TERKINI
Menhub Minta Aplikator Ojol Awasi Keselamatan dan Perawatan Motor Mitra/// Polisi Dalami Peran Tiga Orang Lain di Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati Bekasi/// MK Nyatakan Tak Ada Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Pansus DPR Diusulkan/// Kejagung Limpahkan 5 Tersangka Dugaan Korupsi Motor Listrik MBG, Kerugian Negara Rp863,8 Miliar/// UGM Naik ke Kelompok 801-1000 Dunia di THE WUR 2027, UIN Sunan Kalijaga Unggul di Jogja-Jateng/// Menhub Minta Aplikator Ojol Awasi Keselamatan dan Perawatan Motor Mitra/// Polisi Dalami Peran Tiga Orang Lain di Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati Bekasi/// MK Nyatakan Tak Ada Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Pansus DPR Diusulkan/// Kejagung Limpahkan 5 Tersangka Dugaan Korupsi Motor Listrik MBG, Kerugian Negara Rp863,8 Miliar/// UGM Naik ke Kelompok 801-1000 Dunia di THE WUR 2027, UIN Sunan Kalijaga Unggul di Jogja-Jateng///
Smartphone

WhatsApp Uji Fitur Restricted Chat, Begini Cara Kerjanya

WhatsApp menguji fitur Restricted Chat di versi beta Android dan iOS, menambah batasan akses obrolan lewat perangkat tertaut sambil tetap menjaga enkripsi end-to-end.

Berita.co – WhatsApp mulai menguji fitur baru bernama Restricted Chat untuk sebagian pengguna beta di Android dan iPhone. Fitur ini menambah lapisan pembatasan pada obrolan tertentu, lebih jauh dari fitur Advanced Chat Privacy yang sudah tersedia sebelumnya.

Mengutip laporan WABetaInfo pada Selasa, 6 Oktober 2026, Restricted Chat ditemukan pertama kali pada WhatsApp beta Android versi 2.26.39.11. Fitur ini kemudian mulai digulirkan juga untuk pengguna iPhone lewat program beta di TestFlight.

Empat batasan yang diterapkan

Kalau kamu mengaktifkan Restricted Chat pada sebuah obrolan, WhatsApp memberlakukan empat batasan sekaligus. Pertama, media seperti foto atau video dari obrolan itu tidak lagi otomatis tersimpan ke galeri perangkat. Kedua, kamu tidak bisa mengekspor isi obrolan tersebut.

Ketiga, fitur Meta AI tidak bisa dipakai di dalam obrolan yang dibatasi. Keempat, obrolan itu tidak bisa diakses lewat perangkat tertaut, misalnya WhatsApp Web atau aplikasi desktop di laptop.

Batasan keempat ini juga berarti agen AI yang terhubung lewat perangkat tertaut tidak bisa membaca pesan dalam obrolan tersebut, sehingga percakapan yang dibatasi hanya bisa diakses dari perangkat utama kamu.

Enkripsi tetap jalan, aktivasi manual

WhatsApp menegaskan enkripsi end-to-end tetap aktif, baik Restricted Chat dipakai atau tidak. Pesan dan panggilan dalam obrolan tetap hanya bisa dibaca atau didengar oleh orang yang ada di dalam percakapan itu.

Fitur ini bersifat opsional dan tidak aktif otomatis di semua obrolan. Kamu perlu mengaktifkannya sendiri lewat menu “Chat Info” pada obrolan yang bersangkutan, dan saat ini baru bisa diterapkan pada percakapan individual, belum untuk grup.

Ketika menu itu dibuka, WhatsApp menampilkan dulu penjelasan soal batasan yang akan berlaku sebelum kamu menekan tombol aktivasi. Setelah diaktifkan, batasan tersebut berlaku untuk semua pihak di obrolan itu, selama mereka memakai versi WhatsApp terbaru.

Kenapa fitur ini dibuat

WhatsApp menyebut tujuan Restricted Chat adalah mencegah obrolan diakses lewat aplikasi tidak resmi atau bot AI yang tidak diinginkan. Fokusnya ada pada obrolan yang memang perlu ekstra privasi, bukan menggantikan perlindungan enkripsi yang sudah berjalan.

Karena peluncurannya dilakukan bertahap lewat program beta, belum semua pengguna beta melihat opsi Restricted Chat di halaman informasi obrolan. Kalau opsi itu belum muncul di perangkatmu, kemungkinan kamu perlu menunggu pembaruan aplikasi berikutnya.

WhatsApp sendiri belum mengumumkan kapan Restricted Chat akan dirilis ke versi stabil untuk seluruh pengguna. Kalau kamu ingin mencobanya lebih dulu, jalur yang tersedia sekarang adalah mendaftar program beta WhatsApp lewat Play Store untuk Android atau TestFlight untuk iPhone, dengan catatan ketersediaannya tetap bergantung pada tahap rilis bertahap tersebut.

Berita Terkait

Teknologi · Privasi Chat