Macklemore Dicoret dari Tur Ed Sheeran usai Suarakan Dukungan untuk Palestina
Macklemore dicoret dari tur Ed Sheeran usai menyerukan dukungan untuk Palestina, memicu empat musisi mundur dan seruan boikot dari kelompok pro-Palestina. Berikut kronologi dan respons resmi Ed Sheeran berdasarkan laporan media per 16 September 2026.
Berita.co – Kalau kamu mengikuti tur “The Loop” milik Ed Sheeran, ada perubahan susunan pengisi acara yang perlu kamu tahu. Macklemore dicoret dari sisa rangkaian tur tersebut setelah menyuarakan dukungan untuk Palestina di atas panggung. Perubahan ini kemudian memicu empat musisi lain memilih mundur, dan tur Ed Sheeran sendiri sempat diserukan untuk diboikot.
Polemik ini bermula pada 4 September 2026, saat Macklemore tampil sebagai pengisi acara pembuka konser Ed Sheeran di MetLife Stadium, New Jersey. Dalam penampilannya, Macklemore menyerukan “Free Palestine”.
Setelah momen itu, nama Macklemore dicoret dari sisa jadwal tur “The Loop”. Keputusan tersebut kemudian memicu efek domino di kalangan musisi pengisi acara lain.
Empat Musisi Ikut Mundur
Empat musisi yang masih dijadwalkan tampil dalam tur Ed Sheeran, yaitu Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, dan Beoga, mengumumkan pengunduran diri mereka pada Selasa, 15 September 2026, tak lama setelah kabar pencoretan Macklemore beredar. Keempatnya menyatakan langkah ini sebagai bentuk solidaritas terhadap sikap Macklemore soal Palestina.
Finneas, kakak dari Billie Eilish, sebelumnya dijadwalkan membuka enam konser Ed Sheeran di Amerika Selatan pada November 2026. Dalam pernyataannya, ia secara terang-terangan menyebut dukungannya terhadap Palestina sebagai alasan mundur.
Respons Ed Sheeran
Ed Sheeran buka suara lewat akun Instagram pribadinya. Ia mengaku prihatin dengan konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina. Menurut penjelasannya, ia sebelumnya sudah menyetujui keikutsertaan Macklemore dalam tur “The Loop” dengan membawakan repertoar sendiri.
Situasi berubah setelah Macklemore menyampaikan sejumlah pesan terkait Palestina dalam dua konser mereka di New Jersey. Sheeran menyebut pihak pengelola venue kemudian memberi tahu promotor bahwa pertunjukan mendatang berpotensi dibatalkan jika Macklemore tetap menjadi bagian dari tur.
Sheeran mengaku sempat berupaya menjadi penghubung antara kedua pihak, termasuk berbicara dengan Robert Kraft, pemilik New England Patriots sekaligus Kraft Group yang mengelola Stadion Gillette di Foxborough, Massachusetts. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil.
Seruan Boikot dari Kelompok Pro-Palestina
Kabar pencoretan Macklemore dan mundurnya empat musisi ini turut memicu seruan boikot terhadap tur Ed Sheeran. Salah satu seruan datang dari Palestinian Campaign for the Academic and Cultural Boycott of Israel (PACBI), yang meminta Ed Sheeran membatalkan sisa jadwal konsernya.
Sampai artikel ini ditulis, belum ada pengumuman resmi dari pihak Ed Sheeran maupun promotor tur terkait pembatalan jadwal konser.
Semua informasi di atas berdasarkan laporan media per 16 September 2026. Detail bisa berubah seiring perkembangan kasus, jadi cek ulang sumber resmi sebelum kamu menyimpulkan sesuatu.
