Contoh Soal TIU SKD dan Pembahasannya, Disusun per Materi Verbal, Numerik, dan Figural
Latihan 13 contoh soal TIU SKD orisinal untuk materi verbal, numerik, dan figural, lengkap dengan kunci dan pembahasan singkat di bawah setiap soal.
Berita.co – Kalau kamu sudah tahu bahwa SKD terdiri dari tiga tes dan mulai menyiapkan TIU, latihan di bawah ini membantumu berlatih per materi. Menurut Keputusan Menteri PANRB Nomor 406 Tahun 2026, tiga tes dalam SKD adalah TWK, TIU, dan TKP.
TIU bisa dilatih lewat pola, karena setiap materinya punya cara berpikir yang bisa dipelajari. Kalau kamu masih di tahap memahami alur seleksi secara utuh, baca dulu panduan lengkap CPNS 2026 sebelum masuk ke latihan soal.
TIU Itu Menguji Apa Saja?
Soal TIU berisi tiga kelompok kemampuan, yaitu verbal, numerik, dan figural. Keputusan yang sama merinci subtipe setiap kemampuan seperti pada tabel berikut.
| Kemampuan | Subtipe resmi | Latihan di artikel ini |
|---|---|---|
| Verbal | Analogi, silogisme, analitis | Soal 1 sampai 5 |
| Numerik | Berhitung, deret angka, perbandingan kuantitatif, soal cerita | Soal 6 sampai 11 |
| Figural | Analogi, ketidaksamaan, serial | Soal 12 dan 13 |
Kemampuan verbal menguji cara kamu menangkap hubungan antarkata dan menarik kesimpulan dari pernyataan.
Kemampuan numerik menguji hitungan dan pola angka, sedangkan kemampuan figural menguji cara kamu membaca pola bentuk.
Jumlah Soal dan Cara Penilaian TIU
Keputusan SKD Sekolah Kedinasan tahun anggaran 2026 itu menetapkan TIU sebanyak 35 butir soal. Setiap jawaban benar bernilai 5, sedangkan jawaban salah atau tidak dijawab bernilai 0.
Nilai maksimal TIU yang ditetapkan adalah 175, sama dengan 35 soal dikali 5. Angka ini berlaku untuk seleksi Sekolah Kedinasan tahun anggaran 2026, jadi cocokkan lagi dengan pengumuman resmi jalur yang kamu ikuti.
Karena jawaban salah dan jawaban kosong sama-sama bernilai 0, tebakan yang meleset tidak mengurangi nilaimu. Artinya, mengisi semua soal tetap lebih menguntungkan daripada membiarkan sebagian kosong.
Contoh Soal TIU Kemampuan Verbal
Lima soal berikut mencakup analogi, silogisme, dan analitis, dan semuanya disusun khusus untuk latihan ini. Coba jawab dulu tanpa melihat kunci, lalu cocokkan alasanmu dengan pembahasan di bawah setiap soal.
- Pilih pasangan kata yang hubungannya paling mirip dengan pasangan PISAU dan MEMOTONG.
- A. KUAS dan MELUKIS
- B. GURU dan MENGAJAR
- C. API dan PANAS
- D. BUKU dan PERPUSTAKAAN
- E. PETANI dan SAWAH
Kunci jawaban A. Pisau adalah alat untuk memotong dan kuas adalah alat untuk melukis, sedangkan guru pada pilihan B adalah pelaku, bukan alat.
- AIR berhubungan dengan HAUS seperti MAKANAN berhubungan dengan ….
- A. KENYANG
- B. LAPAR
- C. PIRING
- D. DAPUR
- E. NASI
Kunci jawaban B. Air menghilangkan rasa haus dan makanan menghilangkan rasa lapar, sedangkan kenyang adalah hasilnya, bukan kondisi yang dihilangkan.
- Semua peserta pelatihan menerima sertifikat. Dimas tidak menerima sertifikat. Kesimpulan yang paling tepat adalah ….
- A. Dimas peserta pelatihan.
- B. Dimas bukan peserta pelatihan.
- C. Dimas mungkin peserta pelatihan.
- D. Sebagian peserta pelatihan tidak menerima sertifikat.
- E. Tidak dapat ditarik kesimpulan.
Kunci jawaban B. Kalau semua peserta pasti menerima sertifikat, orang yang tidak menerima sertifikat tidak mungkin termasuk peserta.
