TERKINI
Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya Dipicu Kebocoran Gas Elpiji, 5 Orang Luka/// Konser Israel Houghton di Jakarta Dibatalkan, Visa Ditolak Pemerintah Indonesia/// Kericuhan Petasan Maulid Nabi di Pondok Pinang, Begini Proses Hukum dan Mediasinya/// Panduan Darurat Kalau Salah Isi BBM Mobil, Ini yang Harus Dilakukan/// Airlangga Ungkap Syarat RI Jadi Markas Data Center AI dan Sebab Ekonomi RI Tertinggal Vietnam/// Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya Dipicu Kebocoran Gas Elpiji, 5 Orang Luka/// Konser Israel Houghton di Jakarta Dibatalkan, Visa Ditolak Pemerintah Indonesia/// Kericuhan Petasan Maulid Nabi di Pondok Pinang, Begini Proses Hukum dan Mediasinya/// Panduan Darurat Kalau Salah Isi BBM Mobil, Ini yang Harus Dilakukan/// Airlangga Ungkap Syarat RI Jadi Markas Data Center AI dan Sebab Ekonomi RI Tertinggal Vietnam///
Smartphone

vivo X500 Series Resmi Rilis, Varian Baru Pro Max Bawa Kamera Telefoto 200MP

vivo merilis tiga model X500 Series di Shanghai, China pada 21 September 2026, dengan Pro Max sebagai varian teratas baru yang membawa kamera telefoto periskop 200MP dan baterai Si-C 8.000 mAh. Kepastian model dan jadwal rilis di Indonesia belum diumumkan vivo.

Berita.co – vivo resmi memperkenalkan tiga model sekaligus untuk lini X500 Series pada Senin, 21 September 2026, di Shanghai, China: X500, X500 Pro, dan X500 Pro Max. Nama Pro Max ini baru, belum pernah dipakai vivo di seri X sebelumnya, jadi pertanyaan yang wajar muncul adalah apakah ini cuma varian tambahan atau pengganti dari yang biasanya disebut Ultra.

Belum jelas apakah X500 Pro Max hadir sebagai tambahan baru di jajaran flagship vivo atau justru menggantikan posisi varian Ultra yang selama ini jadi model tertinggi. Yang pasti, dari sisi spesifikasi, Pro Max memang diposisikan sebagai model dengan kemampuan fotografi paling tinggi di antara ketiganya, sementara X500 Pro punya layar lebih kecil untuk yang lebih suka bodi ringkas, dan X500 standar jadi opsi paling terjangkau tapi tetap dibekali kamera yang ditujukan buat pembuatan konten.

Beda Chip: Dimensity 9600 Pro vs 9600M

X500 Pro dan X500 Pro Max sama-sama pakai chip MediaTek Dimensity 9600 Pro, sedangkan X500 standar mendapat Dimensity 9600M, satu tingkat di bawahnya. Buat pemakaian sehari-hari seperti buka WhatsApp, scroll media sosial, atau nonton video, selisih dua chip ini biasanya tidak terlalu terasa. Bedanya baru kelihatan jelas kalau kamu main game berat dengan setelan grafis tinggi atau proses render video panjang langsung di HP, situasi yang lebih menuntut tenaga chip secara maksimal.

Kamera utama X500 Pro Max punya stabilisasi optis (OIS) dengan rentang koreksi 3 derajat, sementara X500 Pro di angka 1,5 derajat. OIS derajat ini gampangnya ukuran seberapa jauh lensa bisa bergerak untuk mengoreksi guncangan tangan saat memotret atau merekam video, makin besar rentangnya, makin stabil hasilnya waktu tangan goyang. vivo mengeklaim hasil rekaman Pro Max jadi semulus pakai gimbal terpisah, sedangkan Pro tetap stabil tapi rentang koreksinya lebih sempit.

Beda paling mencolok justru ada di lensa telefoto. X500 Pro Max satu-satunya yang dapat lensa periskop 200MP setara 85mm dengan sensor ISOCELL HP0 dari Samsung dan stabilisasi CIPA 7.0. X500 Pro mendapat telefoto 64MP dengan sensor Sony LYTIA 610 di jarak yang sama, 85mm, sementara X500 standar dapat telefoto 64MP setara 72mm. Kalau kamu sering zoom jauh untuk motret objek yang tidak bisa didekati, gap ini yang paling kerasa, bukan cuma soal megapiksel di angka kamera utama.

