TERKINI
Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya Dipicu Kebocoran Gas Elpiji, 5 Orang Luka/// Konser Israel Houghton di Jakarta Dibatalkan, Visa Ditolak Pemerintah Indonesia/// Kericuhan Petasan Maulid Nabi di Pondok Pinang, Begini Proses Hukum dan Mediasinya/// Panduan Darurat Kalau Salah Isi BBM Mobil, Ini yang Harus Dilakukan/// Airlangga Ungkap Syarat RI Jadi Markas Data Center AI dan Sebab Ekonomi RI Tertinggal Vietnam/// Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya Dipicu Kebocoran Gas Elpiji, 5 Orang Luka/// Konser Israel Houghton di Jakarta Dibatalkan, Visa Ditolak Pemerintah Indonesia/// Kericuhan Petasan Maulid Nabi di Pondok Pinang, Begini Proses Hukum dan Mediasinya/// Panduan Darurat Kalau Salah Isi BBM Mobil, Ini yang Harus Dilakukan/// Airlangga Ungkap Syarat RI Jadi Markas Data Center AI dan Sebab Ekonomi RI Tertinggal Vietnam///
Teknologi

Objek Misterius Terekam di Langit Teheran, Videonya Viral tapi Identitasnya Belum Jelas

Video berisi cahaya melengkung di langit Teheran viral sejak akhir pekan, namun otoritas Iran belum memberi penjelasan resmi dan dugaan soal drone, layang-layang, hingga UFO masih belum terkonfirmasi.

Berita.co – Sebuah rekaman berdurasi sekitar 23 detik membuat warganet ramai berspekulasi sepanjang akhir pekan. Videonya memperlihatkan sejumlah titik cahaya berwarna biru, putih, merah muda, hingga kekuningan yang membentuk susunan melengkung di langit malam, bergerak pelan di antara awan. Rekaman itu diklaim diambil di langit Teheran, Iran, pada Minggu malam, 20 September 2026.

Video itu pertama kali diunggah oleh akun X bernama @AliiiiiSeda. Pengunggah menyebut lokasi pengambilan gambar berada di sekitar Azadegan Expressway, salah satu ruas jalan tol utama di Teheran. Klaim lokasi dan waktu ini datang dari keterangan pengunggah sendiri, bukan dari verifikasi independen media atau otoritas mana pun.

Ini bagian yang penting dipisahkan sejak awal. Yang bisa dipastikan hanya soal apa yang terekam kamera dan kapan video itu mulai beredar. Susunan cahaya melengkung itu memang tampak di rekaman, dan videonya memang viral sejak akhir pekan lalu. Selebihnya, yaitu apa sebenarnya benda di baliknya, masih berupa dugaan.

Kedua laporan yang mengulas video ini sepakat pada satu titik: otoritas Iran sampai saat berita ini diturunkan belum mengeluarkan pernyataan resmi apa pun soal objek tersebut. Tidak ada konfirmasi soal lokasi pasti, ketinggian, kecepatan, atau ukuran benda yang terekam. Videonya sendiri juga belum diverifikasi secara independen oleh pihak manapun, artinya belum ada pengecekan silang atas waktu, lokasi, maupun keaslian rekaman.

Tanpa data dasar seperti ketinggian dan jarak dari kamera, sebuah titik cahaya di langit malam sebenarnya sulit diidentifikasi hanya dari tampilan visualnya saja. Prinsip ini yang membuat berbagai pihak baru sampai pada tahap dugaan, bukan kesimpulan.

Dugaan yang Beredar: Drone, Layang-layang, sampai Perangkat Pengawasan

Karena tidak ada penjelasan resmi, spekulasi pun mengisi ruang kosong itu. Menurut laporan yang dikutip CNN Indonesia, sebagian warganet menduga cahaya itu berasal dari drone militer, atau bahkan gabungan beberapa drone yang terbang berbarengan sehingga membentuk pola melengkung. Dugaan lain menyebut kemungkinan layang-layang berlampu yang dilihat dari jarak jauh sehingga bentuknya sulit dikenali.

Laporan Al Jazeera yang turut dikutip menyebut kemungkinan lain berupa perangkat pengawasan udara. Anadolu Agency juga melaporkan video ini beredar luas tanpa ada penjelasan identitas resmi dari otoritas Iran. Semua nama ini, drone, layang-layang, perangkat pengawasan, berstatus dugaan yang diajukan warganet dan sejumlah media, bukan kesimpulan yang sudah dikonfirmasi oleh pihak berwenang.

Dari sisi teknis, ketiga dugaan itu sebenarnya sama-sama masuk akal secara fisik. Drone dengan lampu LED bisa membentuk pola formasi. Layang-layang berlampu, dilihat dari jarak jauh pada malam hari, juga bisa tampak melayang tanpa suara mesin yang jelas. Tanpa data jarak dan ketinggian, ketiganya sulit dibedakan hanya dari video pendek yang beredar.

Bayang-bayang Insiden 1976 yang Belum Tentu Berhubungan

Video ini muncul mendekati peringatan 50 tahun insiden penampakan UFO Teheran yang paling banyak dibahas peneliti, yaitu kejadian 19 September 1976. Saat itu otoritas Iran melaporkan objek terang di langit hingga mengerahkan dua jet tempur F-4 untuk menyelidikinya. Kejadian itu kemudian didokumentasikan dalam sejumlah laporan resmi Amerika Serikat, termasuk arsip Badan Keamanan Nasional AS yang kini sudah dibuka untuk publik, mencakup laporan Kepala Staf Gabungan dan ringkasan Badan Intelijen Pertahanan.

Dokumen-dokumen itu membenarkan bahwa insiden 1976 memang terjadi dan diselidiki secara resmi kala itu. Namun kedua laporan yang mengulas video terbaru ini sama-sama menegaskan satu hal: tidak ada bukti yang menunjukkan video yang beredar sekarang memiliki keterkaitan dengan insiden 1976. Kedekatan waktu peringatan saja tidak cukup jadi dasar menghubungkan dua kejadian yang terpisah 50 tahun.

Konteks yang Tidak Bisa Diabaikan

Video ini beredar di tengah eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat, Iran, dan Israel. Militer Iran pada 20 September memperingatkan akan membalas pangkalan dan kepentingan AS di kawasan itu jika negaranya kembali diserang, seperti dilaporkan Reuters. Departemen Luar Negeri AS pun sudah mengeluarkan peringatan kepada para pelancong soal potensi pembatalan penerbangan dan penutupan ruang udara di kawasan tersebut.

Konteks ini tidak menjelaskan apa objek dalam video, tapi menjelaskan mengapa sebuah titik cahaya di langit malam bisa langsung memicu spekulasi seluas ini. Di tengah ketegangan militer, aktivitas udara apa pun cenderung mendapat perhatian dan tafsir yang lebih intens dari biasanya.

Sampai saat ini belum ada pihak yang bisa memastikan apakah cahaya di langit Teheran itu berasal dari satu objek atau gabungan beberapa objek, apalagi memastikan jenisnya. Klaim UFO, drone, layang-layang, atau perangkat pengawasan semuanya masih berstatus dugaan yang menunggu konfirmasi dari data yang lebih lengkap, seperti radar, keterangan otoritas resmi, atau analisis independen atas rekaman aslinya.

Sampai salah satu dari itu muncul, yang paling jujur untuk dikatakan adalah bahwa objeknya memang belum teridentifikasi, bukan bahwa objeknya sudah terbukti sebagai sesuatu.

Berita Terkait

Teknologi · Drone