- Sebagian pegawai di kantor itu gemar membaca. Semua orang yang gemar membaca memiliki kartu perpustakaan. Kesimpulan yang paling tepat adalah ….
- A. Semua pegawai di kantor itu memiliki kartu perpustakaan.
- B. Sebagian pegawai di kantor itu memiliki kartu perpustakaan.
- C. Semua pemilik kartu perpustakaan adalah pegawai di kantor itu.
- D. Sebagian pegawai di kantor itu tidak memiliki kartu perpustakaan.
- E. Tidak ada pegawai di kantor itu yang memiliki kartu perpustakaan.
Kunci jawaban B. Pegawai yang gemar membaca pasti memiliki kartu perpustakaan, tetapi premis tidak memberi informasi tentang pegawai yang tidak gemar membaca, jadi pilihan A dan D tidak bisa dipastikan.
- Lima orang, yaitu P, Q, R, S, dan T, berdiri dalam satu antrean. R berada di urutan paling depan. Q berdiri tepat di belakang P, dan S berdiri tepat di belakang T. P tidak berada di urutan kedua. Siapa yang berada di urutan ketiga?
- A. P
- B. Q
- C. S
- D. T
- E. R
Kunci jawaban C. Urutan kedua sampai kelima diisi dua pasangan, yaitu P lalu Q serta T lalu S, dan karena P tidak di urutan kedua, urutan lengkapnya menjadi R, T, S, P, Q.
Soal analitis seperti nomor 5 paling cepat dikerjakan kalau kamu menulis kotak urutan di kertas coretan. Isi dulu posisi yang sudah pasti, baru pasangkan syarat lain satu per satu.
Contoh Soal TIU Kemampuan Numerik
Enam soal numerik ini terdiri dari berhitung, deret angka, perbandingan kuantitatif, dan soal cerita. Setiap pembahasan menuliskan langkah hitung lengkap, jadi kamu bisa mengecek di langkah mana hitunganmu berbeda.
- Hasil dari 25% dari 480 ditambah 3/4 dari 120 adalah ….
- A. 190
- B. 200
- C. 210
- D. 220
- E. 230
Kunci jawaban C. Nilai 25% dari 480 sama dengan 480 dibagi 4, yaitu 120, lalu 3/4 dari 120 adalah 90, sehingga 120 + 90 = 210.
- Hasil dari (2,5 × 1,6) + (0,75 ÷ 0,25) adalah ….
- A. 6
- B. 7
- C. 8
- D. 9
- E. 10
Kunci jawaban B. Hitungannya 2,5 × 1,6 = 4 dan 0,75 ÷ 0,25 = 3, sehingga 4 + 3 = 7.
- Bilangan berikutnya dari deret 3, 6, 11, 18, 27, … adalah ….
- A. 36
- B. 38
- C. 40
- D. 42
- E. 45
Kunci jawaban B. Selisih antarbilangannya 3, 5, 7, dan 9, jadi selisih berikutnya 11 dan 27 + 11 = 38.
- Bilangan berikutnya dari deret 2, 6, 4, 12, 10, 30, … adalah ….
- A. 26
- B. 28
- C. 32
- D. 60
- E. 90
Kunci jawaban B. Polanya dikali 3 lalu dikurangi 2 secara bergantian, yaitu 2 dikali 3 menjadi 6, 6 dikurangi 2 menjadi 4, 4 dikali 3 menjadi 12, 12 dikurangi 2 menjadi 10, 10 dikali 3 menjadi 30, lalu 30 dikurangi 2 menjadi 28.
- Jika x = 15% dari 60 dan y = 60% dari 15, hubungan x dan y yang tepat adalah ….
- A. x lebih besar daripada y
- B. x lebih kecil daripada y
- C. x sama dengan y
- D. x sama dengan 2y
- E. Hubungan x dan y tidak dapat ditentukan
Kunci jawaban C. Nilai x = 0,15 × 60 = 9 dan nilai y = 0,6 × 15 = 9, sehingga x sama dengan y.
- Andi membeli 3 buku dan 2 pulpen seharga Rp34.000, sedangkan Budi membeli 1 buku dan 2 pulpen seharga Rp18.000. Jika harga setiap barang sama di kedua pembelian, berapa harga 2 buku dan 3 pulpen?
