5 HP Gaming Murah, Spesifikasi Mumpuni dan Cara Membaca Angka Speknya
Lima HP gaming murah dari Xiaomi, realme, dan Samsung, dibaca dari lembar spesifikasi resmi. Ini cara memahami RAM fisik, jenis penyimpanan, refresh rate, dan baterai sebelum membeli.
Berita.co – HP gaming murah sebenarnya bisa dinilai dari lima angka di lembar spesifikasi resmi, yaitu chipset, RAM fisik, jenis penyimpanan, refresh rate layar, serta baterai dan daya pengisiannya. Masalahnya, angka-angka itu sering ditulis dengan istilah yang membingungkan, misalnya RAM yang ternyata sebagian meminjam ruang penyimpanan.
Artikel ini membaca lima model dari tiga merek, yaitu Xiaomi, realme, dan Samsung, lalu menerjemahkan arti tiap angka untuk pemakaian sehari-hari kamu. Kalau prioritasmu justru kamera, panduan HP kamera terbaik membahas lima HP flagship dengan cara baca yang sama.
Semua penilaian di sini berasal dari angka resmi, bukan dari uji langsung, hitungan FPS, atau skor benchmark pihak ketiga. Angka yang tidak tercantum di halaman resmi ditulis apa adanya sebagai belum dicantumkan, bukan diisi dari toko online.
Tabel 5 HP gaming murah dari situs resmi
Menurut lembar spesifikasi di situs resmi Xiaomi Indonesia untuk Redmi 15C dan Redmi A7 Pro, serta situs resmi realme Indonesia untuk realme C85, angka chipset, RAM, layar, dan baterai ketiga model itu tercantum seperti di tabel berikut. Situs resmi Samsung Indonesia mencantumkan spesifikasi sekaligus harga untuk Galaxy A07s dan Galaxy A08.
| Model | Chipset atau CPU | RAM dan penyimpanan | Layar | Baterai dan pengisian | Harga resmi |
|---|---|---|---|---|---|
| Redmi 15C | Helio G81-Ultra, GPU Mali-G52 MC2 | 6GB+128GB atau 8GB+256GB, LPDDR4X dan eMMC 5.1 | 6,9 inci, hingga 120 Hz | 6.000 mAh, 33 W | Rp2.349.000 |
| Redmi A7 Pro | UNISOC T7250 12nm, GPU Mali-G57 | 4GB+64GB atau 4GB+128GB, LPDDR4X dan UFS2.2 | Hingga 120 Hz | 6.000 mAh, 15 W | Rp1.699.000 |
| realme C85 | Snapdragon 685, GPU Adreno 610 | Dynamic RAM hingga 24GB, ROM hingga 256GB, RAM fisik belum dicantumkan | 6,8 inci, hingga 144 Hz | 7.000 mAh, 45 W | Rp3.399.000 |
| Samsung Galaxy A07s | Octa-core 2,2 GHz dan 2 GHz | Varian 64GB, RAM belum terbaca | 6,7 inci HD+, 90 Hz | 5.000 mAh, watt belum terbaca | Rp2.699.000 (64GB) |
| Samsung Galaxy A08 | Octa-core 2,2 GHz dan 2 GHz | Varian 64GB, RAM belum terbaca | HD+, refresh rate belum terbaca | 6.000 mAh, watt belum terbaca | Rp2.999.000 (64GB) |
Hanya harga Samsung yang terverifikasi dari halaman resmi, sementara harga Redmi 15C, Redmi A7 Pro, dan realme C85 belum dicantumkan di halaman resmi. Kolom itu sengaja tidak diisi dari marketplace, karena harga di toko online bisa berbeda antarpenjual.
Spesifikasi Redmi 15C
Redmi 15C memakai chipset Helio G81-Ultra dengan GPU Mali-G52 MC2, RAM jenis LPDDR4X, dan penyimpanan eMMC 5.1. Varian yang tercantum adalah 6GB+128GB dan 8GB+256GB, dengan layar 6,9 inci yang refresh rate-nya bisa sampai 120 Hz.
Baterainya 6.000 mAh dengan pengisian 33 W, kapasitas yang cukup lapang untuk sesi main yang panjang. Harga resminya belum dicantumkan di halaman resmi, jadi pastikan harga di toko memang untuk varian yang kamu pilih.
