POCO X8 dan C95 Pro Resmi di Indonesia, Baterai 8.340 mAh dan 7.500 mAh
POCO X8 dan C95 Pro meluncur di Indonesia pada 30 Oktober 2026 dengan baterai 8.340 mAh dan 7.500 mAh. Pada memori 8/256 GB, keduanya terpaut Rp1,7 juta. Selisih itu terlihat di chipset, jenis penyimpanan, dan layar.
Berita.co – POCO X8 dan POCO C95 Pro resmi meluncur di Indonesia pada Jumat, 30 Oktober 2026, dalam acara peluncuran di Jakarta. Ciri paling menonjol dari keduanya adalah baterai besar, 8.340 mAh untuk X8 dan 7.500 mAh untuk C95 Pro.
POCO X8 dibanderol Rp5.699.000, sedangkan C95 Pro mulai Rp3 jutaan. Keduanya dijual mulai 3 November 2026 lewat situs resmi Xiaomi, Tokopedia, Shopee, dan TikTok Shop.
Baterai besar, klaim 12 jam dan 10 jam main gim
Baterai X8 lebih besar 840 mAh, atau sekitar 11 persen, dibanding C95 Pro. Halaman spesifikasi resmi POCO X8 menyebut baterainya berjenis silikon-karbon dengan pengisian 67W HyperCharge, dan charger 67W sudah disertakan di dalam kotak.
C95 Pro memakai pengisian 45W Turbo Charging. Keduanya juga bisa mengisi daya perangkat lain lewat kabel USB-C dengan reverse charging hingga 22,5W.
“Poco X8 membawa baterai besar 8.340mAh, bisa tahan main gim sampai dengan 12 jam non-stop,” kata PR Manager Poco Indonesia, Novita Krisutami, saat peluncuran. Untuk C95 Pro, Novita menyebut angka 10 jam main gim tanpa henti.
Angka 12 jam dan 10 jam itu klaim perusahaan, bukan hasil uji independen. Durasi sebenarnya tetap bergantung pada jenis gim, kecerahan layar, dan koneksi internet.
Beda kelas di chipset, penyimpanan, dan layar
X8 ditenagai Snapdragon 6s Gen 4 berproses fabrikasi 4 nm, dengan RAM LPDDR4X 8 GB dan penyimpanan UFS 3.1 256 GB. C95 Pro memakai MediaTek Helio G91-Ultra berproses 12 nm, dengan RAM LPDDR4X dan penyimpanan eMMC 5.1 yang bisa ditambah kartu microSD.
Untuk pemakaian sehari-hari, jenis penyimpanan sering lebih terasa daripada besarnya RAM. UFS 3.1 membaca dan menulis data lebih cepat daripada eMMC 5.1, jadi bedanya muncul saat kamu membuka aplikasi berat, memasang gim, atau memindahkan video.
Layarnya juga berbeda kelas. X8 memakai AMOLED 6,83 inci beresolusi 1.5K (2772 x 1280 piksel) dengan kecerahan puncak 3.500 nits, sedangkan C95 Pro memakai layar 6,9 inci beresolusi HD+ (1.600 x 720 piksel) dengan kecerahan 825 nits pada mode HBM, sesuai halaman spesifikasi resmi POCO C95 Pro.
Ketahanan bodinya pun berbeda. X8 setebal 8,6 mm dengan sertifikasi IP66, IP68, IP69, hingga IP69K, sementara C95 Pro mengantongi IP64 untuk debu dan percikan air.
Harga dan pilihan memori
Di Indonesia, POCO X8 hadir dalam konfigurasi 8/256 GB seharga Rp5.699.000. Di pasar global, POCO juga menyediakan varian 6/128 GB dan 12/256 GB, dengan varian 128 GB memakai penyimpanan UFS 2.2 yang lebih lambat.
C95 Pro tersedia dalam pilihan 6/128 GB dan 8/256 GB. Dari sumber, tercatat harga Rp3.299.000 untuk 6/128 GB dan Rp3.999.000 untuk 8/256 GB, sedangkan Gizmologi menyebut harga mulai Rp3.099.000.
Harga final varian terendah bisa kamu pastikan di situs resmi Xiaomi saat penjualan dibuka 3 November. Dengan memori yang sama, 8/256 GB, harga X8 lebih mahal Rp1.700.000 daripada C95 Pro.
Kedua ponsel menjalankan Xiaomi HyperOS 3 dengan janji 4 kali pembaruan OS dan 5 tahun pembaruan keamanan. C95 Pro lebih murah Rp1,7 juta untuk memori yang sama, tapi layarnya HD+ dan penyimpanannya eMMC 5.1.

