendengar nama Atto 2 dibahas di media otomotif Indonesia sebagai model global BYD, itu mobil listrik yang sama dengan yang baru diperbarui ini.
Motor, Baterai, dan Jarak Tempuh
Seluruh varian Yuan UP Feichi Edition 2027 kini memakai satu motor listrik magnet permanen di bagian depan, dengan tenaga 70 kW (94 hp) dan torsi puncak 180 Nm. Ini jadi standar untuk semua trim, berbeda dari generasi sebelumnya yang sempat menawarkan pilihan motor lebih kuat berdaya 130 kW (174 dk).
Sumber dayanya memakai baterai Blade LFP (Lithium Iron Phosphate) buatan FinDreams Battery. Ada tiga kapasitas baterai yang dipakai tergantung varian jarak tempuh:
- Varian 301 km: baterai 32 kWh
- Varian 401 km: baterai 45,12 kWh
- Varian 501 km (tertinggi): baterai 51,13 kWh, jarak tempuh hingga 501 km CLTC atau sekitar 370 km WLTC
Pengisian daya cepat DC diklaim mampu mengisi baterai dari 30 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit.
Dimensi bodinya tidak berubah dari generasi sebelumnya: panjang 4.310 mm, lebar 1.830 mm, tinggi 1.675 mm, dengan jarak sumbu roda 2.620 mm. BYD menambahkan dua pilihan warna baru, Energetic Yellow dan Oxygen Blue, serta velg alloy 17 inci berdesain hambatan udara rendah untuk varian teratas.
Kabin dan Fitur

Di dalam kabin, tuas transmisi dipindahkan ke batang kemudi (steering-column stalk), sehingga konsol tengah punya ruang penyimpanan tambahan di bawah pengisi daya nirkabel berdaya 50W. Kapasitas bagasi bisa diperluas hingga 1.320 liter kalau kursi belakang dilipat.
Fitur kenyamanan lain mencakup pemanas dan ventilasi kursi depan, atap kaca panorama dengan tirai elektrik, ventilasi AC belakang, serta akses kunci NFC lewat smartphone. Sistem hiburannya memakai DiLink 100 dengan layar sentuh tengah 12,8 inci yang bisa diputar, panel instrumen digital 8,8 inci, dan pengenalan suara empat zona.
Untuk fitur bantuan pengemudi, trim tertentu dibekali DiPilot C yang mendukung navigasi otonom di jalan tol dan parkir otomatis, lengkap dengan perlindungan kerusakan kalau terjadi insiden saat manuver parkir otomatis berlangsung.
Harga: Dua Angka Konversi yang Berbeda
Ini bagian yang perlu kamu baca hati-hati. Ada lima pilihan trim untuk Yuan UP Feichi Edition 2027, dan dua laporan yang mengulas peluncuran ini mencatat angka harga dalam mata uang asal yang berbeda, sehingga hasil konversi rupiahnya juga tidak sama. Supaya tidak menyesatkan, berikut angka aslinya dulu, baru perkiraan rupiahnya.
Suara.com mencatat rincian harga kelima trim dalam dolar AS, dengan kurs yang dipakai 1 USD setara Rp17.585:
| Varian | Harga reguler | Estimasi rupiah | Harga tukar tambah | Estimasi rupiah |
|---|---|---|---|---|
| 301KM Leading | 11.150 USD | sekitar Rp196,07 juta | 10.410 USD | sekitar Rp183,05 juta |
| 401KM Leading | 12.200 USD | sekitar Rp214,53 juta | 11.450 USD | sekitar Rp201,34 juta |
| 401KM Vitality | 13.390 USD | sekitar Rp235,46 juta | 12.650 USD | sekitar Rp222,45 juta |
| 501KM Beyond | 14.140 USD | sekitar Rp248,65 juta | 13.390 USD | sekitar Rp235,46 juta |
| 501KM Excellence | 15.630 USD | sekitar Rp274,85 juta | 14.880 USD | sekitar Rp261,66 juta |
Laporan yang lain mencatat harga awal langsung dalam yuan, tanpa merinci kurs yang dipakai untuk konversi rupiahnya: 74.800 yuan atau sekitar Rp170 jutaan untuk harga reguler trim termurah, dan 69.800 yuan atau sekitar Rp160 jutaan kalau memakai skema tukar tambah dengan subsidi hingga 5.000 yuan.
Selisih dua angka rupiah ini bukan berarti salah satu laporan keliru. Penyebabnya, satu laporan mengonversi dari dolar AS dengan kurs yang disebutkan secara eksplisit, sementara laporan lain mengonversi dari yuan tanpa merinci kursnya. Sampai BYD sendiri merilis daftar harga resmi, kedua angka ini sebaiknya kamu baca sebagai perkiraan kasar, bukan harga jual final, apalagi harga di Indonesia.