Untuk kamera utama, X500 Pro dan Pro Max sama-sama pakai sensor 50MP setara 24mm dengan lapisan ZEISS T dan aperture tetap f/1,57, mencakup dynamic range hingga 17 EV. X500 standar beda sensor, pakai Lytia 828 50MP setara 23mm. Ultrawide-nya juga beda: Pro dan Pro Max sama-sama pakai sensor ISOCELL JN5 50MP setara 15mm, sedangkan standar pakai ISOCELL JN1 50MP.

Soal video, X500 Pro dan Pro Max mendukung slow motion sinematik 4K 240fps, dan Pro Max saja yang bisa merekam 8K 30fps. Versi Pro juga bisa merekam 10-bit dengan encoding 422 dan mendukung ACES (Academy Color Encoding System), fitur yang biasanya dipakai untuk workflow warna di produksi video yang lebih serius, bukan sekadar rekam video harian.

Layar, Baterai, dan Pengisian Daya

Ketiga model memakai panel AMOLED LTPO resolusi 2K dengan refresh rate 144Hz dari BOE Q11. Bedanya ada di ukuran dan kecerahan: X500 Pro berdiagonal 6,36 inci, X500 Pro Max 6,85 inci, keduanya sanggup mencapai kecerahan puncak 4.500 nits. X500 standar punya kecerahan puncak sedikit lebih rendah, 4.000 nits.

Untuk baterai, X500 Pro Max dapat kapasitas paling besar, 8.000 mAh berbasis Si-C atau silikon-karbon, teknologi baterai yang bisa menyimpan kapasitas lebih besar tanpa membuat bodi HP jadi lebih tebal. X500 standar berikutnya di 7.500 mAh, dan X500 Pro justru paling kecil di 6.510 mAh meski posisinya di atas varian standar, konsekuensi dari bodinya yang lebih ringkas. Ketiganya sama-sama mendukung pengisian cepat kabel 90W dan nirkabel 40W, serta sertifikasi tahan air dan debu IP68 dan IP69.

Perbandingan Spesifikasi dan Harga

SpesifikasiX500X500 ProX500 Pro Max
ChipsetDimensity 9600MDimensity 9600 ProDimensity 9600 Pro
Kamera utama50MP Lytia 828, setara 23mm50MP setara 24mm, ZEISS T, f/1,57, OIS 1,5 derajat50MP setara 24mm, ZEISS T, f/1,57, OIS 3 derajat
Kamera telefoto64MP, setara 72mm64MP Sony LYTIA 610, setara 85mm200MP periskop ISOCELL HP0, setara 85mm, CIPA 7.0
LayarAMOLED LTPO 2K 144Hz, 4.000 nits6,36 inci, AMOLED LTPO 2K 144Hz, 4.500 nits6,85 inci, AMOLED LTPO 2K 144Hz, 4.500 nits
Baterai7.500 mAh6.510 mAh8.000 mAh Si-C
Pengisian90W kabel, 40W nirkabel90W kabel, 40W nirkabel90W kabel, 40W nirkabel
Storage awal12/256GB12/256GB12/256GB
Harga rilis China5.499 yuan (sekitar Rp14,6 juta)6.499 yuan (sekitar Rp17,3 juta)6.999 yuan (sekitar Rp18,6 juta)

Semua model menjalankan sistem operasi OriginOS 7 berbasis Android 17. Pilihan warna varian Pro dan Pro Max ada putih, abu-abu, hitam, dan oranye, sementara X500 standar hanya tersedia putih, abu-abu, dan hitam.

Kapan Masuk Indonesia?

Harga di atas adalah harga rilis di pasar China, belum tentu sama dengan harga jual di Indonesia nanti kalau memang dibawa masuk. Suara.com mencatat, vivo sendiri belum memberi kepastian soal tanggal peluncuran maupun model X500 Series mana saja yang akan dipasarkan di Indonesia. Dalam sesi vivo Blue Talk, Selasa (22/9/2026), pihak vivo menyampaikan detail kehadiran X500 Series di Indonesia masih perlu dibahas lebih dulu dengan tim pasar lokal, termasuk model apa saja yang nantinya akan dibawa ke Tanah Air.

“Untuk detailnya di pasar Indonesia, saya pikir kita perlu berbicara setelah diskusi dengan pasar lokal untuk melihat bagaimana model-model akan masuk ke pasar Indonesia,” kata pihak vivo dalam sesi vivo Blue Talk.

Berita Terkait

Teknologi · Dimensity 9600 Pro