Kalau kamu sering memasang game berukuran besar, varian 8GB+256GB lebih masuk akal karena ruang penyimpanannya dua kali lipat. Varian 6GB+128GB tetap bisa dipakai, tapi ruangnya akan cepat habis kalau kamu memasang beberapa game besar sekaligus.
Spesifikasi Redmi A7 Pro
Redmi A7 Pro memakai UNISOC T7250 berproses 12nm dengan GPU Mali-G57, RAM LPDDR4X, dan penyimpanan UFS2.2. Pilihan variannya 4GB+64GB dan 4GB+128GB, layarnya bisa sampai 120 Hz, dan baterainya 6.000 mAh.
Pengisiannya 15 W, paling rendah di antara tiga model yang daya pengisiannya tercantum di halaman resmi. Artinya, mengisi baterai 6.000 mAh dari kosong umumnya butuh waktu lebih lama dibanding Redmi 15C atau realme C85.
Menurut penilaian penulis, RAM fisik 4GB lebih cocok untuk game ringan, bukan untuk game berat sambil membuka banyak aplikasi di belakangnya. Keunggulan model ini justru ada di penyimpanan UFS2.2, yang dibahas lebih jauh di bagian penyimpanan.
Spesifikasi realme C85
Ponsel realme C85 memakai Snapdragon 685 dengan GPU Adreno 610, dan layarnya 6,8 inci dengan pilihan refresh rate 60, 90, 120, dan 144 Hz. Baterainya 7.000 mAh, terbesar di daftar ini, dan pengisian 45 W-nya tertinggi di antara model yang daya pengisiannya tercantum.
Lembar spesifikasinya menulis RAM sebagai Dynamic RAM hingga 24GB dan ROM hingga 256GB. Angka RAM fisiknya belum dicantumkan di halaman resmi, jadi angka 24GB itu tidak bisa dibaca sebagai RAM fisik.
Kalau kamu membeli model ini, tanyakan ke penjual atau lihat di kotak kemasan berapa RAM fisik varian yang kamu ambil. Angka itu lebih menentukan kelancaran game dibanding angka Dynamic RAM yang tertulis besar di lembar spesifikasi.
Spesifikasi Samsung Galaxy A07s dan Galaxy A08
Galaxy A07s varian 64GB tercantum seharga Rp2.699.000, dengan prosesor octa-core 2,2 GHz dan 2 GHz, layar 6,7 inci HD+ 90 Hz, serta baterai 5.000 mAh. Galaxy A08 varian 64GB tercantum seharga Rp2.999.000, dengan prosesor octa-core berkecepatan sama, layar HD+, dan baterai 6.000 mAh.
Halaman resmi kedua model belum mencantumkan nama chipset, hanya jumlah inti dan kecepatan prosesornya. Refresh rate Galaxy A08 juga belum terbaca dari halaman resminya, jadi angka itu tidak ditebak di sini.
Kelebihan dua model ini ada di kepastian harga, karena hanya harga keduanya yang terverifikasi di halaman resmi. Dari angka yang terbaca, perbedaan paling jelas untuk selisih Rp300.000 itu ada di baterai, 6.000 mAh dibanding 5.000 mAh.
Kalau kamu membeli model mana pun dari daftar ini di luar toko resmi mereknya, pastikan nomor IMEI-nya terdaftar sebelum masa pengembalian barang habis. Langkahnya ada di panduan cara cek IMEI, dan pengecekan itu paling aman dilakukan begitu HP sampai di tangan.
RAM 8GB belum tentu 8GB fisik
RAM fisik adalah chip memori yang benar-benar terpasang di HP, sedangkan RAM virtual adalah tambahan yang meminjam sebagian ruang penyimpanan. Lembar spesifikasi Redmi A7 Pro menulisnya terang-terangan, yaitu perluasan RAM 4GB hingga 8GB yang memakai sebagian ROM.
Jadi, angka 8GB pada fitur itu bukan RAM fisik, karena RAM fisik di semua varian Redmi A7 Pro tetap 4GB. Penyimpanan bekerja jauh lebih lambat daripada RAM fisik, sehingga memori pinjaman ini tidak bisa menggantikan RAM fisik sepenuhnya saat game berat berjalan.