- A. Rp29.000
- B. Rp30.000
- C. Rp31.000
- D. Rp32.000
- E. Rp33.000
Kunci jawaban C. Selisih kedua pembelian adalah 2 buku seharga Rp16.000 sehingga 1 buku Rp8.000, lalu 2 pulpen seharga Rp18.000 dikurangi Rp8.000, yaitu Rp10.000, sehingga 1 pulpen Rp5.000, dan 2 buku ditambah 3 pulpen menjadi Rp16.000 + Rp15.000 = Rp31.000.
Kalau kamu sering salah di deret angka, biasakan menulis selisih atau rasio antarbilangan lebih dulu. Banyak pola deret baru terlihat setelah selisih itu ditulis berjajar di bawah deretnya.
Contoh Soal TIU Kemampuan Figural
Soal figural pada tes aslinya berbentuk gambar, sedangkan latihan ini memakai simbol teks supaya bisa ditampilkan di artikel. Tujuannya melatih cara membaca pola, yaitu bagian yang berubah dan bagian yang tetap dari satu bentuk ke bentuk berikutnya.
- Pola berikutnya dari urutan ↑•, →••, ↓•••, ←••••, … adalah ….
- A. ↑•••••
- B. →•••••
- C. ↓•••••
- D. ↑••••
- E. ←•••••
Kunci jawaban A. Panah berputar seperempat putaran searah jarum jam di setiap langkah sehingga kembali menghadap ke atas, dan jumlah titik bertambah satu sehingga menjadi lima.
- Manakah kelompok simbol yang berbeda dari yang lain?
- A. ▲▲△
- B. ■■□
- C. ●●○
- D. ◆◆◇
- E. ★☆☆
Kunci jawaban E. Empat pilihan lain terdiri dari dua simbol berisi dan satu simbol kosong, sedangkan pilihan E terdiri dari satu simbol berisi dan dua simbol kosong.
Pola figural biasanya menggabungkan lebih dari satu aturan, misalnya arah dan jumlah seperti pada soal 12. Periksa setiap aturan secara terpisah, lalu pilih jawaban yang memenuhi semua aturan sekaligus.
Cara Mengerjakan TIU supaya Waktu Cukup
Latihan per subtipe akan lebih berguna kalau dibarengi strategi saat ujian berlangsung. Tiga kebiasaan berikut bisa kamu bangun sejak sesi latihan di rumah.
- Kerjakan subtipe terkuatmu lebih dulu, supaya nilai yang paling pasti sudah terkumpul sebelum tenaga terkuras.
- Lewati soal yang membuatmu macet, lalu kembali ke soal itu setelah soal lain selesai.
- Sisakan waktu di akhir untuk mengecek ulang hitungan, terutama soal numerik yang mudah keliru di satu langkah.
Skor TIU yang tinggi belum cukup kalau nilai tes lain berada di bawah batas yang ditentukan. Ambang batas setiap tes per jalur bisa kamu cek di artikel passing grade SKD.
Ambang Batas TIU yang Perlu Kamu Tahu
Untuk seleksi Sekolah Kedinasan tahun anggaran 2026, ambang batas TIU ditetapkan sebesar 80. Nilai 80 itu setara dengan 16 jawaban benar dari 35 soal, karena setiap jawaban benar bernilai 5.
Ambang batas TIU untuk jalur CPNS diatur lewat keputusan tersendiri di setiap pengadaan. Angkanya perlu kamu cek di pengumuman resmi jalur yang kamu ikuti, bukan diasumsikan sama dengan Sekolah Kedinasan.
Latihan per subtipe sebaiknya diarahkan untuk melewati ambang itu dengan aman, bukan sekadar menyentuhnya. Hitung berapa soal benar yang kamu dapat di setiap sesi latihan, lalu bandingkan hasilnya dengan ambang yang berlaku di jalurmu.
Langkah berikutnya, catat subtipe tempat kamu paling sering salah, lalu latih subtipe itu lebih dulu. Setelah polanya terasa lancar, coba simulasi penuh 35 soal supaya kamu terbiasa menjaga fokus dari soal pertama sampai soal terakhir.
Kalau latihanmu sudah berjalan rutin, pastikan juga akun dan berkas pendaftaranmu siap sejak awal. Urutan langkahnya ada di panduan cara daftar CPNS lewat SSCASN, baru setelah itu pilih formasi.

