Rumor iPhone 20 Pro: Layar Diklaim Pakai Punch-Hole, Harga iPhone Berpotensi Naik Lagi di 2027
Bocoran rantai pasok menyebut harga komponen iPhone berpotensi naik lagi pada 2027, sementara pembocor gadget Digital Chat Station mengklaim iPhone 20 Pro beralih ke desain layar punch-hole. Apple belum mengonfirmasi kedua klaim ini.
Berita.co – Angka 2 dolar per gigabit sempat beredar dan bikin sebagian orang mengira Apple bakal membayar segitu untuk setiap gigabyte RAM di iPhone. Itu keliru, dan bedanya penting buat kamu yang menunggu kabar harga iPhone generasi depan.
Pekan ini dua bocoran muncul hampir bersamaan, satu soal komponen memori yang berpotensi mendongkrak harga iPhone di 2027, satu lagi soal desain layar iPhone 20 Pro yang disebut-sebut pindah ke punch-hole. Keduanya sama-sama klaim, bukan pengumuman resmi Apple.
Kenapa Harga iPhone Disebut Bisa Naik Lagi di 2027?
Mengutip Phone Arena, Apple dilaporkan sudah menyetujui kenaikan harga komponen memori dari Samsung untuk pasokan awal 2027. Sebagai titik acuan, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max yang sudah beredar sekarang saja meluncur sekitar 100 dolar AS (sekitar Rp1,7 jutaan) lebih mahal dibanding generasi sebelumnya. Jadi kalau harga naik lagi tahun depan, itu kenaikan susulan, bukan yang pertama.
Sumber klaim ini bukan Apple. Kabar bermula dari akun rantai pasok bernama Semiconductor Insider yang membongkar penawaran harga Samsung pada 14 September 2026, lalu dua hari kemudian laporan rantai pasok dari Taiwan menyebut kesepakatan itu sudah tercapai dan Apple jadi produsen ponsel besar pertama yang mematok harga memori untuk 2027. Untuk kuartal I 2027, Samsung disebut menawarkan LPDDR5X RAM sekitar 2 dolar per gigabit dan NAND storage sekitar 0,33 dolar per gigabit, naik dari sekitar 1,50 dolar dan 0,26 dolar pada kuartal III tahun ini.
Di sinilah bagian yang sering salah dibaca. Harga kontrak memori dihitung per gigabit, bukan per gigabyte, dan satu gigabyte itu delapan gigabit. Jadi angka 2 dolar per gigabit bukan berarti Apple bayar 2 dolar untuk tiap gigabyte RAM yang dipasang. Kalau dihitung dari laporan awal itu, RAM 12 GB di iPhone Pro kelas bawah bisa menelan biaya produksi sekitar 190 dolar, bukan 24 dolar seperti angka yang sempat beredar liar. LPDDR5X sendiri adalah RAM cepat dan hemat daya untuk menjalankan aplikasi, sementara NAND adalah memori penyimpanan untuk foto, video, dan data pengguna.
Kenaikan ini terjadi karena pusat data kecerdasan buatan menyerap kapasitas produksi chip memori dalam jumlah besar, sehingga pasokan buat ponsel ikut tertekan. TrendForce mencatat harga kontrak DRAM untuk perangkat mobile melonjak 78 sampai 83 persen hanya dalam satu kuartal tahun ini.
Ujian berikutnya diperkirakan muncul musim semi, saat Apple disebut memperkenalkan iPhone 18 dan iPhone Air 2. Kalau Apple meneruskan kenaikan biaya komponen ke konsumen, model iPhone yang lebih murah pun berpotensi ikut naik harga. Sampai sekarang, informasi soal perubahan harga ini lebih banyak muncul dari kebocoran rantai pasok, bukan penjelasan langsung dari Apple.
Bocoran Layar iPhone 20 Pro, Pindah ke Punch-Hole?
