Peringkat Paspor 2026: Malaysia Naik ke Posisi 2 Dunia, Indonesia di Urutan 56
Malaysia naik ke peringkat kedua dunia dalam Global Passport Power Rank 2026, sementara paspor Indonesia berada di posisi ke-56 dengan Mobility Score 89. Berikut rinciannya dan yang perlu kamu cek sebelum merencanakan perjalanan.
Berita.co – Peringkat kekuatan paspor dunia untuk 2026 baru saja diperbarui, dan posisinya mencatat perubahan yang cukup mencolok di Asia Tenggara.
Malaysia naik ke peringkat kedua dunia, sementara paspor Indonesia berada di posisi ke-56 dengan Mobility Score 89.
Data ini berasal dari Global Passport Power Rank 2026 yang disusun Passport Index, sebagaimana dilaporkan Malay Mail pada 30 September 2026 dan diangkat media Tanah Air pada 1 Oktober 2026.
Malaysia Naik ke Peringkat Kedua Dunia
Paspor Malaysia kini berbagi posisi kedua dunia dengan Singapura, naik satu peringkat dari tahun sebelumnya.
Mobility Score Malaysia tercatat 175, hanya kalah dari Uni Emirat Arab (UEA) yang memimpin daftar dengan skor 182.
Mengutip keterangan Jabatan Imigrasi Malaysia, pemegang paspor Malaysia memiliki akses ke 175 destinasi dalam pemeringkatan ini.
Posisi ketiga dunia ditempati Spanyol dengan skor 174. Sejumlah negara Eropa seperti Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Swiss, Swedia, Denmark, dan Jepang berada dalam kelompok skor berikutnya, di kisaran 173.
Posisi Paspor Indonesia di Peringkat ke-56
Paspor Indonesia berada di peringkat ke-56 dengan Mobility Score 89, tepat di bawah Kazakhstan yang menempati posisi ke-55 dengan skor 90, dan di atas Bolivia pada posisi ke-57 dengan skor 88.
Rincian akses paspor Indonesia terbagi tiga: 49 negara bisa dikunjungi bebas visa, 40 negara menyediakan fasilitas visa on arrival, dan 109 negara masih mensyaratkan pengurusan visa sebelum keberangkatan.
Ketentuan tinggal, tujuan kunjungan, dan dokumen pendukung untuk kategori bebas visa maupun visa on arrival tetap bisa berbeda di tiap negara, jadi kamu perlu mengecek syarat spesifiknya sebelum berangkat.
Perbandingan dengan Negara Asia Tenggara Lain
Di kawasan Asia Tenggara, Brunei mencatat posisi tertinggi. Berikut rincian peringkat dan Mobility Score negara-negara ASEAN dalam pemeringkatan ini:
| Negara | Peringkat Dunia | Mobility Score |
|---|---|---|
| Malaysia | 2 | 175 |
| Singapura | 2 | 175 |
| Brunei | 18 | 154 |
| Timor Leste | 46 | 102 |
| Thailand | 53 | 93 |
| Indonesia | 56 | 89 |
| Filipina | 65 | 78 |
| Vietnam | 72 | 69 |
| Kamboja | 74 | 66 |
| Laos | 79 | 61 |
| Myanmar | 86 | 54 |
Mobility Score dipakai Passport Index untuk mengukur kemudahan perjalanan lintas negara berdasarkan akses yang tersedia bagi pemegang paspor, mencakup destinasi bebas visa dan destinasi dengan fasilitas visa on arrival.
Skor ini jadi dasar penyusunan Global Passport Power Rank, dan bisa berubah seiring perubahan kebijakan imigrasi, aturan visa, atau kesepakatan perjalanan antarnegara.
Sebagai pembanding posisi puncak dan dasar daftar, UEA di peringkat pertama memiliki akses bebas visa ke 138 negara dan visa on arrival di 44 negara, sementara 16 negara masih mensyaratkan visa.
Di ujung bawah daftar, Afghanistan berada di peringkat ke-99 dengan skor 35, diikuti Suriah (98, skor 36), Irak (97, skor 41), dan Pakistan (96, skor 42).