Ponsel realme C85 memakai istilah lain, yaitu Dynamic RAM hingga 24GB, dan halaman resminya belum mencantumkan berapa RAM fisiknya. Prinsip membacanya sama, angka Dynamic RAM jangan langsung dianggap sebagai RAM fisik.
Pertanyaan soal RAM minimal untuk HP gaming tidak dijawab dengan satu angka resmi di halaman mana pun yang dirujuk artikel ini. Menurut penilaian penulis, RAM fisik adalah angka pertama yang perlu dicek, sedangkan RAM virtual hanya cadangan saat memori fisik penuh.
Penyimpanan dan refresh rate
Jenis penyimpanan jarang dibahas, padahal angka ini ikut menentukan berapa lama game selesai dimuat. Redmi 15C memakai eMMC 5.1, sedangkan Redmi A7 Pro memakai UFS2.2.
Bagian ini adalah penjelasan penulis, bukan klaim produsen. Penyimpanan UFS umumnya membaca data lebih cepat daripada eMMC, sehingga layar loading game dan perpindahan antaraplikasi biasanya terasa lebih singkat.
Konsekuensinya menarik, karena Redmi A7 Pro yang RAM fisiknya lebih kecil justru punya jenis penyimpanan yang lebih cepat dibanding Redmi 15C. Kalau kamu lebih sering terganggu oleh layar loading yang lama, jenis penyimpanan bisa jadi pertimbangan yang sama pentingnya dengan RAM.
Refresh rate 90, 120, atau 144 Hz membuat gerakan di layar lebih halus, tapi hanya kalau game yang kamu mainkan mendukung frame rate setinggi itu. Kalau game favoritmu terkunci di frame rate rendah, layar 144 Hz di realme C85 tidak akan membuat game itu terlihat lebih mulus.
Galaxy A07s berada di 90 Hz, sementara Redmi 15C dan Redmi A7 Pro bisa sampai 120 Hz. Selisih 90 Hz dan 120 Hz paling terasa di game yang memang menyediakan opsi frame rate tinggi di menu pengaturannya.
Persiapan sebelum checkout
Daftar ini disusun dari angka yang tercantum di lembar spesifikasi resmi, tanpa skor benchmark atau uji pihak ketiga. Urutannya adalah penilaian penulis, dan cek IMEI yang dibahas di atas tetap jadi langkah terakhir setelah HP sampai di tangan.
- Cocokkan varian RAM dan penyimpanan dengan harga yang kamu bayar, misalnya harga resmi Galaxy A07s dan Galaxy A08 berlaku untuk varian 64GB.
- Cek RAM fisik, bukan hanya angka RAM virtual, Dynamic RAM, atau perluasan RAM.
- Cek jenis penyimpanan, eMMC atau UFS, terutama kalau kamu sering memasang game besar.
- Cek refresh rate layar, lalu pastikan game yang kamu mainkan mendukung frame rate tinggi.
- Cek kapasitas baterai dan daya pengisian dalam watt, karena keduanya menentukan lama main dan lama mengisi daya.
Urutan ini dimulai dari varian dan harga karena di situ pembeli paling sering salah pilih, misalnya membayar harga varian besar untuk varian 64GB. Angka chipset sengaja tidak masuk daftar, karena dua dari lima halaman resmi yang dirujuk belum mencantumkan nama chipset.
Kalau kamu butuh kepastian harga dari situs resmi, hanya harga Samsung yang terverifikasi, yaitu Galaxy A07s dan Galaxy A08. Kalau prioritasmu layar paling mulus dan baterai paling besar, realme C85 mencantumkan 144 Hz dan 7.000 mAh, meski RAM fisik dan harganya belum dicantumkan di halaman resmi.
Kalau kamu sering memasang game besar, Redmi 15C varian 8GB+256GB memberi ruang lega, sedangkan Redmi A7 Pro menawarkan penyimpanan UFS2.2 dengan RAM fisik yang lebih kecil. HP yang sudah dibeli juga perlu dijaga, jadi simpan panduan cara melacak HP yang hilang untuk berjaga-jaga.