Kabar kedua datang dari pembocor gadget Digital Chat Station, menurut GizmoChina, membongkar rincian awal layar iPhone 20 Pro. iPhone edisi ulang tahun ke-20 Apple ini disebut memakai layar 6,41 inci dengan resolusi sekitar 2686 x 1236 piksel, sedangkan iPhone 20 Pro Max disebut memakai layar 6,96 inci dengan resolusi sekitar 2912 x 1340 piksel.
Sebagai pembanding, iPhone 18 Pro yang sudah beredar memakai layar 6,3 inci beresolusi 2622 x 1206 piksel, dan iPhone 18 Pro Max memakai layar 6,9 inci beresolusi 2868 x 1320 piksel, keduanya dengan kerapatan 460 ppi.
| Model | Ukuran layar | Resolusi | Kerapatan piksel | Status |
|---|---|---|---|---|
| iPhone 18 Pro | 6,3 inci | 2622 x 1206 | 460 ppi | Sudah rilis |
| iPhone 18 Pro Max | 6,9 inci | 2868 x 1320 | 460 ppi | Sudah rilis |
| iPhone 20 Pro (bocoran) | 6,41 inci | 2686 x 1236 | diprediksi 460 ppi | Belum rilis, klaim DCS |
| iPhone 20 Pro Max (bocoran) | 6,96 inci | 2912 x 1340 | diprediksi 460 ppi | Belum rilis, klaim DCS |
Kalau angka ini benar, kenaikan ukuran layarnya tipis, jadi yang berubah bukan luas layarnya secara dramatis melainkan area visualnya sedikit lebih lega tanpa mengorbankan ketajaman, karena kerapatan piksel diprediksi tetap di kisaran 460 ppi. Yang lebih mencolok justru klaim soal bentuknya, pembocor menyebut unit uji coba memakai desain tanpa bingkai dengan lengkungan di empat sisi dan lubang kamera punch-hole, bukan Dynamic Island seperti di iPhone 18 Pro sekarang.
Ini bagian yang perlu diterjemahkan, bukan cuma dibaca sebagai perubahan bentuk potongan kamera. Dynamic Island di iPhone 18 Pro bukan sekadar lubang kamera, area pil itu bisa membesar untuk menampilkan Live Activities seperti timer, skor pertandingan, atau status navigasi tanpa kamu perlu buka aplikasi.
Kalau Apple benar-benar pindah ke punch-hole biasa, pertanyaan yang belum terjawab dari bocoran ini adalah apakah fungsi Live Activities itu tetap ada lewat cara lain di software, atau ikut hilang bersama bentuk fisiknya. Sumber yang beredar sekarang belum menjelaskan itu.
Pembocor yang sama sempat menyebut pada April bahwa Apple menggandeng Samsung mengembangkan layar melengkung khusus untuk model edisi ulang tahun ini tanpa lapisan polarizer, dan menggandeng LG untuk mengatasi potensi turunnya tingkat kecerahan di area pinggiran yang melengkung. Klaim punch-hole ini juga secara tidak langsung membantah rumor Mei lalu yang menyebut Apple sedang menguji kamera dan Face ID di bawah layar.
Detail ini sendiri masih berasal dari unit uji coba dan tahap pengujian, jadi masih bisa berubah sebelum peluncuran resmi. Bahkan nama produknya pun belum pasti, sejumlah laporan menyebut iPhone edisi ulang tahun ke-20 Apple mungkin tidak dinamai iPhone 19, sementara ulang tahun ke-20 perusahaan baru jatuh pada 2027.
Sampai artikel ini ditulis, Apple belum mengonfirmasi klaim harga memori maupun klaim desain layar punch-hole. Kedua kabar ini berasal dari kebocoran rantai pasok dan pembocor gadget, bukan pernyataan resmi perusahaan, dan spesifikasi maupun harga yang masih dalam tahap bocoran seperti ini rutin berubah menjelang peluncuran sebenarnya.
