Hyundai Serahkan 11 Bus Listrik County EV untuk Transportasi Publik Bali
Hyundai menyerahkan 11 bus listrik County EV berkaroseri Laksana untuk proyek Bali E-Mobility. Bus 8 meter ini memuat 20 penumpang dengan baterai 128 kWh dan jarak tempuh lebih dari 200 km.
Berita.co – Hyundai Motor Company menyerahkan 11 unit bus listrik County EV untuk transportasi publik berbasis listrik pertama di Bali. Penyerahan ini diumumkan lewat keterangan resmi pada Jumat, 23 Oktober 2026, dan menjadi bagian dari Peluncuran Bus Listrik dan Charging Station Hibah Proyek Bali E-Mobility.
Hyundai menyediakan platform bus berukuran 8 meter, sementara bodi dan interiornya dikerjakan oleh karoseri lokal Laksana. Program ini diinisiasi oleh Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan Korea Selatan bersama Global Green Growth Institute.
Spesifikasi County EV yang disebut dalam pengumuman
Kalau kamu ingin membandingkan bus ini dengan armada listrik lain, berikut angka yang disebut dalam pengumuman resmi Hyundai.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Jumlah unit untuk Bali | 11 unit |
| Kelas | Bus listrik ukuran sedang |
| Panjang | 8 meter |
| Kapasitas penumpang | 20 orang |
| Kapasitas baterai | 128 kWh |
| Jarak tempuh | Lebih dari 200 km per pengisian penuh |
| Karoseri | Laksana |
Pengumuman itu tidak menyebut harga unit, rute operasional, maupun tarif penumpang. Angka di atas adalah klaim pabrikan, bukan hasil pengukuran independen.
Bukan armada pertama Hyundai di Indonesia
Bali bukan kota pertama yang menerima County EV. Hyundai sebelumnya sudah menyediakan armada serupa untuk layanan transportasi publik di Surabaya pada November 2024.
Program di Bali bertujuan menekan emisi gas rumah kaca. Langkah ini juga menindaklanjuti kesepakatan pemerintah Korea Selatan dan Indonesia untuk mentransformasi sistem transportasi di pulau tersebut.
Chul Youn Park, Senior Vice President and Head of Global Commercial Vehicle and Light Commercial Vehicle Business Division at Hyundai Motor Company, menyampaikan arah bisnis perusahaan dalam keterangan resminya.
“Dengan pengalaman global dan kehadiran yang terus berkembang di Indonesia, kami berkomitmen memperluas bisnis kendaraan niaga berbasis listrik di berbagai kota dan wilayah di Indonesia.”
Selain armada, Hyundai juga menyiapkan dukungan untuk tahap awal operasional. Nama program ini adalah EV Bus Field Quality Assurance Program. Program ini mencakup pemantauan kualitas bus di lapangan dan pembentukan pusat pemantauan kendaraan di lokasi.
Hyundai juga berencana memperluas kehadiran kendaraan listriknya ke kota besar lain. Kota yang disebut antara lain Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Medan. Belum ada jadwal maupun jumlah unit yang diumumkan untuk rencana itu.

