Hyundai Tucson Generasi Kelima Resmi Diperkenalkan, Ini Detail Desain dan Mesinnya
Hyundai resmi mengungkap detail lengkap All New Tucson generasi kelima, dari desain Art of Steel hingga varian PHEV 292 PS, menjelang pemasaran di Korea Selatan akhir 2026.
Berita.co – Hyundai resmi mengumumkan detail lengkap generasi kelima Tucson, lengkap dengan desain baru dan susunan mesin yang berubah cukup signifikan dari generasi sebelumnya. SUV ini pertama kali diperkenalkan secara dunia pada Agustus lalu, sementara spesifikasi lengkapnya baru dibuka awal Oktober 2026.
Peluncuran perdana All New Tucson berlangsung di Manhattan, New York, Amerika Serikat, seperti dilaporkan pada 2 Oktober 2026. Presiden dan CEO Hyundai Motor Company, Jose Munoz, menyebut All New Tucson sebagai pembuka dari rencana peluncuran lebih dari 100 model baru plus penyegaran lini produk Hyundai secara global hingga tahun 2030. Sejak debut pertamanya pada 2004, Tucson sudah terjual lebih dari 11,1 juta unit di seluruh dunia.
Desain Art of Steel, Bodi Lebih Besar
Generasi baru ini mengusung bahasa desain yang disebut Hyundai sebagai “Art of Steel”, menonjolkan lekukan bodi yang terinspirasi kekuatan struktur baja. Tampilan depan dan belakang kini memakai lampu berbentuk H yang membentang lebar, dipadukan fender yang lebih kekar.

Dimensi bodinya juga bertambah. Panjang versi long wheelbase mencapai 4.700 mm, naik 60 mm, dengan jarak sumbu roda 2.785 mm yang bertambah 30 mm dari generasi sebelumnya, sehingga kabin jadi lebih lega. Di bagian lampu, Hyundai menyematkan teknologi H-Edge Lighting di depan dan Prism Rear Lamps berbentuk 3D di belakang, ditambah opsi Micro Pixel Lighting dengan 25.600 piksel LED untuk pola pencahayaan dinamis. Pilihan warna barunya antara lain Ranger Green Pearl, Kodiak Blue Pearl, Driftwood Gray Metallic, dan Red Rock Orange Pearl.
Pilihan Mesin, dari Bensin Murni sampai Plug-in Hybrid
Soal mesin, seperti dilaporkan OtoDriver, Tucson generasi kelima menawarkan beberapa pilihan. Mesin dasar 2.000 cc MPI naturally aspirated menghasilkan 150 PS dan torsi 192 Nm, sementara mesin 1.600 cc T-GDI turbo menghasilkan 193 PS dan torsi 265 Nm. Mesin 2.500 cc NA GDI yang sebelumnya tersedia kini dihentikan. Transmisinya ada pilihan manual, DCT tujuh percepatan, dan otomatis delapan percepatan, tergantung pasar.
Khusus pasar Eropa, mesin 1.600 cc turbo dipangkas jadi 150 PS dan torsi 250 Nm, tapi dibekali sistem mild hybrid 48 volt. Varian hybrid memakai mesin 1.600 cc turbo yang dipadukan motor listrik, dengan total tenaga 245 PS dan torsi 380 Nm. Catatan tambahan, sistem hybrid generasi baru ini sanggup berakselerasi dari 0 ke 60 mil per jam dalam 8,5 detik dengan konsumsi bahan bakar hingga 17,86 km per liter.
Varian plug-in hybrid (PHEV) mendapat motor listrik tambahan 107 PS, sehingga total output naik menjadi 292 PS dan torsi 380 Nm. Dengan baterai 17,1 kWh, Tucson PHEV diklaim mampu menempuh jarak hingga 81 km hanya dengan tenaga listrik, dan daya pengisian AC-nya meningkat jadi 7,2 kW.
Interior Lebih Mewah dengan Pleos Connect
Di dalam kabin, Tucson baru memakai layar infotainment 12,9 inci atau 17 inci yang menjalankan sistem operasi Pleos Connect berbasis Android Automotive, terintegrasi dengan asisten AI bernama Gleo AI untuk perintah suara. Hyundai tetap menyediakan Apple CarPlay dan Android Auto, serta mengembalikan sejumlah tombol fisik untuk pengaturan AC dan audio, jadi kamu tidak perlu bergantung penuh pada layar sentuh untuk fungsi dasar.
Fitur kenyamanan lain mencakup panel instrumen 9,9 inci, pengisian daya nirkabel Qi2 15 watt, sistem audio Bang and Olufsen 12 speaker, dan kursi Ergo Motion dengan fungsi pijat tujuh titik. Pengemudi dan penumpang juga bisa merebahkan sandaran kursi hingga 10 derajat lewat fitur Relaxation Comfort Seat.
Varian Off-Road XRT Pro dan Fitur Keselamatan
Buat kamu yang butuh SUV lebih tangguh di medan berat, Hyundai menghadirkan varian XRT dan XRT Pro. Khusus XRT Pro, mobil ini hanya tersedia dengan penggerak AWD, ban all-terrain, tow hook, serta ground clearance yang naik 30 mm menjadi 210 mm. Dua fitur andalannya adalah Smart Terrain Assist untuk membaca kondisi traksi jalan secara real-time, dan low-speed off-road cruise control.
Sisi keselamatan juga ditingkatkan lewat struktur pilar utama berbahan baja hot-stamping dan sistem bantuan berkendara Level 2+. Fitur pemantauan kantuk pengemudi (ICMU) dan Child Presence Detection ikut disematkan untuk mencegah anak atau hewan peliharaan tertinggal di dalam kabin. Varian tampilan lebih sporty baru dijadwalkan diperkenalkan di Paris Motor Show pada 12 Oktober mendatang.
Kapan Masuk Indonesia?
Hyundai memastikan All New Tucson generasi kelima mulai dipasarkan di Korea Selatan akhir 2026, baru disusul pasar lain termasuk Amerika Utara dan Eropa pada 2027. Belum ada kepastian jadwal masuk ke Indonesia.
Yang perlu kamu tahu, Tucson generasi sekarang sebenarnya sudah dijual di Indonesia dalam pilihan mesin ICE dan hybrid, meski penjualannya belum begitu ramai. Kalau kamu sedang mempertimbangkan Tucson sekarang, ada dua skenario yang bisa jadi pegangan. Kalau prioritasmu unit yang sudah tersedia dan bisa langsung dibeli, generasi saat ini masih jadi opsi realistis. Tapi kalau kamu tidak terburu-buru dan lebih mengutamakan desain serta fitur terbaru, masuk akal untuk menunggu kejelasan jadwal generasi kelima ini di pasar Indonesia sebelum memutuskan.
